Shinta Bachir Buka Restoran Di Bandara, Seperti Apa Menunya? Shinta Bachir bisnis kuliner (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

AKTRIS Shinta Bachir tampak sangat sibuk di meja kasir itu. Bukan, dia tidak sedang menghitung uang. Dia sedang meracik bahan-bahan makanan untuk dijadikan makanan khas Gresik bernama Nasi Krawu.

Kedua tangan dia sangat andal. Ia menata satu persatu isi lauk Nasi Krawu, mulai dari semur daging, sambal terasi, hingga serundeng. Tak sampai 5 menit, satu porsi Nasi Krawu dalam piring yang terlihat sangat menggiurkan sudah tersaji di kedua tangannya.

Baca juga:

Sukses Bertahan Hingga 45 Tahun, Ini Dia Rahasia Bisnis Kuliner Sarirasa Group

Nasi krawu merupakan salah satu menu andalan restoran baru milik Shinta Bachir, bernama Foodbank. Shinta meresmikan restoran yang berlokasi di lantai 3 terminal 3 Bandara Soekarno Hatta itu, Jumat (27/12). "Nah ini dia nasi krawu buatan saya, rasanya dijamin enak," paparnya menyapa para awak media.

Shinta Bachir memamerkan Nasi Krawu buatannya (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Pada kesempatan itu, aktris yang sering terlibat dalam film horor itu sengaja mengundang awak media untuk mencicipi menu-menu makanannya. Termasuk merahputih.com, yang kedapatan mencicipi menu ayam geprek.

Rasa ayam gepreknya benar-benar cocok di lidah orang Indonesia. Daging ayamnya diolah begitu empuk, dan bagian kulit ayamnya memiliki kegurihan yang tidak berlebihan. Soal sambal, jangan ditanya, siap membuat lidahmu terbakar. Pencinta sambal pasti ketagihan.

Shinta memang sengaja menyajikan beragam menu makanan khas Indonesia di restorannya itu. Bahkan, semua menu makanannya berasal dari resepnya sendiri. "Saya memang hobi masak, saya pilih menu yang pas di lidah orang Indonesia, kayak lontong sayur, ayam geprek, dan nasi krawu. Nanti juga akan ada gudeg," tuturnya.

Baca juga:

Nikmatnya Nasi Krawu Khas Gresik

Soal menu minuman, tak kalah menggiurkan. Ada aneka macam jus, milkshake, aneka es kopi, hingga es teh manis. Merahputih.com kebagian mencicipi milkshake oreo. Penyajian minuman ini begitu menarik, dengan satu butir oreo di atasnya, dan kue wafer roll sebagai alternatif lain sedotan.

Foodbank berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Menyeruput milkshake melalui kue wafer roll itu tidak ada duanya. Manisnya milkshake dan kue bercampur menjadi satu, menghasilkan rasa manis yang berbeda dan membuat lidah bergoyang. Dijamin, kamu akan susah berhenti menyedot milkshake itu. Segelas milkshake bisa habis dalam waktu dua menit karena saking nikmatnya.

Perempuan 33 tahun itu juga sengaja memilih lokasi restoran di wilayah bandara. Ia ingin membangun pemikiran bahwa makan di bandara tak harus selalu mahal. Para karyawan bandara dan penumpang pesawat bisa merapat ke resto ini kapanpun. "Jadi orang bisa kok, makan dengan harga segini (murah) di bandara," tegas pemain film Taring itu.

Shinta kepincut dengan bisnis kuliner yang menjanjikan (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Berwirausaha memang sedang tren di kalangan selebriti. Terlebih berbisnis fesyen dan produk kecantikan. Namun, Shinta lebih kepincut untuk terjun di bisnis kuliner lantaran tak ada matinya. "Ya kalau orang beli baju kan setahun sekali, tapi kalau makan pasti setiap hari," imbuhnya.

Perempuan kelahiaran Wonosobo itu pun sangat senang pada akhirnya bisa membuka bisnis kuliner setelah sekian lama mengumpulkan modal. Apalagi bisnisnya itu berada di wilayah elit seperti bandara yang tentunya sangat cocok menjadi ladang uang.

Meski sempat kesulitan pada awalnya, dia yakin ke depannya bisa semakin memajukan bisnisnya itu. "Memang susah di awal ya, tapi kalau udah tahu 'jalannya' gampang," pungkas Shinta Bachir dengan wajah berseri. (Ikh)

Baca juga:

5 Artis Ini Laris Manis Tekuni Bisnis Kuliner Kreasi Daerah

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH