Sidang Suap Fatwa MA, Djoko Tjandra Jadi Saksi Jaksa Pinangki Pinangki Sirna Malasari dan kuasa hukumnya Aldres Napitupulu di PN Tipikor Jakarta, Rabu (4/11). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra diagendakan bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari.

Selain Djoko Tjandra, ada dua saksi lainnya yakni Rahmat dan Jaksa Claudia yang akan bersaksi untuk Pinangki. Mereka bakal dihadirkan ke dalam ruang persidangan.

"Djoko Tjandra, Rahmat dan Claudia (saksi untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari," kata tim kuasa hukum Pinangki, Aldres Napitupulu saat dikonfirmasi, Senin (9/11).

Baca Juga

Komjak Minta KPK Dilibatkan Usut Skandal Djoko Tjandra

Kesaksian Djoko Tjandra dalam persidangan sangat penting untuk mengungkap peran Pinangki. Sebab diduga, Pinangki menerima uang dari Djoko Tjandra sebesar USD 500 ribu untuk pengurusan fatwa agar Djoko Tjandra tak dieksekusi pidana dua tahun penjara dalam kasus hak tagih Bank Bali.

Sementara itu, Rahmat merupakan orang yang diduga memperkenalkan Pinangki kepada Djoko Tjandra. Dalam dakwaan Pinangki, pada 12 November 2019 Pinangki bersama Rahmat menemui Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam perkara ini, Pinangki Sirna Malasari didakwa menerima uang senilai USD 500 ribu dari yang dijanjikan sebesar USD 1 juta oleh Djoko Tjandra untuk mengurus fatwa di Mahkamah Agung (MA). Hal ini dilakukan agar Djoko Tjandra bisa lepas dari eksekusi pidana penjara kasus hak tagih Bank Bali.

Pinangki didakwa melanggar Pasal 5 ayat 2 jo. Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, Pinangki juga didakwa melanggar Pasal 3 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Baca Juga

Djoko Tjandra Didakwa Palsukan Surat Jalan

Untuk pemufakatan jahat, Pinangki didakwa melanggar Pasal 15 Jo Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jo. Pasal 88 KUHP. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Baleg Setujui 33 RUU Termasuk RUU Haluan Ideologi Pancasila Buat Dibahas
Indonesia
Baleg Setujui 33 RUU Termasuk RUU Haluan Ideologi Pancasila Buat Dibahas

Fraksi Partai Golkar memberi catatan tentang RUU Pembinaan Haluan Ideologi Pancasila (HIP) atau RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Batik Air Bantah Penumpang Rute Balikpapan-Jakarta Terinfeksi Virus Corona
Indonesia
Batik Air Bantah Penumpang Rute Balikpapan-Jakarta Terinfeksi Virus Corona

Batik Air menegaskan seorang penumpang rute penerbangan Balikpapan-Jakarta tidak terinfeksi virus Corona, tapi mengalami gejala typus.

Ditjen PAS: 124 Penghuni Lapas dan Rutan Positif COVID-19
Indonesia
Ditjen PAS: 124 Penghuni Lapas dan Rutan Positif COVID-19

Virus corona masuk ke lapas dan rutan lantaran adanya interaksi antara petugas dan narapidana (napi).

Pemerintah Diminta Jalin Komunikasi Tenis Pengaplikasian Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Jalin Komunikasi Tenis Pengaplikasian Vaksinasi COVID-19

Salah satunya yaitu masukan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia

Jakarta Kebanjiran, Anies Dianggap Pasrah dengan Takdir
Indonesia
Jakarta Kebanjiran, Anies Dianggap Pasrah dengan Takdir

Ferdinand kembali mengunggah video pernyataan Anies saat masa Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Bank Salurkan Kredit Rp280 Triliun Dari Dana Pemerintah Rp66 Triliun
Indonesia
Bank Salurkan Kredit Rp280 Triliun Dari Dana Pemerintah Rp66 Triliun

Data per 9 November 2020, perbankan telah melaksanakan restrukturisasi kepada 7,5 juta debitur senilai Rp936 triliun.

  Pantau Pintu Air Manggarai, Anies: Hingga Sore 236 RW Masih Terendam Banjir
Indonesia
Pantau Pintu Air Manggarai, Anies: Hingga Sore 236 RW Masih Terendam Banjir

"Tadi pagi jumlah RW yang tergenang ada 294, sore ini masih ada 236 yang tergenang," kata Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

WNA Berpotensi Punya Properti Rusun Lewat RUU Ciptaker
Indonesia
WNA Berpotensi Punya Properti Rusun Lewat RUU Ciptaker

Apabila Rusun tersebut dibangun oleh Pemerintah atau Pemda untuk MBR, maka pemberian Hak Pakai menjadi tepat

Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!
Indonesia
Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!

"Iya, benar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo

Timor Leste Berlakukan Lockdown, WNI Diminta Pulang
Indonesia
Timor Leste Berlakukan Lockdown, WNI Diminta Pulang

Pemerintah meminta warga negara Indonesia (WNI) pulang dari Timor Leste setelah pemberlakuan lockdown atau karantina wilayah.