Sidang Judicial Review Perdana UU Ciptaker, Buruh Diminta Perbaiki Isi Gugatan Demo buruh menolak UU Cipta Kerja. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan sidang perdana dengan agenda pemeriksaan pendahuluan I gugatan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sidang dengan nomor perkara 101/PUU-XVIII/2020 tersebut juga digelar secara daring, di mana para pemohon dan kuasa hukum menghadiri sidang secara virtual.

Usai mengikuti sidang perdana pemeriksaan berkas permohonan itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut bahwa 14 hari ke depan, sidang dengan agenda pembahasan pokok perkara akan mulai dilakukan.

Baca Juga:

DPR Didesak Segera Lakukan Legislatif Review UU Cipta Kerja

“Sidang lanjutan adalah akan membahas pokok-pokok perkara yang akan diujikan,” imbuh Said Iqbal dalam video conference yang diterima wartawan, Selasa (24/11).

Perlu diketahui, sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Arief Hidayat tersebut memberikan beberapa nasihat. Termasuk perbaikan terhadap pokok materi gugatan yang diajukan oleh para pemohon.

Salah satu yang disarankan oleh hakim MK adalah penguraian legal standing para pemohon.

Demo buruh menolak UU Cipta Kerja. (MP/ Rizky Fitrianto)
Demo buruh menolak UU Cipta Kerja. (MP/ Rizky Fitrianto)

Termasuk posisi para pemohon yang dicantumkan termasuk penjelasan kerugian konstitusional dan pertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Pemohon supaya lebih bisa menguraikan legal standing yang bisa meyakinkan pada mahkamah, kerugian konstitusional pada konfederasi, kerugian konstitusional pada federasi, dan kerugian konstitusional pada pekerja,” kata Arief.

“Karena kalau uraiannya tidak jelas, tidak ada sebab akibat, bisa saja kita nanti kalau (menilai) konfederasi dan federasi tidak punya legal standing dan yang punya legal standing hanya pekerja saja,” tambahnya.

Begitu juga perbaikan pada posita dan petitum yang dicantumkan di dalam berkas gugatan para pemohon.

Baca Juga:

Kemendagri Minta Politisi Daerah Sosialisasikan UU Cipta Kerja

Arief Hidayat memberikan waktu maksimal 14 hari terhitung semenjak hari ini untuk menyerahkan hasil perbaikan.

“Jadi kami tunggu perbaikan pada hari Senin 7 Desember 2020,” ucap Arief.

Mendapati saran dan masukan dari hakim MK, tim kuasa hukum pemohon yang merupakan dari kelompok KSPI pimpinan Said Iqbal dan KSPSI pimpinan Andi Gani Nena Wea menyatakan menerima dan mengikuti arahan yang disampaikan dalam persidangan.

“Kami akan perbaiki dan kami ucapkan terima kasih,” jelas kuasa hukum pemohon, Andi Asrun dalam persidangan. (Knu)

Baca Juga:

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasar Tanah Abang Membeludak, Pemprov DKI Batasi Pengunjung 50 Persen
Indonesia
Pasar Tanah Abang Membeludak, Pemprov DKI Batasi Pengunjung 50 Persen

Mulai hari ini, Pemprov DKI melakukan pengetatan pengawasan prokes di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan pembatasan pengunjung 50 persen dari kapasitas.

[Hoaks atau Fakta]: Urus SIM dan SKCK Wajib Bawa Sertifikat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Urus SIM dan SKCK Wajib Bawa Sertifikat Vaksinasi COVID-19

Kebijakan untuk mengurus SIM wajib sudah vaksinasi COVID-19 pernah dibuat di Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dan Polres Indragiri Hilir, Riau.

Doni Monardo Ingin BNPB Tetap Prioritaskan Program Penanggulangan Bencana
Indonesia
Doni Monardo Ingin BNPB Tetap Prioritaskan Program Penanggulangan Bencana

Hati dan pikiran harus dicurahkan karena tugas kita adalah membantu masyarakat yang terdampak bencana

Abaikan Instruksi Pemerintah, Gibran Izinkan Warga Solo Mudik Lokal
Indonesia
Abaikan Instruksi Pemerintah, Gibran Izinkan Warga Solo Mudik Lokal

"Sejauh ini masih kita bolehkan (mudik lokal). Solo itu kota kecil banget. Jadi masih kita perbolehkan mudik lokal," ujar Gibran di Balai Kota, Jumat (7/5)

Gibran Pamer Mobil Listrik Klasik Wisata, Menperin: Mobilnya 'Smooth'
Indonesia
Gibran Pamer Mobil Listrik Klasik Wisata, Menperin: Mobilnya 'Smooth'

Ia menegaskan untuk wisata lain di Bali, Solo, dan Yogyakarta bisa gunakan kendaraan ramah lingkungan

[HOAKS atau FAKTA]: Lowongan Kerja Crew Runner PON Papua 2020 Digaji Rp 4,5 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Lowongan Kerja Crew Runner PON Papua 2020 Digaji Rp 4,5 Juta

Beredar sebuah pesan berantai di whatsapp yang berisi lowongan pekerjaan sebagai Crew Runner sebanyak 900 orang untuk event PON XX Papua 2020 selama September hingga Oktober 2021.

4 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi
Indonesia
4 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi empat jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Kuasa Hukum Pikir-pikir Banding Vonis 8 Bulan Penjara Rizieq Dkk
Indonesia
Kuasa Hukum Pikir-pikir Banding Vonis 8 Bulan Penjara Rizieq Dkk

Tim kuasa hukum masih mempertimbangkan banding atas vonis majelis hakim yang dijatuhkan terhadap terdakwa Rizieq Shihab dan lima terdakwa lain atas kasus kerumunan Petamburan.

75 Pegawai KPK Tetap 'Ngantor' Meski Tak Dilantik Jadi ASN
Indonesia
75 Pegawai KPK Tetap 'Ngantor' Meski Tak Dilantik Jadi ASN

"Tetap masuk kantor seperti biasa. Nggak ada perbedaan, kawan-kawan tetap memberi dukungan kepada kami," kata Yudi

Utang Luar Negeri Indonesia Capai 38,1 Persen Dari PDB
Indonesia
Utang Luar Negeri Indonesia Capai 38,1 Persen Dari PDB

Utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) USD200,2 miliar dan sektor swasta termasuk BUMN USD208,4 miliar.