Silaturahmi ke Mabes Polri, KSAD Dudung Bahas Sejumlah Hal dengan Kapolri KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersilahturahmi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/12). Foto: MP/Kanu

MerahPuti.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersilahturahmi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/12).

Dalam pertemuan itu, mereka membahas soal sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah harga mati dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mengawal seluruh kebijakan Pemerintah.

Baca Juga

Jatah Posisi Jenderal Berbintang Makin Banyak, 'Kado' HUT Brimob dari Kapolri

"Khususnya bagaimana menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri di dalam melaksanakan tugas di lapangan," kata Listyo yang mengenakan masker hitam ini.

Menurut mantan Kapolda Banten ini, sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah kunci untuk menghadapi segala bentuk ancaman dan tantangan yang akan dihadapi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Baik terkait tugas dalam melaksanakan kegiatan yang sifatnya menghadapi ancaman terhadap situasi kamtibmas," ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Oleh karena itu, Listyo menekankan bahwa, ke depannya sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang sudah berjalan baik selama ini, akan kembali dioptimalkan demi kepentingan Negara dan Bangsa Indonesia.

"Dan kita sepakat bahwa sinergitas dan soliditas yang telah terjalin selama ini akan semakin kita optimalkan dalam pelaksanaan tugas mendatang," ucap Listyo seraya menebar senyum itu.

Baca Juga

Kapolri Instruksikan Jajarannya Petakan Potensi Kerawanan Jelang Libur Nataru

Sementara itu, KSAD Jenderal Dudung menegaskan, selama ini sinergitas dan soliditas TNI-Polri tidak pernah padam. Menurutnya, personel TNI dan Polisi harus selalu hadir di tengah masyarakat.

"Di situ harus menjadi bagian dari solusi," kata Dudung usai bersilahturahmi dengan Kapolri.

Dudung menekankan, TNI-Polri harus bergerak cepat dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang ada. Apalagi, di tengah Pandemi COVID-19 dewasa ini.

"Jangan menunggu waktu, karena ini kita dukung program Pemerintah bagaimana pasca COVId-19 luar biasa. Masyarakat sangat menantikan bagaimana pemulihan perekonomian," ujar Dudung yang mengenakan seragam dinas loreng ini.

Sebagai KSAD, Dudung telah meminta kepada Pangdam jajaran untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam setiap kegiatan terkait memulihkan pertumbuhan ekonomi di tengah Pandemi COVID-19 dan menjaga keamanan serta keutuhan Negara Indonesia.

"Saya sampaikan bahwa jajaran TNI-AD kalian harus dicintai dan disayangi rakyat, tetapi yang lebih hebat lagi kalian harus mencintai rakyatnya," tutup Dudung. (Knu)

Baca Juga

Sowan ke Mabes Polri, Panglima TNI Bahas Sejumlah Hal dengan Kapolri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tujuh Alat Peringatan Dini Tsunami di Pantai Selatan DIY Rusak
Indonesia
Tujuh Alat Peringatan Dini Tsunami di Pantai Selatan DIY Rusak

Ketujuh EWS yang rusak berada di sepanjang Pantai Trisik hingga Pasir Kadilangu.

KPK Sudah Serahkan Surat Keberatan ke Ombudsman
Indonesia
KPK Sudah Serahkan Surat Keberatan ke Ombudsman

KPK merasa keberatan dengan temuan Ombudsman

Satu Korban Kebakaran Gedung Cyber Meninggal Dalam Perjalanan
Indonesia
Polda Metro Tegaskan 'Koboi Jalanan' Fortuner Bukan Anggota Perbakin
Indonesia
Polda Metro Tegaskan 'Koboi Jalanan' Fortuner Bukan Anggota Perbakin

"Perbakin DKI Jakarta tidak pernah mengeluarkan atas nama yang bersangkutan," ucap Yusri

BNPT Ikut Profiling TWK Pegawai KPK
Indonesia
BNPT Ikut Profiling TWK Pegawai KPK

Hasil rapat koordinasi di Gedung BKN, diputuskan 24 dari 75 pegawai masih dimungkinkan dibina sebelum diangkat menjadi ASN, sementara 51 pegawai sisanya tidak memungkinkan untuk dibina berdasarkan penilaian asesor.

Langgar Aturan PPKM, 2 Rumah Makan di Solo Ditutup Paksa
Indonesia
Langgar Aturan PPKM, 2 Rumah Makan di Solo Ditutup Paksa

"Hasil patroli tim gabungan TNI-Polri menemukan ada warung makan melanggar protokol kesehatan. Kami datangi langsung diberikan SP1 (surat peringatan pertama)," ujar Arif

Pentolan Eks FPI Munarman Diduga Berhubungan Dengan ISIS
Indonesia
Pentolan Eks FPI Munarman Diduga Berhubungan Dengan ISIS

Munarman ditangkap pada Selasa (27/04) sekira jam 15:30 di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan.

KPK Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi terkait kasus penanganan perkara di Lampung Tengah yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Legislator PDIP Ihsan Yunus
Indonesia
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Legislator PDIP Ihsan Yunus

"Rencana pemeriksaan akan dijadwalkan kembali karena surat panggilan belum diterima oleh saksi," kata Ali dalam keterangannya, Rabu (27/1).

[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam

Beredar di media sosial unggahan yang menyebut organisasi masyarakat Muhammadiyah menolak memberikan pelayanan vaksinasi kepada pemilik kartu tanda penduduk (KTP) yang beragama non-Islam.