Sidang Kasus Dugaan Terorisme, Saksi Ungkap Peran Munarman dan Rizieq Shihab Penjagaan sidang lanjutan kasus dugaan terorisme dengan terdakwa mantan Sekretaris FPI Munarman di PN Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (15/12/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

MerahPutih.com - Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan terorisme yang menjerat terdakwa mantan Sekretaris Umum FPI Munarman, Senin (24/1).

Agendanya yakni mendengarkan keterangan saksi.

Salah seorang saksi berinisial AM mengaku ikut dalam acara yang diduga pembaiatan ISIS di Makassar Januari 2015. Kegiatan tersebut juga dihadiri Munarman.

Baca Juga:

Nada Munarman Meninggi ke Saksi, Hakim Putar Video Dugaan Baiat ISIS

Menurut AM, Munarman hadir sebagai pemateri dalam kegiatan baiat yang dibumbui seminar. Ada tiga pemateri, salah satunya Munarman.

"Yang mimpin baiat Ustaz Basri almarhum, Yang Mulia," jawab AM saat ditanya Hakim.

Hakim kemudian bertanya, apakah AM melihat Munarman berbaiat atau tidak.

"Kalau melihat langsung tidak karena yang ada di situ kita baiat massal," kata AM.

Di situ, berdasarkan penuturan AM, berawal dari mantan pimpinan FPI Rizieq Shihab berceramah tentang ISIS.

"Jadi beliau sampaikan bahwa ISIS lahir karena kezaliman pemerintah," ujar AM.

AM merupakan eks laskar FPI dan bergabung dengan "pasukan" tersebut sejak 2011. Dalam acara pembaiatan di Makassar, ia bertindak sebagai panitia.

"Jadi kami dari Laskar (FPI) Makassar, karena beliau sebagai imam besar kami, kami mengikuti dari instruksi beliau dari ceramah tersebut, Yang Mulia," kata AM

Baca Juga:

Eksepsi Munarman Ditolak, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi

AM menjelaskan, diminta ketua panitia kegiatan bernama Agus Salim untuk menyamarkan acara deklarasi dukungan kepada ISIS agar tidak terendus pihak kepolisian.

"Pertama acaranya memang deklarasi mendukung ISIS. Agar tidak diketahui (polisi), Ustaz Basri menyarankan mengganti, sehingga tema itu yang digunakan," ujar AM.

AM menjelaskan nama acara tersebut kemudian diubah menjadi Tablig Akbar FPI.

Dalam acara itu, Munarman dan Muhammad Basri ditunjuk sebagai pembicara.

Mereka mengajak masyarakat untuk menegakkan daulah islamiyah atau negara Islam di Indonesia.

"Setelah acara itu, kami mendalami kajian daulah islamiyah, baru kami tahu bahwa ISIS yang menerapkan syariat," kata AM.

Sebelumnya, Munarman didakwa ikut serta terlibat di berbagai tempat dalam merencanakan dan menggerakan orang untuk aktif dalam gerakan terorisme yang terafiliasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Hal itu, menurut jaksa, terlihat dari keterlibatan Munarman yang menghadiri sejumlah agenda pembaitan kepada ISIS di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada 24-25 Januari 2015 serta di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 5 April 2015.

JPU menyebut acara yang dihadiri oleh Munarman itu menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, atau menimbulkan korban yang bersifat massal.

"Dengan cara merampas atau hilangnya nyawa atau harta benda orang lain, atau untuk menimbulkan kerusakan, atau kehancuran terhadap objek-objek vital yang strategis atau lingkungan hidup, atau fasilitas publik atau fasilitas internasional," ujar jaksa.

Atas hal itu, Munarman didakwa dengan Pasal 14 jo Pasal 7, Pasal 15 jo Pasal 7 serta Pasal 13 huruf c Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (Knu)

Baca Juga:

Jaksa Anggap Pembelaan Munarman Soal Perkara Terorisme Tak Berdasar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Minta Pemudik Hindari Perjalanan pada 28 April - 30 April
Indonesia
Jokowi Minta Pemudik Hindari Perjalanan pada 28 April - 30 April

Puncak arus mudik lebaran 2022 diperkirakan akan mengalami macet parah karena volume kendaraan mencapai puluhan juta. Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk berangkat mudik lebih awal.

PSI Komentari Beredarnya Kaos 'Anies Presiden' di Acara Mudik Gratis
Indonesia
PSI Komentari Beredarnya Kaos 'Anies Presiden' di Acara Mudik Gratis

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menyayangkan beredarnya kaos "Anies Baswedan Untuk Presiden" yang dipakai sejumlah peserta mudik gratis yang diadakan Pemprov DKI di terminal Pulo Gebang, Jakarta Timir, pada Rabu (27/4) kemarin.

Kapolri Sebut Pemerintah Akan Gelar Evaluasi Persiapan Pandemi Jadi Endemi
Indonesia
Kapolri Sebut Pemerintah Akan Gelar Evaluasi Persiapan Pandemi Jadi Endemi

Vaksinasi salah satu langkah melindungi masyarakat dari penyebaran COVID-19, meminimalisir risiko keparahan saat terpapar, serta memperkuat imun dalam melawan virus.

Kasus Kesembuhan Harian COVID-19 Bertambah 31.324 Orang
Indonesia
Kasus Kesembuhan Harian COVID-19 Bertambah 31.324 Orang

Sementara yang meninggal dunia bertambah sebanyak 1.598 orang

66 Persen Lingkungan RT di Depok Masuk Zona Hijau COVID-19
Indonesia
66 Persen Lingkungan RT di Depok Masuk Zona Hijau COVID-19

Lingkungan RT yang berada di zona kuning tercatat sebanyak 1.508 (28,50 persen), lingkungan RT yang berada di zona oranye sebanyak 244 (4,61 persen), dan lingkungan RT yang masih berada di zona merah sebanyak 18 (0,34 persen).

Politisi Demokrat Sebut Peretasan Akun Medsos Pengurus BEM UI Bersifat Sistematik
Indonesia
Politisi Demokrat Sebut Peretasan Akun Medsos Pengurus BEM UI Bersifat Sistematik

“Tiap kali ada kontroversi publik yang dipicu kritik warga pada otoritas politik, peretasan selalu dialami oleh pengkritik. Dulu mahasiswa UGM, wartawan TEMPO juga, dan sekarang BEM UI. Kesimpulannya, bisa jadi kejadian ini bersifat sistematik,” tegas Rachland

Mahfud Minta Kadispora Papua Pastikan Venue Siap Digunakan untuk PON XX
Indonesia
Mahfud Minta Kadispora Papua Pastikan Venue Siap Digunakan untuk PON XX

Apalagi, para kontingen juga berkomitmen untuk berdisiplin terhadap aturan dan protokol kesehatan COVID-19

Berkas Perkara Kasus Jual Beli Jabatan P21, Bupati Nganjuk Segera Diadili
Indonesia
Berkas Perkara Kasus Jual Beli Jabatan P21, Bupati Nganjuk Segera Diadili

Mereka dibawa ke Nganjuk untuk diserahkan kepada JPU Kejagung di Kejari Nganjuk.

100 Juta Orang Diprediksi bakal Mudik Lebaran 2022
Indonesia
100 Juta Orang Diprediksi bakal Mudik Lebaran 2022

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memperkirakan 100 juta orang akan mudik lebaran 2022.

Dalam 10 Hari, 13 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88
Indonesia
Dalam 10 Hari, 13 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88

13 tersangka teroris yang diamankan memiliki keterkaitan dalam organisasi Jamaah Islamiyah