Sidang Korupsi Bansos COVID-19, Saksi Sebut Warga tak Keluhkan Pembagian Bansos Sembako Suasana sidang saat mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara memberikan kesaksian melalui "video conference" di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22-3-2021). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Sejumlah saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan korupsi bantuan sosial (bansos) COVID-19 di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (5/4), dengan terdakwa Direktur Utama PT Mandala Hamonagan Sude, Harry Van Sidabukke.

Dalam kesaksiannya, para saksi mengungkapkan manfaat bansos dalam bentuk paket sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos). Saksi yang hadir merupakan penerima manfaat bansos di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga

Saksi Ungkap Kesaktian Matheus Joko Tangani Proyek Kemensos

"Bagi saya yang menerima bansos sih sangat berterima kasih atas bantuan itu," ujar Rumiah, salah satu saksi.

Rumiah merupakan ibu rumah tangga yang berasal dari Kelurahan Duku Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Rumiah juga lebih memilih bansos dalam bentuk paket sembako dibandingkan bansos tunai.

"Jadi bagi saya, mendingan saya bansos (paket sembako) karena semuanya ada, entah ada mie-nya,entah beras-nya itu sangat membantu," tutur Rumiah ketika ditanya Kuasa Hukum Harry Sidabukke.

Tersangka pemberi suap Harry Van Sidabukke usai pemeriksaan di KPK, Selasa (29/12/2020) sore. Foto/tangkapan layar
Tersangka pemberi suap Harry Van Sidabukke usai pemeriksaan di KPK, Selasa (29/12/2020) sore. Foto/tangkapan layar

Jawaban Rumiah diperkuat oleh keterangan Saksi lain yang bernama Lusia Rahmawati yang hadir di PN Tipikor. Lusia adalah ibu rumah tangga dari Keluruhan Duku Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Lusia juga merupakan petugas RT yang membantu kelurahan dalam membagikan bansos sembako di lingkungannya.

Lusia mengaku, bahwa bansos sembako sangat bermanfaat bagi mereka warga terdampak corona. Dia juga cenderung memilih bansos dalam paket sembako dibandingkan bansos tunai.

"Kalau uang, lebih bermanfaat sembako pak, karena uang...saya kan menerima juga ya bantuan yang dari kemensos dan dari pos itu, kadang kalau saya habis terima yang bantuannya uang besok langsung dihabiskan beli anak jajan, beli kuota gitu... Jadi kalau yang berupa sembako kan ya bisa memasak beras, memasak ala kadarnya beras gitu," jelas Lusia.

Lusia mengaku, masyarakat di lingkungannya tidak ada yang mengeluh soal pembagian bansos sembako sejak April hingga Desember 2020. Kecuali pada saat awal-awal karena ada beberapa warga terdampak COVID-19 yang tidak mendapat bansos tersebut karena belum masuk daftar penerima bansos sembakonya.

"Pada saat pendataan pertama Pak, karena belum terdata, sempat ada warga yang tidak terima, warga juga ada yang komplain karena nama-namanya belum termasuk daftar penerima bantuan, itu pada awal-awal pembagian," pungkas Lusia. (*)

Baca Juga

Matheus Joko Santoso Diduga Berbohong Soal Pungutan Fee Bansos COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penimbun Bahan Pokok Ramadan Bakal Dibui 5 Tahun
Indonesia
Penimbun Bahan Pokok Ramadan Bakal Dibui 5 Tahun

Siapapun yang berani menimbun barang bakal dipidanakan 5 tahun penjara.

Eks Bos BTN Maryono Didakwa Rugikan Keuangan Negara Rp279 Miliar
Indonesia
Eks Bos BTN Maryono Didakwa Rugikan Keuangan Negara Rp279 Miliar

Eks Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono didakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp279 miliar atas pemberian fasilitas pembiayaan dari BTN kepada sejumlah perusahaan.

Gunung Merapi Alami 26 Gempa Guguran Hingga Pagi Ini
Indonesia
Gunung Merapi Alami 26 Gempa Guguran Hingga Pagi Ini

BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II

Holding BUMN Ultra Mikro Bisa Dorong UMKM Naik Kelas
Indonesia
Holding BUMN Ultra Mikro Bisa Dorong UMKM Naik Kelas

Bergabungnya BRI, Pegadaian, dan PNM akan mempermudah pelaku UMKM untuk naik kelas karena mempermudah akses pembiayaan.

KPK Periksa Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka Korupsi PT DI
Indonesia
KPK Periksa Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka Korupsi PT DI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama (Dirut) PT PAL Indonesia Budiman Saleh.

Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas
Indonesia
Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta.

Sebagian Wilayah Indonesia Berikut Diguyur Hujan Lebat Hari Ini
Indonesia
Sebagian Wilayah Indonesia Berikut Diguyur Hujan Lebat Hari Ini

BMKG memprakirakan hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Pulau Jawa, Sumatera, dan Pulau Kalimantan, pada Kamis (29/4).

Perluasan CFD Dinilai Perbanyak Klaster Penyebaran Corona
Indonesia
Perluasan CFD Dinilai Perbanyak Klaster Penyebaran Corona

CFD minggu lalu membuat kerumunan besar di satu lokasi.

Pengunggah Kolase Wapres dengan 'Kakek Sugiono' Akui Kecewa dengan Maruf Amin
Indonesia
Pengunggah Kolase Wapres dengan 'Kakek Sugiono' Akui Kecewa dengan Maruf Amin

SM mengunggah kolase foto Ma'ruf di akun Facebook Oliver Leaman S dan tersebar di aplikasi percakapan WhatsApp.

Begini Ciri Khas Jokowi Pilih Kapolri
Indonesia
Begini Ciri Khas Jokowi Pilih Kapolri

Anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid atau Gus Jazil mengatakan, kemungkinan pada hari Rabu (13/1) baru surat presiden (surpres) tentang nama calon Kapolri akan keluar.