Siklus Kekerasan Bisa Bikin Trauma Generasi Muda Papua Aktivitas warga Papua di Ilaga. (Foto: Antara)

MerahPutih.com- Pelabelan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menjadi Kelompok Teroris, tidak boleh menggeser fokus pada upaya mewujudkan masa depan Papua yang sejahtera lewat pendekatan yang humanistik.

"Mewakili kaum perempuan, saya memahami dan meyakini betul bahwa pendekatan kekerasan dalam hal apapun tidak akan menyelesaikan persoalan, termasuk di Papua,"kata putri Gus Dur, Yenny Wahid dalam keteranganya, Jumat (30/4).

Baca Juga:

Gubernur Papua Minta Pemerintah Pusat Kaji Lagi Soal Pelabelan Teroris untuk KKB

Yenny melihat, pendekatan kekerasan malah justru berpotensi memunculkan lingkaran kekerasan baru yang menimbulkan trauma. Terutama bagi generasi masa depan, anak-anak termasuk anak-anak di Papua.

Ia menegaskan, perlu garisbawahi bahwa ketegasan berbeda dengan kekerasan. Ketegasan tetap wajib ditunjukkan terhadap hal-hal berkaitan dengan pelanggaran hukum dan konstitusi.

"Lebih-lebih terhadap tindakan yang dengan sengaja berusaha menginjak-injak nilai kemanusiaan itu sendiri," jelas Yenny.

Yenny yakin, penetapan pemerintah soal istilah kelompok teroris terhadap KKB Papua, bukan dimaksudkan untuk menihilkan pendekatan humanis dalam menyelesaikan persoalan secara holistik di Papua.

Ia mengajak masyarakat mengawal dan mengupayakan agar siklus kekerasan tidak berlanjut di bumi Papua.

TNI di Papua. (Foto: Antara)
TNI di Papua. (Foto: Antara)

"Tekad kita satu, Papua sejahtera. Luka di Papua adalah luka seluruh Bangsa Indonesia," tutup Yenny.

Kamis (29/4) pemerintah menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai kelompok teroris. Keputusan ini diambil setelah pemerintah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, seperti TNI, Polri, MPR, BIN, Pemerintah Papua, hingga tokoh masyarakat dan tokoh adat Papua,

“Sejalan dengan itu semua, maka pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris”, ungkap Menko Polhukam Mahfud MD saat memberikan keterangan pers (29/4).

Baca Juga:

Pelabelan KKB Sebagai Teroris Jangan Sampai Timbulkan Stigma Negatif Warga Papua

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Seluruh Polisi Ditresnarkoba Polda Jatim Mendadak Dites Urine, Ini Hasilnya
Indonesia
Seluruh Polisi Ditresnarkoba Polda Jatim Mendadak Dites Urine, Ini Hasilnya

Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar tes urine mendadak bagi anggota Kepolisian yang tengah berdinas.

Pertama Kali Sejak Pandemi, Seluruh Toko Apple di AS Kembali Buka
Dunia
Pertama Kali Sejak Pandemi, Seluruh Toko Apple di AS Kembali Buka

Apple menyatakan bahwa semua toko mereka yang berjumlah 270 toko di seluruh Amerika Serikat (AS) telah dibuka kembali pada Senin waktu setempat.

Ketua DPR Minta Komjen Listyo Benahi Total Institusi Polri
Indonesia
Ketua DPR Minta Komjen Listyo Benahi Total Institusi Polri

Tiga pekerjaan rumah itu adalah terkait penegakan hukum, pelayanan publik, dan reformasi internal

Cuaca Ekstrem bakal Landa Jabodetebak, Berpotensi Terjadi Hujan Es
Indonesia
Cuaca Ekstrem bakal Landa Jabodetebak, Berpotensi Terjadi Hujan Es

"Termasuk juga ada hujan es apabila inti kondensasi yang terbentuk di udara itu masih siap jatuh berupa butiran dan tidak sampai ke bumi,” ucapnya.

Muncul Klaster Sekolah, Gibran Bersikukuh Bolehkan Anak Usia 5-12 Tahun Masuk Mal
Indonesia
Muncul Klaster Sekolah, Gibran Bersikukuh Bolehkan Anak Usia 5-12 Tahun Masuk Mal

Gibran Rakabuming mengatakan tak menampik adanya pelonggaran sejumlah lokasi serta fasilitas wisata di tengah PPKM Level 2.

Mahfud MD: Jangan Bayar Pinjol Ilegal, Diteror Lapor Polisi
Indonesia
Mahfud MD: Jangan Bayar Pinjol Ilegal, Diteror Lapor Polisi

"Kepada mereka yang sudah terlanjur menjadi korban jangan membayar, jangan membayar," Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Jakarta, Selasa (19/10).

Tidak Boleh Ada Perlombaan Tatap Muka di 17 Agustus 2021
Indonesia
Tidak Boleh Ada Perlombaan Tatap Muka di 17 Agustus 2021

Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat agar tidak mengadakan perlombaan pada 17 Agustus 2021, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Budayawan Radhar Panca Dahana Tutup Usia
Indonesia
Budayawan Radhar Panca Dahana Tutup Usia

"Innaalillahi wainnaa ilaihi roojiuun Telah berpulang malam ini pukul 20.00 WIB, adik saya tercinta Radhar Panca Dahana," tulis Radhar Tribaskoro, Kamis.

[HOAKS atau FAKTA]: Tentara Tiongkok Masuk dengan Menyamar Pakai Baju Nakes
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tentara Tiongkok Masuk dengan Menyamar Pakai Baju Nakes

Beredar sebuah video dari media sosial Facebook yang mengklaim bahwa dari 153 WN Tiongkok yang masuk ke Indonesia, terdapat juga beberapa tentara Tiongkok yang masuk dengan menyamar menggunakan baju hazmat.

Kepatuhan Pejabat Lapor Kekayaan Meningkat
Indonesia
Kepatuhan Pejabat Lapor Kekayaan Meningkat

KPK telah menindaklanjuti LHKPN tersebut dengan melakukan verifikasi dan pemeriksaan terhadap 471 penyelenggara negera.