Sidik Jarinya Ditemukan di Pisau, Editor Metro TV Tewas karena Bunuh Diri? Polisi cari barang bukti lain untuk ungkap kematian Yodi Prabowo (Antaranews)

Merahputih.com - Penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan masih terus mendalami sidik jari pada pisau yang ditemukan dekat jasad editor Metro TV Yodi Prabowo dipinggir Tol JORR Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan hasil Labfor Mabes Polri soal sidik jari pada pisau hanya ada Yodi saja.

Baca Juga:

Berniat Makamkan Orang Meninggal, Penggali Kubur di Boyolali Temukan Arca

Dia pun berharap dalam waktu dekat sudah mendapatkan hasilnya apakah benar hanya sidik jari Yodi atau tidak.

"Kita masih mendalami, oleh tim labfor masih terus melakukan pendalaman mudah-mudahan secepatnya akan kita sampaikan ya," terang Yusri kepada wartawan, Selasa (21/7).

Pasalnya, sidik jari Yodi yang ada pada pisau baru hasil sementara dari Puslabfor dan belum bisa sebagai acuan kalau Yodi bunuh diri.

Ilustrasi- Garis Polisi (ANTARA News/Ist/18/)

Untuk pastiannya, pihak Labfor masih terus mendalaminya. "Ini tim penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan juga petunjuk masih melakukan penyelidikan terus," terang dia.

Menurut Yusri, korban diperkirakan mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 24.00 hingga 02.00 dini. Hal ini berdasarkan penemuan sepeda motor korban.

"Diperkirakan kejadian itu sekitar pukul 12 malam sampai dengan pukul 2 pagi hari. Karena berdasarkan keterangan saksi yang memindahkan sepeda motor yang dia temukan di pinggir jalan dekat TKP tersebut sekitar pukul 2 pagi, dan kemudian dipindahkan ke dekat portal. Kemudian mengecek pada saat itu barang milik pribadi dari korban tidak ada yang hilang," jelasnya.

Baca Juga:

Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami

Yusri mengaku kalau hal tersebut masih didalami oleh penyidik. "Mulai dia dari berangkat kantor, dari keterangan para saksi ini akan kita kumpulkan jadi satu semuanya supaya bisa jadi satu petunjuk bagi penyidik," katanya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Korban Tewas Virus Corona di Tiongkok 170 Orang, 102 WNI di Wuhan Masih Aman
Indonesia
Korban Tewas Virus Corona di Tiongkok 170 Orang, 102 WNI di Wuhan Masih Aman

Di Wuhan terdapat 102 warga negara Indonesia (WNI) yang sudah tidak bisa keluar sejak 23 Januari

40 Ribu APD untuk Tenaga Medis Hadapi COVID-19 Tiba di Balai Kota DKI
Indonesia
40 Ribu APD untuk Tenaga Medis Hadapi COVID-19 Tiba di Balai Kota DKI

Mantan Menteri Pendidikan itu berharap tambahan APD bisa meminimalisir risiko tenaga medis agar tidak tepapar virus corona.

 Ketua MPR Duga Praktik Jual Beli Surat Keterangan Bebas Corona untuk Lolos Mudik
Indonesia
Ketua MPR Duga Praktik Jual Beli Surat Keterangan Bebas Corona untuk Lolos Mudik

"Mengingat cara tersebut ilegal dan adanya sanksi bagi pihak yang menyalahgunakan surat keterangan sehat palsu tersebut," jelas dia.

Pakar Nilai Ketum PAN Zulhas tak Patuh Hukum
Indonesia
Pakar Nilai Ketum PAN Zulhas tak Patuh Hukum

Pihak yang berwenang bisa menjemput paksa

Pentingnya Pakai Masker untuk Lindungi Orang Lain
Indonesia
Pentingnya Pakai Masker untuk Lindungi Orang Lain

"Siapa tahu kita terinfeksi COVID-19 tapi tidak memiliki gejala. Jadi pakai masker supaya orang lain tidak tertular," kata Wiku.

Uang Insentif Penggali Kubur dan Sopir Ambulans Segera Cair
Indonesia
Uang Insentif Penggali Kubur dan Sopir Ambulans Segera Cair

Dana itu, tidak hanya untuk pembayaran insentif bagi petugas yang membantu menangani COVID-19 saja

PBNU Didorong Tingkatkan Literasi Digital dalam Berdakwah
Indonesia
PBNU Didorong Tingkatkan Literasi Digital dalam Berdakwah

Masih sedikit ulama-ulama NU yang memanfaatkan teknologi.

 Polisi Masih Selidki Kasus Dugaan Penipuan yang Diduga Libatkan Mendag Agus Suparmanto
Indonesia
Polisi Masih Selidki Kasus Dugaan Penipuan yang Diduga Libatkan Mendag Agus Suparmanto

"Hubungan pelapor dan terlapor adalah rekan bisnis. MoU pada tahun 2000. Pada 2014, ada kesepakatan damai, tapi kemudian dilaporkan kembali. Bisa saja karena kesepakatan-kesepakatan itu tidak terealisasi," kata Argo

Update COVID-19 DKI Selasa (6/10): 81.043 Positif, 66.315 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Selasa (6/10): 81.043 Positif, 66.315 Sembuh

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.220 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.007 positif dan 6.213 negatif.

Kabareskrim Ungkap Bakal Seret Tersangka Lain dalam Kasus Brigjen Prasetijo
Indonesia
Kabareskrim Ungkap Bakal Seret Tersangka Lain dalam Kasus Brigjen Prasetijo

"Tentunya akan ada tersangka-tersangka baru dalam kasus ini. Dan itu pasti akan kita rilis dalam jumpa pers berikutnya," katanya