Sidang Kasus Novel Baswedan, Saksi bakal Beberkan Detik-detik Penyerangan Air Keras Penyidik KPK Novel Baswedan berbincang dengan Jaksa Penuntut Umum dalam sidang lanjutan kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz

MerahPutih.com - Sidang kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali digelar di PN Jakarta Utara, Rabu (6/5)

Kedua terdakwa yaitu Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis akan mendengarkan keterangan saksi. Kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memanggil empat orang saksi.

Baca Juga

Novel Baswedan bakal Hadiri Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

JPU mengatakan para saksi yang dihadirkan di persidangan akan membeberkan soal kejadian saat penyerangan yang dilakukan dua oknum Brimob itu.

"Tapi hanya dua yang datang," kata Jaksa Penuntut Umum, Fredik Adhar Syaripuddin saat dikonfirmasi, Rabu (6/5).

Fredik menerangkan, keempat saksi itu adalah tetangga daripada Novel Baswedan. Mereka yaitu Nursalim, Haryono, Eko dan Iman Sukirman

"Tapi Eko dan Imam berhalangan hadir," ujar dia.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Fredik Adhar Syaripuddin dalam dakwaan, menjelaskan Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette mendatangi asrama rekannya Ronny Bugis pada pukul 03.00 WIB untuk meminta bantuan. Saat itu, Rahmat Kadir Mahulette membawa cairan asam sulfat (H2SO4) dalam gelas (Mug) yang dibungkus plastik warna hitam.

"Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette meminta mengantarkannya ke daerah Kelapa Gading Jakarta Utara," kata Fredik.

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Ronny Bugis (tengah) meninggalkan ruangan usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (19/3/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj
Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Ronny Bugis (tengah) meninggalkan ruangan usai menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (19/3/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj

Yang dituju adalah Perumahan di Jl. Deposito Blok T No.8 RT.003 RW.010 Kelurahan Pegangsaan Dua Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Sesuai dengan rute yang ditentukan Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette," ucap Fredik.

Fredik mengatakan, kedua terdakwa berhenti di sekitar Masjid Al-Ikhsan yakni diujung jembatan di belakang mobil yang terparkir.

Terdakwa duduk sambil membuka ikatan plastik warna hitam yang berisi cairan asam sulfat (H2SO4) yang tersimpan dalam Mug, sedangkan Terdakwa Ronny Bugis duduk di atas sepeda motor sambil mengamati setiap orang yang keluar dari Masjid Al-Ikhsan.

"Sekitar pukul 05.10 WIB Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis melihat Novel Baswedan berjalan keluar dari Masjid Al-Ikhsan menuju tempat tinggalnya," ujar Fredik.

Fredik menuturkan, terdakwa Rahmat Kadir Mahulette memberikan instruksi untuk mendekat ke arah Novel Baswedan.

"Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette menyampaikan akan memberikan pelajaran kepada seseorang dan meminta Ronny Bugis mengendarai motornya secara pelan-pelan ke arah Novel Baswedan," ujar Fredik

Fredik mengatakan, cairan asam sulfat (H2SO4) disiramkan ke bagian kepala dan badan Novel Baswedan. Keduanya pun langsung tancap gas meninggalkan Novel Baswedan.

"Atas arahan Rahmat Kadir Mahulette langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motornya yang dikendarai dengan cepat," kata Fredik.

Baca Juga

Novel Singgung Nama Tito Karnavian di Sidang Teror Air Keras

Akibatnya insiden ini, Novel Baswean mengalami luka berat dibagian mata kanan dan kiri yang berpotensi menyebabkan kebutaan atau hilangnya panca indera penglihatan.

"Sebagaimana VISUM ET REPERTUM Nomor : 03/VER/RSMKKG/IV/2017 tertanggal 24 April 2017 yang dikeluarkan oleh Rumah sakit Mitra Keluarga yang telah memeriksa Novel Baswedan," ujar Fredik. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ahli Hukum: Pemakzulan Presiden Sudah Diatur
Indonesia
Ahli Hukum: Pemakzulan Presiden Sudah Diatur

Mungkin ini dilakukan oleh barisan sakit hati

 Jadi Sumber Penularan COVID-19, Pekanbaru Terapkan PSBB
Indonesia
Jadi Sumber Penularan COVID-19, Pekanbaru Terapkan PSBB

"Salah satu yang sudah diketahui bahwa penetapan PSBB yang mulai kini diberlakukan di Pekanbaru, yang menjadi episentrum epidemiologis ini menjadi sumber untuk Provinsi Riau dan sekitarnya," kata Yuri

Anak Buah Surya Paloh Sebut Teror Terhadap Akademisi dan Jurnalis Bentuk Perlawanan Demokrasi
Indonesia
Anak Buah Surya Paloh Sebut Teror Terhadap Akademisi dan Jurnalis Bentuk Perlawanan Demokrasi

"Bukan dengan intimidasi dan teror. Ini sama sekali tidak bisa dibenarkan," ujarnya.

Simak Beda Spesifikasi Masker Bedah dan N95 Versi Kemenkes RI
Indonesia
Simak Beda Spesifikasi Masker Bedah dan N95 Versi Kemenkes RI

Masker bedah terdiri dari kain spunbond, filter melt blown, dan spunbond lagi.

ICW Minta KPK Dalami Pernyataan Saksi Perkara Jaksa Pinangki
Indonesia
ICW Minta KPK Dalami Pernyataan Saksi Perkara Jaksa Pinangki

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, hal ini penting dilakukan untuk melihat potensi keterlibatan pihak lain.

MPR Ingatkan Pemerintah Tak Asal Bubarkan Lembaga Negara
Indonesia
MPR Ingatkan Pemerintah Tak Asal Bubarkan Lembaga Negara

Kementerian PAN RB harus terlebih dahulu melakukan kajian kompetensi dengan analisis jabatan.

Puluhan Penghuni Asrama Bethel di Tanah Abang Positif Corona
Indonesia
Puluhan Penghuni Asrama Bethel di Tanah Abang Positif Corona

180 orang karantina mandiri akibat munculnya kluster baru di Asrama Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia.

Sampah Bekas Rapid Test Tercecer di Sekitar Jembatan Suramadu Surabaya
Indonesia
Sampah Bekas Rapid Test Tercecer di Sekitar Jembatan Suramadu Surabaya

Fakta tersebut menimbulkan kekhawatiran para pengguna jalan saat melintasi lokasi tersebut soal penyebaran COVID-19.

Konsumen Minta Hotel dan Restoran Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Konsumen Minta Hotel dan Restoran Terapkan Protokol Kesehatan

Kemenparekraf dapat membantu para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak pandemi COVID-19.

DPD PAN Solo Bantah Pasang Spanduk Dukungan Purnomo-Teguh
Indonesia
DPD PAN Solo Bantah Pasang Spanduk Dukungan Purnomo-Teguh

Spanduk PAN Solo mendukung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa di Pilwakot Solo 2020 bertebaran di sejumlah jalan.