Simpan Zat Radioaktif hingga Terjadi Pencemaran, Oknum Pegawai Batan Bisa Jadi Tersangka Petugas BATAN dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan dekontaminasi zat radioaktif jenis Cesium-137 di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Senin, (17/2). Foto: MP Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Mabes Polri bakal menetapkan tersangka dalam kasus penyebaran radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan.

Polri mengungkapkan bahwa SM, pegawai Batan yang menyimpan zat radioaktif ilegal di rumahnya, berpotensi menjadi tersangka.

Baca Juga:

Tim Gegana Diturunkan atas Kasus Paparan Radioaktif di Serpong

"Berpotensi melanggar hukum karena telah menyimpan zat radioaktif khususnya Cs 137 dan beberapa zat radioaktif secara ilegal, tidak sebagaimana peraturan perundang-undangan," kata Asep kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/2).

Saat ini, polisi sudah mengambil sampel tanah di sekitar perumahan tersebut sebanyak 450 drum.

Petugas Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan dekontaminasi zat radioaktif jenis Cesium-137 di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Senin, (17/
Petugas Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan dekontaminasi zat radioaktif jenis Cesium-137 di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Senin, (17/2). Foto: MP Rizki Fitrianto)

"Sudah diambil tanah dan vegetasi sebanyak 450 drum dan dibawa ke PT LR, yang merupakan badan yang bekerja sama dengan Batan untuk diteliti terkait temuan tersebut, apakah temuan-temuan tersebut juga mengandung unsur zat radioaktif Cs 137," tutur Asep.

Rumah pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) tersebut digeledah dan disegel pada Senin (24/2) karena diduga terkait dengan penemuan sumber radiasi nuklir.

Baca Juga:

Radioaktif Sebabkan Leukimia Hingga Kanker Kelenjar Getah Bening

Polisi menyita lima kemasan plastik berisi serpihan zat radioaktif jenis Cs 137 serta sejumlah data.

Zat radioaktif Cs 137 di rumah SM dinyatakan sama dengan yang ditemukan di lahan kosong di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan.

Selain itu, polisi juga menemukan zat radioaktif selain Cs 137 dari kediaman SM.

Polisi pun masih memeriksa SM, yang masih berstatus sebagai saksi. Namun, polisi belum menemukan titik terang perihal siapa oknum yang membuang zat radioaktif ke TKP. (Knu)

Baca Juga:

Serpong Terkontaminasi Radioaktif Nuklir, Bapeten Dituntut Audit SOP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 PDIP Resmi Usung Olly Dondokambey-Steven Kandouw di Pilgub Sulut
Indonesia
PDIP Resmi Usung Olly Dondokambey-Steven Kandouw di Pilgub Sulut

Olly-Steven adalah satu-satunya pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur yang diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

Dekat dengan Jokowi, Penunjukan Listyo Prabowo Dianggap Rusak Sistem di Polri
Indonesia
Dekat dengan Jokowi, Penunjukan Listyo Prabowo Dianggap Rusak Sistem di Polri

Selain dekat dengan Presiden Joko Widodo, kenaikan jabatan Listyo Sigit Prabowo juga melalui proses yang "tak lazim".

Perjalanan KA Prameks Kembali Normal
Indonesia
Perjalanan KA Prameks Kembali Normal

Total ada 21 perjalanan KA Prameks yang kembali beroperasi.

Polda Metro Jaya Imbau Warga Salat Idul Adha di Rumah
Indonesia
Polda Metro Jaya Imbau Warga Salat Idul Adha di Rumah

Imbauan itu disampaikan untuk warga yang tinggal di lokasi yang zona merah, oranye, dan kuning.

Kasus COVID-19 Melonjak, Aljazair Kembali Berlakukan Pembatasan
Dunia
Kasus COVID-19 Melonjak, Aljazair Kembali Berlakukan Pembatasan

Pemerintah Aljazair akan memberlakukan kembali pembatasan untuk memerangi penyebaran COVID-19 mulai 17 November.

Jakarta Kembali PSBB, Datang ke Yogyakarta Harus Bawa Surat Bebas COVID-19
Indonesia
Jakarta Kembali PSBB, Datang ke Yogyakarta Harus Bawa Surat Bebas COVID-19

"Kami sudah meminta gugus tugas mengantisipasi potensi gelombang mudik dari ibu kota, semoga saja tidak terjadi," ujar Sultan.

3 Lembaga Penegak Hukum Diminta Awasi Dana Haji
Indonesia
3 Lembaga Penegak Hukum Diminta Awasi Dana Haji

Bintang juga menyoroti tentang optimalisasi dana haji yang tidak transparan, ia menduga adanya mafia dana haji yang mengambil keuntungan secara sistematis didalam Kemenag.

LIPI Buka Dua dari Empat Kebun Raya di Indonesia Saat COVID-19
Indonesia
LIPI Buka Dua dari Empat Kebun Raya di Indonesia Saat COVID-19

Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas dibuka kembali, setelah disiapkan konsep-konsep penerapan protokol kesehatan

Status Karantina Dicabut, Kapal Diamond Princess Siap Berlayar Lagi?
Indonesia
Status Karantina Dicabut, Kapal Diamond Princess Siap Berlayar Lagi?

Proses disinfeksi dimulai dengan pelucutan dan pengeluaran semua produk

Sidang Putusan Etik Firli Ditunda, ICW: Jangan Sampai Dimanfaatkan Intervensi Dewas KPK
Indonesia
Sidang Putusan Etik Firli Ditunda, ICW: Jangan Sampai Dimanfaatkan Intervensi Dewas KPK

Indonesia Corruption Watch (ICW) khawatir ada pihak yang memanfaatkan penundaan sidang putusan tersebut untuk mengintervensi Dewan Pengawas KPK.