Sindikat Pinjol Ilegal di PIK Diotaki Seorang WNA Polda Metro Jaya gerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di salah satu ruko Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu malam (26/1). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Merahputih.com - Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pinjaman online (pinjol) ilegal di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Salah satu tersangka merupakan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.

Sebelumnya, kantor pinjol tersebut digerebek Polisi pada Kamis (27/1) malam.

"YFC dia merupakan warga negara asal Tiongkok sebagai direktur dan bertanggungjawab atas segala tindakan pemberian pinjaman, jangka waktu pinjaman dan penagihan pinjol berbasis sistem," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (31/1).

Baca Juga

Bank Bjb Diperintahkan Lakukan Transformasi Digital Lawan Pinjol Ilegal dan Rentenir

Dua tersangka lain yakni S sebagai penerjemah dari tersangka pertama dan menjabat juga sebagai komisaris.

Kemudian N perannya reminder, dia yang mengingatkan korban untuk pembayaran namun jika peminjam tidak kooperatif maka disebar data KTPnya dan diancam.

Sejumlah barang bukti diamankan polisi dari para tersangka, mulai dari 28 ponsel yang terintegrasi pinjol ilegal, 5 CPU yang berisi sistem aplikasi pinjol, 4 unit monitor, 1 unit decoder, 1 unit mesin absen dan beberapa dokumen terkait data nasabah.

Menurut Zulpan, para tersangka melakukan aksinya dengan modus mengancam korban dan menyebar data pribadi milik korban yang menjadi nasabah pinjol ilegal.

Contohnya seperti yang diterima korban, jadi pihak penagih ini melakukan ancaman dan mengucapkan kata-kata tidak pantas.

"Kemudian juga menyebar data pribadi korban ke nomor handphone yang ada di dalam kontak handphone korban," jelasnya.

Zulpan menerangkan, korban diancam oleh pihak pinjol setelah diminta membayar utang pinjaman sebelum waktu yang telah dijanjikan.

Dalam perjanjian pinjaman, korban berinisial E (42) ini melakukan pinjaman di salah satu aplikasi bernama Kredito yang dikelola kantor pinjol tersebut dengan jangka waktu 7 hari.

"Empat hari setelah menerima pinjaman, korban dihubungi pihak Kreditur untuk menagih utang pinjaman. Sedangkan yang tertera di aplikasi itu pengembalian tujuh hari, jadi perjanjiannya tujuh hari tapi baru empat hari ditagih," kata Zulpan.

Baca Juga

Lima Faktor Yang Bikin Pinjol Ilegal Menjamur di Tanah Air

Penagihan itu membuat korban kaget, sebab pihak Kredito juga melakukan ancaman dengan kata-kata tak pantas dan menyebar data pribadi korban.

"Kemudian, dari pengaduan korban ke Polres Metro Jakarta Utara dilanjutkan ke penyelidikan sehingga membuahkan penggerebekan di kantor pinjol di PIK. Sebanyak 27 orang diamankan di TKP tersebut yang merupakan pekerja," jelasnya.

Menurut Zulpan, penyidik tengah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi guna mengetahui ada tidaknya izin kerja yang dimiliki tersangka YFC.

"Yang WNA ini kita sedang koordinasi dengan Imigrasi. Nanti kalau tidak ada izin usaha dan izin tinggalnya disini ya akan dilakukan deportasi," tutup Zulpan.

Baca Juga

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di PIK, Polisi Amankan 99 Karyawan

Dalam kasus ini, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 27 ayat 5 Jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 30 ayat 1 Jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 52 ayat 4 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp600 juta.

Kemudian, Pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun. Lalu, Pasal 115 Jo Pasal 65 ayat 2 UU RI Nomor 7 tahun 2018 tentang Perdagangan paling lama pidana 12 tahun dan denda Rp 12 miliar.

Serta, Pasal 8 ayat 1 huruf f dan Pasal 3 ayat 1 huruf c dan d Jo Pasal 62 ayat 1 UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 2 miliar. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peringatan 100 Hari Wafatnya KGPAA Mangkunegara IX, Mangkunegaran Gelar Tahlilan
Indonesia
Peringatan 100 Hari Wafatnya KGPAA Mangkunegara IX, Mangkunegaran Gelar Tahlilan

Dalam acara peringatan 100 hari itu dari Mangkunegaran akan menggelar acara tahlil dan yasin serta doa bersama.

Petinggi Terduga Teroris Rahasiakan Cara Gulingkan Pemerintah Jokowi
Indonesia
Petinggi Terduga Teroris Rahasiakan Cara Gulingkan Pemerintah Jokowi

Informasi rencana penggulingan pemerintah didapatkan dari para pelaku yang sudah tertangkap.

Stasiun Matraman Ditargetkan Layani 10 Ribu Penumpang per Hari
Indonesia
Stasiun Matraman Ditargetkan Layani 10 Ribu Penumpang per Hari

"Stasiun Matraman bisa menarik kunjungan hingga 10 ribu penumpang KRL per hari," kata Menhub Budi

PPKM Darurat, Penjual Kelapa Hijau Muda di Surabaya Ketiban Untung
Indonesia
PPKM Darurat, Penjual Kelapa Hijau Muda di Surabaya Ketiban Untung

Sebaran COVID-19 yang makin mengganas justru menjadi momen berharga bagi penjual kelapa hijau muda di Surabaya.

Malioboro Bakal Diubah Jadi Galeri Seni Jalanan
Indonesia
Malioboro Bakal Diubah Jadi Galeri Seni Jalanan

Pemerintah Daerah Istimewa (DIY) Yogyakarta berencana menampilkan Jalan Malioboro sebagai tempat wisata yang berbeda di masa yang akan datang.

Puan Bagikan Buku dan Kaos Bergambar Dirinya di Pasar Legi Solo
Indonesia
Puan Bagikan Buku dan Kaos Bergambar Dirinya di Pasar Legi Solo

Pasar Legi baru direnovasi dengan dana Rp 104 miliar APBN 2020 Kemen PUPR.

Ayo Ikutin Aturan PPKM Darurat, Pasien COVID-19 Terus Melonjak Capai 31.189 Kasus
Indonesia
Ayo Ikutin Aturan PPKM Darurat, Pasien COVID-19 Terus Melonjak Capai 31.189 Kasus

Untuk mencegah penularan antardaerah, tutur Ketua Satgas, juga telah dilakukan pengetatan pembatasan mobilitas perjalanan dalam negeri.

Kawasan Wisata GWK Cultural Park Kembali Dibuka
Indonesia
Kawasan Wisata GWK Cultural Park Kembali Dibuka

Sebelumnya salah satu ikon wisata baru Pulau Dewata itu ditutup sejak bulan Februari 2021 untuk mengatasi pandemi COVID-19.

Kemlu: 120 WNI di Ukraina Kembali ke Indonesia, 32 Orang Pilih Bertahan
Indonesia
Kemlu: 120 WNI di Ukraina Kembali ke Indonesia, 32 Orang Pilih Bertahan

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, 120 dari 165 WNI di Ukraina yang telah kembali ke Tanah Air.

Tingginya Kans Ganjar di Pilpres 2024 Tak Buat PDIP Tergoda
Indonesia
Tingginya Kans Ganjar di Pilpres 2024 Tak Buat PDIP Tergoda

Belum jelas apakah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) akan mengusung kadernya itu atau tidak.