Sidak 3 Restoran Jakarta, Anies Sebut Ada yang Kena Denda Rp 50 Juta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) saat sidak terkait PPKM Mikro di Kemang, Jaksel, Jumat (18/6). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Selatan)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) tiga tempat makan di Jakarta yakni Restoran Le Quartier di Kebayoran Baru, Ruci’s Joint Senopati, serta 15 Park Kemang dalam pendisiplinan PPKM Mikro.

Sidak dilaksanakan oleh Gubernur Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mulyo Aji.

Anies menemukan beragam pelanggaran di antaranya kapasitas restoran yang lebih dari 50 persen serta tempat duduk yang tidak mematuhi protokol kesehatan karena jarak kursi pengunjung yang berdekatan.

Baca Juga:

Kasus Baru COVID-19 Hampir 5 Ribu, Anies: Rekor Tertinggi Selama Pandemi

“Saya bersama Pak Kapolda dan Pangdam memeriksa langsung beberapa, kita masih menemukan praktik tidak bertanggung jawab dari para pengelola di mana kapasitas tempat yang maksimal 50 persen terlampaui,” ujar Anies usai sidak.

Anies juga langsung menemui seluruh pengelola tempat makan tersebut dan menunjukkan masing-masing pelanggaran beserta konsekuensi yang akan dihadapi, yaitu denda hingga penutupan sementara sebagai upaya agar pengelola dapat menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan PPKM Mikro.

"Kami menemukan tadi beberapa yang langsung kemudian ditutup didenda, bahkan ada yang sampai didenda Rp 50 juta dan tidak bisa beroperasi. Untuk pelanggaran pertama adalah 1x24 jam, ditutup langsung satu jam sejak ditemukan pelanggaran," tegas Anies.

  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) saat sidak terkait PPKM Mikro di Kemang, Jaksel, Jumat (18/6). (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) saat sidak terkait PPKM Mikro di Kemang, Jaksel, Jumat (18/6). (Foto: MP/Asropih)

Anies juga meminta pengelola untuk menegakkan aturan PPKM Mikro dan mengingatkan jika pengelola membiarkan adanya pelanggaran prokes, maka secara tak langsung mereka ikut mengirimkan orang ke rumah sakit akibat orang tersebut terpapar di tempat makan.

"Saya ingin sampaikan kepada semua, mari ambil sikap bertanggung jawab, maksimal 50 persen bukan semata-mata ketaatan pada aturan, tapi ini tentang menyelamatkan saudara sebangsa dari keterpaparan,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Anies, pada para pengelola restoran, kafe dan rumah makan, pikirkan keselamatan untuk menerapkan proses yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:

COVID-19 Meroket, Anies Tindak Kegiatan Lewat Jam 9 Malam Tanpa Kompromi

Anies juga meminta masyarakat untuk aktif jika menemukan adanya pelanggaran sekaligus menitipkan pesan jika ingin makan di sebuah tempat, pastikan kapasitasnya kurang dari 50 persen. Jika lebih dari itu, maka hindari sehingga akan meminimalisir potensi keterpaparan COVID-19.

"Bila Anda mendatangi sebuah restoran, sebuah rumah makan, terlihat tanda-tanda sudah penuh, putar balik cari tempat yang kosong, jangan masuki tempat yang sudah penuh. Makanan saat ini mungkin terasa enak, tapi bila Anda terpapar, rasa enak itu hilang sama sekali,” tandas Anies. (Asp)

Baca Juga:

Anies Minta Warga Tak Keluar Rumah Pada Akhir Pekan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

"Penyidik Tipikor khusus red notice dan Tipidum terkait surat jalan tengah fokus pemberkasan. Doakan segera tahap satu," kata Awi

Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB
Indonesia
Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB

Hampir setiap tahun peristiwa teror dilakukan oleh KKB terhadap masyarakat sipil

Kisah Mantan Napi Terorisme Beri Pelatihan Pertanian dan Peternakan untuk Santri
Indonesia
Kisah Mantan Napi Terorisme Beri Pelatihan Pertanian dan Peternakan untuk Santri

Pondok Pesantren Al-Hidayah berada di bawah pimpinan Khaerul Ghazali yang merupakan eks napi terorisme.

PPKM Darurat Jangan Sampai Timbulkan Banyak Korban di Kalangan Pekerja
Indonesia
PPKM Darurat Jangan Sampai Timbulkan Banyak Korban di Kalangan Pekerja

Kelompok buruh menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dibuat pemerintah berpotensi berdampak bagi kelompok pekerja.

Sisa Waktu 2 Bulan, PSI Minta Anies Tak Menunda-nunda Pembahasan Anggaran 2021
Indonesia
Sisa Waktu 2 Bulan, PSI Minta Anies Tak Menunda-nunda Pembahasan Anggaran 2021

Pembahasan anggaran tersebut sudah terlambat hampir 3 bulan dari jadwal.

Keraton Yogyakarta Buka Lowongan Abdi Dalem, Ini Persyaratannya
Indonesia
Keraton Yogyakarta Buka Lowongan Abdi Dalem, Ini Persyaratannya

Posisi Abdi Dalem yang tengah dicari berada di bagian Kawedanan Hageng Punakawan Kridhomardowo (Divisi Kesenian dan Pertunjukan Karaton Yogyakarta).

Kelompok Ojol Geram Namanya Dicatut untuk Provokasi Demo Menentang PPKM
Indonesia
Kelompok Ojol Geram Namanya Dicatut untuk Provokasi Demo Menentang PPKM

Poster itu berisi ajakan untuk melakukan aksi massa dan provokasi

Ahok Usulkan Superholding BUMN, Begini Tanggapan Dahlan Iskan
Indonesia
Ahok Usulkan Superholding BUMN, Begini Tanggapan Dahlan Iskan

Tidak semua negara bisa berhasil meniru langkah Temasek Singapura dalam membentuk superholding

KBRI Beirut Beberkan Kondisi WNI Pascaledakan Lebanon
Dunia
KBRI Beirut Beberkan Kondisi WNI Pascaledakan Lebanon

Ledakan besar terjadi di Ibu Kota Lebanon, Beirut, Selasa (4/8) sore waktu setempat.

Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Indonesia Maju
Indonesia
Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Indonesia Maju

"Mari bersatu mewujudkan Indonesia yang maju," tutur Idham