Siapkan Obat-Obatan dalam Tas Wisata Kamu! Bawalah obat-obatan selagi traveling. (Foto: NutraIngredients-USA)

TAK ada orang yang mau sakit terlebih bila tengah berwisata. Amit-amit deh sakit saat traveling sama saja dengan kehancuran.

Meskipun demikian tak ada salahnya kalau kamu menyiapkan obat-obatan meskipun tengah melancong. Tidak ada yang tahu kapan sakit akan menyerang.

Tentunya berbeda dengan seseorang yang memang tengah dalam masa pengobatan atau disarankan oleh dokter untuk mengonsumsi obat-obatan. Menurut laman Go-Dok ada dua jenis obat yang dibawa obat tanpa resep atau obat dengan resep dokter.

obat traveling
Bawalah obat selama traveling. (Foto: Pixabay/qimono)

Persiapan ini akan memudahkan kamu disaat sakit menyerang. Apalagi bila tidak tahu situasi maupun kebiasaan di satu daerah. Bisa jadi destinasi wisata yang kamu tuju berjarak jauh dari akses kesehatan seperti apotik atau toko obat.

Disarankan oleh situs kesehatan Go-Dok, obat saat traveling yang tidak boleh lupa untuk dibawa adalah obat demam, flu dan batuk, obat anti mabuk, obat anti alergi dan P3K. Selain itu, Anda juga perlu bertanya kepada dokter mengenai obat-obat khusus apa yang harus Anda bawa jika berpergian ke tempat-tempat tertentu.


Obat dengan Resep Dokter

Buat kamu yang memang tengah menjalani terapi pengobatan maka mutlak harus berkonsultasi pada dokter. Bawalah obat yang telah diresepkan oleh dokter kamu. Hitunglah kebutuhan obat yang harus dikonsumsi dengan lamanya kamu melancong. Perhitungkan pula bila terjadi kendala selama melakukan traveling. Seperti pesawat yang delay atau kondisi cuaca yang tidak baik untuk bepergian. Kamu juga bisa membawa resep obat dokter. Itu dilakukan bila kamu tidak bisa membawa terlalu banyak suplai obat-obatan. Gunanya bisa membeli obat di apotik berbekal resep itu.

Menurut informasi dari Everydayhealth.com, Anda juga perlu bertanya kepada dokter mengenai obat-obat khusus apa yang harus Anda bawa jika berpergian ke tempat-tempat tertentu. Ada beberapa wilayah yang menjadi epidemi penyakit tertentu. Dokter akan memberikan saran medis dan tindakan pencegahan agar tidak terjangkit penyakit itu. Seperti obat antimalaria bila hendak ke Afrika.

obat traveling
Berkonsultasilah ke dokter bila bepergian ke daerah epidemi. (Foto: Pixabay/DarkoStojanovic)


Obat Tanpa Resep

Obat seperti ini bebas dijual di apotik atau toko obat di tujuan wisata kamu. Namun tak ada salahnya membawa sendiri untuk tindakan berjaga-jaga.

Obat demam, flu dan batuk
Obat-obatan umum seperti Paracetamol penting kamu bawa saat sedang traveling. Perjalanan jauh dari kota asal membuat tubuh kelelahan. Biasanya ini membuat tubuh menjadi rentan terkena demam, flu dan batuk.

Obat anti mabuk
Kondisi mabuk dalam perjalanan sungguh menyiksa para pelancong. Mabuk darat, laut dan udara, membuat tubuh menjadi lemas. Membutuhkan waktu untuk mengembalikan tubuh pada kondisi normal. Membawa obat anti mabuk akan sangat membantu Anda untuk tetap nyaman setelah berada di dalam angkutan yang membawa kamu pada tujuan wisata.

obat travel
Bawalah obat-obatn P3K. (Foto: Pixabay/3dman_eu)

Obat anti alergi
Yang paling tidak mengenakan saat traveling adalah alergi. Kondisi ini benar-benar dapat menghancurkan traveling kamu. Kemungkinan yang dapat terjadi adalah udara yang ekstrem, tempat berdebu, atau serangga-serangga yang muncul di tempat tersebut. Untuk itu, Anda disarankan membawa Antihistamin jika sewaktu-waktu alergi menyerang.

P3K
Persiapan P3K seringkali luput dari perhatian para traveler. Walaupun tidak diinginkan terjadi, kecelakaan dalam bentuk apapun. Seperti terjatuh, terpeleset dan sebagainya. Barang-barang yang harus dibawa antara lain adalah kapas, perban dan obat antiseptik. Jangan sampai liburan Anda terganggu hal-hal kecil yang menyebalkan ini!

Tidak ada yang mau pelancongannya berubah runyam. Jadi selalu mempersiapkan segala sesuatu dengan baik. Semoga bermanfaat! (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH