Sidang Vonis Munarman Digelar 6 April Mendatang Sidang perdana kasus dugaan terorisme dengan terdakwa Munarman yang berjalan secara daring di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021). ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat/aww.

MerahPutih.com- Terdakwa kasus dugaan terorisme Munarman, bakal menjalani vonis oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Putusan terhadap Munarman sedianya akan dibacakan dua pekan ke depan.

Baca Juga:

DPR Minta Bulog Gelar Operasi Pasar Serentak

"Majelis sudah bermusyawarah, Insyaallah putusan akan dibacakan pada hari Rabu, tanggal 6 April 2022," kata Majelis Hakim seraya menutup sidang duplik, Jumat (25/3).

Sidang vonis Munarman bertepatan dengan pekan pertama bulan Ramadan yang jatuh pada April mendatang.

Sebelumnya, Mantan sekretaris umum Front Pembela Islam (FPI) itu hadir dalam lanjutan sidang kasus dugaan tindak pidana terorisme yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jumat (25/3).

Dalam sidang dengan agenda duplik ini, Munarman menyatakan tak menggunakan kekerasan, apalagi terorisme dalam mencapai tujuan.

Munarman mengaku tak sepakat dengan penggunaan kekerasan walau dengan dalih apapun. Menurutnya, dalih yang digunakan pelaku teror tak bisa dibenarkan.

Densus 88 Antiteror Polri menangkap Munarman terkait dugaan aksi teroris. (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya)
Densus 88 Antiteror Polri menangkap Munarman terkait dugaan aksi teroris. (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya)

"Dalam masalah kekerasan dan rangkaian pemboman di Indonesia, sudah saya ungkap bukti-bukti di persidangan bahwa FPI dan saya menolak cara-cara kekerasan. Apalagi penggunaan terorisme atau pengeboman sebagai sarana perjuangan," kata Munarman.

Misalnya, FPI tak termasuk pendukung aksi bom bunuh diri dengan dalih ajaran tertentu.

"Bukan terjadi baru-baru ini, bahkan sejak bom Bali 2002 FPI sudah mengecam dan menyatakan bahwa hal tersebut adalah tindakan terorisme bukan jihad," ujar Munarman.

Ia mengatakan dirinya sebenarnya sepakat agar pemerintah memberantas terorisme. Munarman berusaha membuktikan dirinya tak terlibat terorisme sebagaimana didakwakan.

"Saya tampilkan kembali bukti-bukti tersebut agar penuntut umum melek matanya. Bahwa bukan karena sudah ramai dibicarakan baru klarifikasi," tegas Munarman.

Walau demikian, Munarman siap menjalani hukuman bila terbukti bersalah.

Ia menyinggung dirinya bukan sosok yang lari dari masalah.

"Saya siap menanggung hukuman apabila memang saya merupakan bagian dari jaringan kelompok atau organisasi teroris," tutur Munarman.(knu)

Baca Juga:

Relevan dengan Kehidupan Ibu Kota, 'Jakarta vs Everybody' Curi Perhatian Penggemar Film

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM Level 3, Sekolah di Tasikmalaya Berlakukan Tatap Muka
Indonesia
PPKM Level 3, Sekolah di Tasikmalaya Berlakukan Tatap Muka

Meskipun pembelajaran tatap muka sudah dibuka, tetap dibatasi jumlah peserta didiknya yaitu 50 persen dari kapasitas ruang yang tersedia, begitu juga waktu belajar.

Tolak Vaksin COVID-19, Warga Bogor Bakal Dihentikan Bantuan Sosialnya
Indonesia
Tolak Vaksin COVID-19, Warga Bogor Bakal Dihentikan Bantuan Sosialnya

Namun, sanksi tersebut dikecualikan bagi warga yang tidak divaksinasi karena alasan medis

Kedepankan Norma, Legislator PDIP Dukung Pemilu 2024 Sebelum Puasa
Indonesia
LSJ Ungkap Tiga Penyebab Prabowo Selalu Rajai Survei Pilpres
Indonesia
LSJ Ungkap Tiga Penyebab Prabowo Selalu Rajai Survei Pilpres

Elektabilitas Prabowo Subianto juga konsisten berada di posisi puncak yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei lainnya.

Jakarta Diprakirakan Hujan Ringan Pagi dan Siang Hari
Indonesia
Jakarta Diprakirakan Hujan Ringan Pagi dan Siang Hari

BMKG memprakirakan Ibu Kota DKI Jakarta mengalami hujan ringan pada Kamis (20/1) pagi hari hingga siang hari.

Korban Begal Yang Jadi Tersangka Pembunuhan Tak Ingin Perkaranya  Disidang
Indonesia
Korban Begal Yang Jadi Tersangka Pembunuhan Tak Ingin Perkaranya Disidang

"Kalau saya mati siapa yang akan bertanggung jawab. Jadi saya harus melawan," kata Amaq Sinta.

Sri Sultan HB X Ungkap Strategi Cegah Kemacetan di Yogyakarta
Indonesia
Sri Sultan HB X Ungkap Strategi Cegah Kemacetan di Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta diprediksi akan dimasuki sekitar 16 juta wisatawan dan pemudik saat lebaran mendatang.

Jokowi dan Menkeu Sempat Melayat Arifin Panigoro Sebelum Dimakamkan
Indonesia
Jokowi dan Menkeu Sempat Melayat Arifin Panigoro Sebelum Dimakamkan

Arifin Panigoro disemayamkan di rumah duka Jalan Jenggala I nomor 2, Kebayoran, Jakarta Selatan. Pemakaman dijadwalkan pukul 11.00 WIB.

1.204 Pegawai PT KAI Daop 3 Cirebon Terima Vaksin Booster
Indonesia
1.204 Pegawai PT KAI Daop 3 Cirebon Terima Vaksin Booster

"1.204 pegawai PT KAI Daop 3 Cirebon menerima suntikan vaksinasi Booster jenis vaksin AstraZeneca," kata Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Suprapto, Kamis.

Polres Tangerang Kota Masih Buru Pembuat Mural Jokowi 404 Not Found
Indonesia
Polres Tangerang Kota Masih Buru Pembuat Mural Jokowi 404 Not Found

Mural yang bertuliskan ‘404: Not Found’ yang menutupi mata Presiden itu diketahui berada di tembok di bawah Jembatan Layang Jalan Pembangunan I, Batuceper, Kota Tangerang, Banten.