Simak Nih! Langkah Transjakarta Hadapi Normal Baru Warga Antre masuk ke Halte Transjakarta (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menyiapkan beberapa langkah untuk memasuki normal baru setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi diberlakukan di Ibu Kota Jakarta.

Beberapa langkah yang disiapkan mulai dari waktu tunggu (headway), penambahan jumlah armada, pengaturan antrean pelanggan yang diatur dalam Standar Pelayanan Minimum (SPM) khusus pandemi.

Baca Juga:

Presiden Jokowi: Saatnya Masyarakat Belajar, Bekerja dan Beribadah di Rumah

"Headway yang tadinya 5-10 menit di jam sibuk, di masa normal baru akan kita percepat jadi 2-3 menit," kata Direktur Operasional TransJakarta Prasetia Budi dalam diskusi daring bersama Insitut Studi Transportasi (INSTRAN), Selasa (30/6).

Selanjutnya, TransJakarta juga kembali mengoperasikan layanan mikrotrans setelah terhenti selama empat bulan.

Seluruh mitra mikrotrans pun diminta mempersiapkan standar layanan mengikuti protokol kesehatan dengan pemberian marka untuk physical distancing bagi penumpang, pemasangan plastik transparan untuk membatasi sopir dan penumpang, hingga penyediaan cairan pencuci tangan.

Sejumlah penumpang terlibat cekcok mulut dengan petugas TramsJakarta di Halte Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (16/3/2020). Keributan dipicu aturan jaga jarak antarpenumpang satu hingga dua meter untu

Pada tahapan normal baru akan ada 107 rute yang dioperasikan oleh TransJakarta dengan rincian 23 rute Bus Rapid Transit (BRT), 15 rute layanan integrasi dan 69 rute mikrotrans.

Untuk mengatur kapasitas penumpang di halte, jika melebihi kapasitas 50 persen nantinya petugas akan menutup sementara akses masuk ke dalam halte.

"Akses masuk ke halte mungkin saja ditutup sementara jika kapasitas halte lebih dari 50 persen. Itu juga untuk mengantisipasi pelanggan yang transit agar tidak berdesak-desakan," kata Prasetia.

Baca Juga:

Pemprov DKI Ubah Jam Operasional MRT, LRT, dan TransJakarta

Dari semua langkah baru menuju normal baru itu, sebagaimana dikutip Antara, protokol kesehatan yang telah dilakukan selama pandemi COVID-19 dipastikan tetap dilakukan dengan ketat seperti pengukuran suhu tubuh, penyediaan fasilitas cuci tangan, penjagaan jarak menggunakan marka, hingga pembatasan jumlah penumpang sebanyak 50 persen dari kapasitas seharusnya. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH