Sikap PBNU Terkait Wacana Penundaan Pemilu 2024 Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat memberikan keterangan pers bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (15/3). ANTARA/Syaiful Hakim

MerahPutih.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menerima kunjungan Ketua DPR RI Puan Maharani di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (15/3).

Dalam pertemuan itu, dirinya dan Puan berdiskusi berbagai persoalan rakyat dan bangsa Indonesia. Salah satunya soal wacana penundaan Pemilu 2024.

Baca Juga

Masinton Duga Ada Menteri Jokowi Dikte Agenda Pribadi Tunda Pemilu

Gus Yahya mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan DPR terkait wacana penundaan Pemilu 2024.

"Kita persilakan saja kepada yang berwenang untuk itu untuk membahas-nya silakan. PBNU akan menerima apa pun keputusan yang dibuat oleh para pemegang wewenang dalam hal ini pemerintah, DPR dan lain-lain," ujarnya di Jakarta, Selasa.

Kata Gus Yahya, PBNU cuma sebatas mendengar wacana tersebut dan kemungkinan bisa menjembatani di awal jika memang diperlukan.

"Tapi yang memutuskan kan bukan kami," katanya dikutip Antara

Baca Juga

Puan: Tahapan Pemilu 2024 Sudah Akan Dimulai Tahun Ini

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan jadwal Pemilu 2024 telah disepakati bersama, antara pemerintah, DPR dan KPU. "Pemerintah, DPR dan KPU sudah menyepakati bahwa pemilu akan dilaksanakan pada 14 Februari tahun 2024," tegas Puan. Puan tidak menjelaskan secara gamblang soal wacana penundaan Pemilu 2024. Namun, penentuan jadwal sudah dilakukan oleh lembaga-lembaga terkait, sehingga akan dilaksanakan sesuai tanggal yang telah ditentukan. "Terkait pemilu 2024 tadi saya menyampaikan bahwa posisi DPR sesuai dengan mekanisme yang sudah dilakukan," tutur Puan Usulan penundaan Pemilu 2024 berasal Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Dia berdalih masyarakat tak ingin pemulihan ekonomi pascapandemi terganggu jika pemungutan suara digelar pada Februari 2024. Setelah Cak Imin, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto juga ikut mendukung penundaan Pemilu. (*)

Baca Juga

Cak Imin Berkukuh Pemilu Ditunda Meski Klaim Taat Konstitusi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Babak Baru Pembayaran Polis Jiwasraya
Indonesia
Babak Baru Pembayaran Polis Jiwasraya

IFG Life telah menerima penguatan pemodalan dari sumber internal IFG secara bertahap sebesar Rp 510 miliar, Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 20 triliun, dan dari fundraising sebesar Rp 6,7 triliun.

Kasus COVID-19 Kembali Capai Rekor dengan Pertambahan 64.718 Hari Ini
Indonesia
Kasus COVID-19 Kembali Capai Rekor dengan Pertambahan 64.718 Hari Ini

Jumlah harian penambahan COVID-19 kembali menyentuh rekor tertinggi.

Mahfud MD Sebut Presiden Jokowi Sudah Kantongi Nama untuk Menpan RB
Indonesia
Mahfud MD Sebut Presiden Jokowi Sudah Kantongi Nama untuk Menpan RB

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamana (Menkopolhukam), Mahfud MD mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah mengantongi nama yang akan mengisi jabatan menpan RB.

Mengenal Bung Karno Lewat Karya Seni Arsitekturnya
Indonesia
Mengenal Bung Karno Lewat Karya Seni Arsitekturnya

Pengenalan tentang sejarah perjuangan Bung Karno kepada generasi muda harus terus dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui karya seni arsitektur Bung Karno.

Indonesia Masuk Musim Pancaroba, BNPB Minta Masyarakat Waspada
Indonesia
Indonesia Masuk Musim Pancaroba, BNPB Minta Masyarakat Waspada

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat untuk tetap waspada mengingat sejumlah wilayah di Indonesia sudah mulai memasuki musim pancaroba.

 Objek Wisata Tetap Boleh Buka Saat Nataru, Gibran: Sesuai Inmendagri
Indonesia
Objek Wisata Tetap Boleh Buka Saat Nataru, Gibran: Sesuai Inmendagri

"Kalau memang harus ditutup ya ditutup. Beberapa spot di SE sudah saya tuangkan untuk ditutup seperti alun-alun dan sejenisnya," terang Gibran.

Partai Demokrat Harap SBY Segera Sembuh dari Kanker Prostat
Indonesia
Partai Demokrat Harap SBY Segera Sembuh dari Kanker Prostat

"Kami sangat yakin akan kesembuhan pak SBY," imbuh Herzaky dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/11).

[Hoaks atau Fakta]: Rumah Sakit Dapat Pasokan Vaksin COVID-19 Palsu
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Rumah Sakit Dapat Pasokan Vaksin COVID-19 Palsu

pihak Kompas TV melalui situs resminya, kompas.tv, menegaskan bahwa video tersebut merupakan potongan berita Kompas TV yang meliput peredaran vaksin palsu untuk balita pada tahun 2016 lalu.

KPU Tegaskan Syarat Mengusung Capres 2024 Berdasarkan Hasil Pemilu 2019
Indonesia
KPU Tegaskan Syarat Mengusung Capres 2024 Berdasarkan Hasil Pemilu 2019

Partai atau koalisi partai yang berhasil memperoleh minimal 25 persen suara atau 20 persen kursi di DPR, yang dapat mengusung calon presiden dan wakil presiden

Wejangan Akbar Tanjung Agar Golkar Menang Pemilu 2024
Indonesia
Wejangan Akbar Tanjung Agar Golkar Menang Pemilu 2024

Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung memberikan wejangan kepada seluruh kader partai berlambang pohon beringin menyongsong Pemilu 2024.