Seulawah Pesawat Pertama Indonesia, Sumbangan Rakyat Aceh Pesawat Dakota Seulawah RI 001 di Museum Transportasi, TMII, Jakarta. (Foto: MerahPutih/Arie Majorca)

MerahPutih Nasional - Pesawat terbang berjenis Douglas C47 bernomor registrasi RI-001 bernama Dakota Seulawah ini adalah pesawat terbang pertama yang dimiliki oleh Indonesia. Pesawat dibeli dari sumbangan warga Aceh.

Pesawat tersebut dibeli dari hasil pengumpulan dana Dakota Fund ketika presiden Sukarno berpidato tanggal 16 Juni 1948 di Aceh Hotel. Pidato tersebut berhasil membangkitkan semangat nasionalisme rakyat Sumatra, khususnya Aceh. Tidak lebih dari seminggu akhirnya terkumpul dana sebesar 120.000 dolar Singapura dan 20 kg emas dari para saudagar Aceh.

Semua masyarakat Aceh waktu itu ikut menyumbangkan harta pikiran dan tenaga untuk negara kesatuan RI yang baru berdiri itu. Pesawat pertama yang digunakan oleh Presiden Indonesia pertama waktu itu merupakan lambang bergabungnya Aceh dalam negara kesatuan RI.

Pesawat Dakota RI-001 Seulawah menjadi pesawat pertama yang dimiliki rakyat Indonesia yang sangat berjasa besar dalam perjuangan awal pembentukan negara Indonesia. Moda transportasi ini menjadi cikal bakal berdirinya perusahaan penerbangan niaga pertama, Indonesian Airways dan mendorong dibukanya jalur penerbangan Jawa-Sumatra bahkan hingga ke luar negeri.(Baca juga: Tahun 2001 Kebangkitan Transportasi Udara)

Selain itu, pesawat ini juga menjalankan tugas rahasia untuk menyeludupkan senjata, amunisi dan alat komunikasi dari Burma ke Aceh yang diterima oleh pimpinan Seulawah RI-001 Opsir Udara Wiweko Soepono. Peran penting lainnya yang diemban oleh pesawat Dakota Seulawah ini yaitu membawa tokoh-tokoh bangsa ke dunia Internasional untuk membangun dan menjalin hubungan internasional guna menghasilkan pengakuan dan dukungan kepada Republik Indonesia secara de facto. (cpy)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH