Siang ini Warga Korban Banjir Jakarta Gugat Pemprov DKI ke PN Jakarta Pusat Banjir yang terjadi di awal tahun ini. (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta siang ini akan melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melalui mekanisme class action ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

"Hari ini sekitar siang lah habis makan siang sekitar jam 2an untuk memasukan gugatannya ke (pengadilan) Jakpus," kata Koordinator Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta, Diarson Lubis saat dikonfirmasi, Senin (13/1).

Baca Juga:

Fraksi PAN DPRD DKI: Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies

Diarson mengatakan, sudah ada sekitar 700 warga yang melapor ke alamat email pengaduan resmi Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta. Tapi sebanyak baru 270 berkas yang datanya lengkap.

"Yang masuk ke kami kira-kira 700an lah. Tapi dari situ yang lengkap setelah kita verifiasi datanya ada 270an," papar dia.

Mesin pompa pengendali banjir mobile. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Mesin pompa pengendali banjir mobile. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Diarson menerangkan, dari sekitar 270 laporan hanya 20 orang yang diberi kuasa untuk gugatan perdata ganti rugi ke Pemprov DKI akibat banjir awal tahun 2020 lalu yang merendam Jakarta.

"Iya berdasarkan data yang lengkap. Berdasarkan data yang lengkap itu kami tarik perwakilannya 20 orang (Tanda tangan yang beri kuasa)," paparnya.

Baca Juga:

Wakil Ketua DPRD DKI Nilai Pembentukan Pansus Banjir Tidak Penting

Lebih lanjut, kata Diarson, dari sekitar 270 orang yang mengirim laporan ke pihaknya tercatat kerugian yang dihitung mencapai Rp 43 miliar.

"Kalau sementara sampai malam 43 miliar. Tapi kita masih input juga terakhir," paparnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH