Sikap Diam Anies Tanggapi Isu Miring Dinilai Tepat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selalu mendapatkan serangan dari sejumlah pihak karena dianggap tidak bekerja membangun ibu kota.

Pengamat kebijakan publik Amir Hamzah menilai sikap diam Anies dalam menanggapi isu-isu miring yang menyerang pemerintahannya dinilai tepat oleh sebagian orang.

Baca Juga

Praktisi Hukum: Gegara Banjir, Anies Bisa Dimakzulkan

Meski disebut berada dibawah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Jokowi dalam penanganan banjir oleh salah satu lembaga survei, namun Anies dapat membuktikan kinerjanya dalam mengurangi kemacetan. Buktinya, Jakarta turun peringkat sebagai kota termacet menurut TomTom Traffic Index.

Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Amir Hamzah, mengatakan, untuk menghadapi isu-isu yang dilancarkan pihak yang tidak suka kepada Anies Baswedan, maka tidak perlu dengan menanggapinya. Menurutnya, aneh rasanya jika masalah banjir Anies yang disalahkan. Apalagi, banjirnya di luar wilayah 'kekuasaan' Anies.

"Masalah banjir Anies salah padahal banjir di Surabaya, Banjir di Tangerang, Anies salah. Tapi kalau Anies disebut Gubernur Indonesia mereka tidak terima," kata Amir Hamzah

Baca Juga

Anies Kerjasama dengan 21 Lembaga Atasi Banjir di Jakarta

"Ketika ada yang serang Anies soal revitalisasi Monas, kita tak perlu serang balik. Itu hanya menutupi kelemahan bos mereka yang tidak mampu menyelesaikan masalah," tambah Amir.

Menurut Amir, suara-suara sumbang di luar tehadap Anies, tidak akan terjadi kalau tidak ada sumbernya dari dalam.

Menurutnya, berbeda memang di era kepemimpinan Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat saat memimpin Jakarta, mereka yang di dalam diam karena puas.

"Entah karena apa mereka puas. Ibarat kentut, bunyinya tidak ada tapi baunya busuk," ujar dia.

Baca Juga

Diduga Lalai Atasi Banjir, Anies Layak Digugat ke Pengadilan

Pandangan dirinya, Gubernur Anies dalam membangun Jakarta bukan hanya sekedar fisiknya, tapi juga peradaban.

"Rencana Anies bangun Jakarta itu, membangun peradaban, bukan sekedar fisik," tuturnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH