Sidang Vonis Rizieq Shihab, Ribuan Polisi Jaga Ketat PN Jaktim Suasana Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum, Senin (17/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur akan melakukan sidang vonis terdakwa Rizieq Shihab, Kamis (27/5) soal kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat dan Petamburan, Jakarta Pusat.

Terkait itu, Ribuan polisi akan dikerahkan untuk mengawal sidang tersebut. Hal ini guna menghindari kejadian yang tidak diduga.

Baca Juga

Pakai Mafela Palestina Saat Sidang, Rizieq Shihab Ditegur Hakim

“Sekitar 3 ribu personel,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan kepada wartawan, Kamis (27/5).

Erwin menyebut tidak ada pengamanan khusus untuk mengamankan jalannya sidang tersebut. Pengamanan akan dilakukan seperti sidang-sidang sebelumnya.

Yang bisa masuk ke dalam ruang sidang pun hanya orang yang berkepentingan. Seperti petugas sidang, pengacara dan aparat keamanan.

Suasana Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi ahli dari terdakwa, Senin (17/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Suasana Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi ahli dari terdakwa, Senin (17/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Sebelumnya, Rizieq meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memutus dirinya bebas murni dari semua tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus kerumunan Megamendung dan Petamburan.

Permintaan itu disampaikan Rizieq saat membacakan nota pembelaan atau pledoi. Dalam pledoinya, Rizieq menilai dakwaan Pasal 93 Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, atas kerumunan di Megamendung tidak relevan. Pasalnya ia mengklaim semua terjadi secara spontan.

“Selain itu terdakwa tidak pernah mengundang atau mengajak masyarakat berkerumun di Megamendung, dan terdakwa juga tidak pernah menghalangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan,” kata Rizieq dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (20/5) pekan lalu.

Di sisi lain, Habib Rizieq juga berpandangan bahwa tak ada satu pun unsur dalam Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan yang dituntut kepada dirinya terpenuhi. Sehingga, harus dibatalkan demi hukum.

Termasuk, kata Rizieq, dakwaan kedua dalam Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

“Selain itu menurut Saksi Ahli Teori Pidana DR Abdul Choir Ramadhan bahwa Pasal 216 ayat (1) KUHP tidak ada relevansinya dengan penyelengaraan PSBB dan prokes, karena tidak ada perbuatan pidana dalam PSBB dan prokes, sehingga Penerapan Pasal tersebut tidak tepat,” tuturnya.

“Karenanya, kami memohon karena Allah SWT demi tegaknya Keadilan agar Majelis Hakim yang mulia memutuskan untuk terdakwa dengan Vonis, bebas murni, dibebaskan dari segala tuntutan, dilepaskan dari penjara tanpa syarat dan dikembalikan nama baik martabat kehormatannya,” imbuhnya. (Knu)

Baca Juga

Ahli Beberkan Fakta Hukum Terkait Dugaan Berita Bohong yang Jerat Rizieq

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Ini Hasil PPDB Zonasi SMA Banten Diumumkan, Peserta Diminta Cek
Indonesia
Hari Ini Hasil PPDB Zonasi SMA Banten Diumumkan, Peserta Diminta Cek

Pengumuman hasil seleksi dapat dilihat secara online melalui laman ppdbmandiri.bantenprov.go.id/. Untuk mengeceknya, Calon Peserta Didik baru (CPDB) hanya perlu memasukkan NISN dan password.

Satire Pertanyaan Menohok ke Ketua KPK, Berani Jawab Enggak Firli Bahuri?
Indonesia
Satire Pertanyaan Menohok ke Ketua KPK, Berani Jawab Enggak Firli Bahuri?

Sebenarnya ini aksi teatrikal kami terkait dengan undangan terbuka kepada Ketua KPK Firli Bahuri

Banjir Setinggi 20 Cm di Jatinegara Barat, Lalin Tersendat
Indonesia
Banjir Setinggi 20 Cm di Jatinegara Barat, Lalin Tersendat

Banjir setinggi 20 sentimeter menggenangi jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Senin (8/2). Akibatnya, lalu lintas tersendat.

MAKI Minta Nama yang Disebut Dalam Pledoi Terdakwa Jiwasraya Segera Diperiksa
Indonesia
MAKI Minta Nama yang Disebut Dalam Pledoi Terdakwa Jiwasraya Segera Diperiksa

"Semoga dari nota pembelaan terdakwa kemarin aparat penegak hukum bisa membongkar secara terang-benderang kasus korupsi Jiwasraya," kata Boyamin

4 Anggota Positif COVID-19, Gedung DPRD DIY Ditutup Sementara
Indonesia
4 Anggota Positif COVID-19, Gedung DPRD DIY Ditutup Sementara

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menjelaskan penutupan akan dimulai pada, Rabu (16/9) hingga Jumat (18/9).

Sri Mulyani Terus Rumuskan Kebijakan Hadapi Transformasi Digital
Indonesia
Sri Mulyani Terus Rumuskan Kebijakan Hadapi Transformasi Digital

Transformasi digital juga menimbulkan beberapa risiko sehingga harus ditangani seperti perkembangan barang digital di dunia yang menjadi sangat pesat.

Penyidik Polisi Dihadang FPI, Kapolri: Sikat Semua
Indonesia
Penyidik Polisi Dihadang FPI, Kapolri: Sikat Semua

"Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalangi petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," ujar Idham.

Penerimaan ASN dan PPPK 2021 Paling Banyak, Tjahjo: Tidak Pernah Kita Lakukan Sebelumnya
Indonesia
Hadapi Dakwaan, Rizieq Tolak Sidang Secara Virtual
Indonesia
Hadapi Dakwaan, Rizieq Tolak Sidang Secara Virtual

Rizieq menginginkan, agar dihadirkan di persidangan secara langsung sebagaimana yang disebutkan Rizieq dalam BAP-nya. Bahkan, tak mau menjawab bila dalam persidangan itu hanya dihadirkan melalui zoom.