Sikap Anies saat Koalisinya Ingin Ibu Kota Tetap di Jakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 27 November 2023
Sikap Anies saat Koalisinya Ingin Ibu Kota Tetap di Jakarta
Desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Ibu Kota Negara Nusantara. (ANTARA/HO-Kementerian PUPR)

MerahPutih.com - Calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan angkat suara soal gagasan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menggaungkan agar Jakarta tetap menjadi ibu kota negara.

Diketahui, PKS menjadi salah satu partai pengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024. PKS menolak pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Terkait pemindahan ibu kota, Anies berpendapat bahwa yang sebenarnya perlu diupayakan adalah pertumbuhan pembangunan yang merata.

Baca Juga:

Anies Akan Mulai Masa Kampanye dari Jakarta

"Bukan hanya di satu lokasi, tapi di banyak lokasi," kata Anies kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/11).

Anies menyebut, kesetaraan pembangunanlah yang mesti dimaksimalkan, sehingga mengurangi terjadinya ketimpangan antara satu titik dengan titik lainnya.

"Jangan sampai kita membangun hanya di satu lokasi yang justru menimbulkan ketimpangan baru," kata Anies yang juga mantan Gubernur DKI ini.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: AHY Kembali Usung Anies di Pilpres 2024

Pemikiran itu, dianggap Anies, masuk ke dalaman visi misinya.

"Inilah visi kita, dan kita semua menyiapkan susunan programnya untuk bisa mendorong desa-desa maju, kota kecil menjadi menengah, yang menengah menjadi besar di seluruh wilayah indonesia," jelasnya.

Anies pun menyinggung mengenai alokasi dana untuk pembangunan.

Dia mengkritik agar alokasi anggaran pembangunan bisa tersebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Alokasi anggaran yang biasa disiapkan hanya untuk satu tempat kita berpandangan memang perlu dikerjakan untuk banyak tempat," ujar dia. (Knu)

Baca Juga:

PKS Ngotot Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta jika Anies Baswedan Presiden

#Anies Baswedan #Pemindahan Ibu Kota
Bagikan
Bagikan