Siapkan Mental! Tanda-Tanda ketika Dia Sudah Enggak Tertarik Lagi Beberapa pasangan memiliki keretakan hubungan yang panjang dan tak diketahui. (Foto: Pixabay/Pankaj_chaudhary)

ADA hubungan asmara yang hilang di atas kemarahan, pertengkaran, dan emosi. Namun di kasus lain, perubahannya lebih halus, dengan jarak bertahap di antara pasang itu sampai tiba-tiba hubungan itu menjadi terlalu luas untuk dilintasi.

Apa saja tanda-tanda pasangan kehilangan minat dan apa yang dapat dilakukan untuk menilai situasi? Seperti dikutip Fatherly, inilah yang perlu diketahui.

Baca Juga: 4 Tips untuk Mengencani Pasangan yang Introver

1. Tidak punya waktu untuk kamu

Sudah tidak ada waktu lagi bersama pasangan harus dikhawatirkan. (Foto: Pixabay/panajiotis)
Sudah tidak ada waktu lagi bersama pasangan harus dikhawatirkan. (Foto: Pixabay/panajiotis)

Jika rasanya pasangan menghindari kamu, atau mereka selalu mengabaikan rencana karena satu dan lain alasan, mungkin ada alasan untuk dikhawatirkan. Pasangan seharusnya ingin menghabiskan waktu bersama dan ketika mereka terus menerus menghindar itu adalah tanda bahaya yang pasti.

Carrie Krawiec, terapis perkawinan dan keluarga berlisensi Birmingham Maple Clinic di Troy, Michigan, mengatakan bahwa pasangan harus menentukan apa yang membentuk waktu berkualitas satu sama lain dan menjadikannya prioritas.


2. Enggak ada lagi keromantisan

Kalau tak ada lagi keromantisan berarti percikan belum padam. (Foto: Pixabay/3194556)
Kalau tak ada lagi keromantisan berarti percikan belum padam. (Foto: Pixabay/3194556)

Bahkan meski kamu menghabiskan waktu bersama pasangan, hal itu tidak berarti "percikan" belum padam. Pasangan kamu bisa berhenti berpegangan tangan atau bersikap penuh kasih sayang, tidak peduli tentang apa yang menarik bagi kamu, lebih suka melihat penampilan mereka, dan seks mungkin menjadi kenangan. Ini semua bisa menjadi tanda bahwa hubungan kamu mungkin kehilangan semangat.

Krawiec mengatakan agar jangan terlalu fokus pada hal-hal besar dan kamu bisa memulai lagi untuk hal-hal kecil yang akan menyalakan kembali gairah yang meredup.


3. Kamu bukan prioritas lagi

Enggak menjadikan pasangan prioritas berarti tidak menganggap serius hubungan. (Foto: Pixabay/366308)
Enggak menjadikan pasangan prioritas berarti tidak menganggap serius hubungan. (Foto: Pixabay/366308)

Kamu harus menjadi yang pertama dalam hubungan. Tapi tentu saja, ada di mana anak-anak yang jadi prioritas, tetapi kamu dan pasangan orang nomor satu dalam hubungan satu sama lain. Jika pasangan kamu lebih tertarik untuk bersama teman dan memanjakan hobi lain, maka mereka tidak menganggap serius hubungan itu.

Untuk mendapatkan akar dari ini, Krawiec mengatakan bahwa penting untuk memahami apa yang mendorong pasangan untuk melakukan kegiatan lain.

Baca Juga: Kamu Mencintainya Tapi Ingin Putus? 5 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya


4. Hindari perdebatan

Tidak ingin berdebat berarti sudah tak lagi tertarik memperbaiki masalah. (Foto: Pixabay/MabelAmber)
Tidak ingin berdebat berarti sudah tak lagi tertarik memperbaiki masalah. (Foto: Pixabay/MabelAmber)

Kamu akan berpikir bertengkar akan menjadi pertanda bahwa pernikahan sedang dalam kesulitan. Tetapi faktanya, ketidaksepakatan terjadi sepanjang waktu dalam suatu hubungan, dan jika pasangan lebih memilih diam daripada berbicara melalui suatu masalah, itu justru pertanda masalah. Ini bisa berarti bahwa mereka tidak lagi tertarik untuk memperbaiki masalah dalam hubungan.

“Ketika pasangan dapat mengungkapkan, berbagi, menghibur satu sama lain, mereka melepaskan hormon stres yang baik untuk pemberi dan penerima."


5. Sumbu pendek

Mudah terganggu berarti segalah hal gampang memicu pertengkaran. (Foto: Pixabay/Free-Photos)
Mudah terganggu berarti segalah hal gampang memicu pertengkaran. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Jika pasangan kamu mulai kehilangan minat, setiap hal mulai dari cara kamu mengunyah makanan hingga suara napas bisa memicu ketidaksukaan mereka, memicu pertengkaran dan ketidaksepakatan atas hal-hal yang paling sepele.

"Lebih baik melakukan percakapan yang jujur daripada membiarkan kebencian dan kejengkelan yang mendasarinya mendidih dan meluap," kata Celia Schweyer, pakar hubungan di Datingscout.com.


6. Membalikan fakta

Ketika pasangan mencoba mengganggu berarti membuat kamu menjauh. (Foto: Pixabay/Claudio_Scott)
Ketika pasangan mencoba mengganggu berarti membuat kamu menjauh. (Foto: Pixabay/Claudio_Scott)

Ketika seseorang kehilangan minat dalam hubungan, mereka mungkin melakukan hal-hal seperti memilih untuk bertengkar untuk mengganggu kamu dan membuat kamu menjauh.

"Ketika kamu akhirnya menyerah," kata Schweyer, "mereka akan menyalahkan kamu dan memberi tahu bahwa kamu tidak cukup sabar atau tidak cukup mencintai mereka untuk menjaga hubungan." Jika ini terjadi, hadapi saja.


7. Penghinaan

Menunjukkan penghinaan ke kamu sangat serius dalam sebuah hubungan. (Foto: Pixabay/RyanMcGuire)
Menunjukkan penghinaan ke kamu sangat serius dalam sebuah hubungan. (Foto: Pixabay/RyanMcGuire)

Ini mungkin adalah tanda yang paling terang-terangan dan kamu tidak akan kesulitan mengidentifikasi. Tetapi, jika itu muncul dalam hubungan kamu, itu harus segera diatasi. Penghinaan adalah pembunuh hubungan palng utama, membuat seseorang merasa tidak berharga.


"Penghinaan adalah ketidaksukaan umum untuk pasangan kamu," kata Krawiec. “Ini ditandai dengan pemanggilan nama, delikan mata, sumpah serapah, sarkasme. Jika ada penghinaan dalam hubungan, itu adalah pertanda bahwa ada perasaan terluka, kebutuhan yang tidak pernah terdengar, dan semakin menghilangnya sumber daya." (*)

Baca Juga: Wanita Karier Rentan Ditinggal Selingkuh Suami, Yuk Lihat Jalan Keluarnya

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy