Setuju Demokrat Bergabung 01, Nasdem: Mereka Tak Pernah Sebar Hoaks dan SARA Politikus NasDem Irma S Chaniago (Foto/Istimewa)

MerahPutih.Com - Wacana bergabungnya Partai Demokrat dengan koalisi Indonesia Kerja yang mengusung pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf mendapat tanggapan beragam dari politisi dan pengamat politik. Di luar pro dan kontra masuknya Demokrat ke kubu Jokowi-Ma'ruf, sambutan positif datang dari politikus Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago.

Irma Suryani Chaniago menyatakan, koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf bersedia membuka pintu bagi Demokrat. Alasannya, selama ini Partai Demokrat memiliki rekam jejak yang baik. Terlepas, kader-kader Demokrat sebelumnya gencar berkampanye untuk Prabowo-Sandi.

Selain itu, lanjut Irma, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ini selalu santun dalam berpolitik.

"Saya kira kami di TKN akan senang tentu jika Demokrat bergabung. Karena kami bisa melihat sikap Kenegarawanan Pak SBY dalam menjaga Indonesia dari perpecahan akibat hoaks, fitnah dan SARA," jelas Irma saat dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (9/6).

Elite TKN Hasto Kristiyanto dan Irma Chaniago bersama Presiden Jokowi
Elite TKN Hasto Kristiyanto dan Irma S Chaniago bersama Presiden Jokowi (Foto: screenshot video/twitter)

Irma kemudian menegaskan jika ingin negara ini maju, maka jangan ada lagi jurang pemisah hanya karena berbeda pilihan politiknya.

"Sejak awal Presiden Jokowi selalu bilang bahwa, Indonesia ini akan lebih hebat lagi jika dibangun bersama-sama," ucap Irma.

Dengam begitu, jelas Irma, Jokowi ingin lawan politiknya bergabung di pemerintahan.

"Artinya Presiden mengajak semua parpol yang memiliki visi dan misi sama untuk ikut bersama sama dlm pemerintahan. Tetapi sekali lagi kami tekankan bahwa hanya untuk parpol yg memiliki visi dan misi yg sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta berkomitmen membangun indonesia bersama," imbuh Irma.

Saat disinggung soal kepastian Demokrat bergabung, mantan aktivis buruh ini mengaku belum mendapat informasi.

BACA JUGA: Merasa Dicurangi, Caleg PDIP Batam Ajukan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Demokrat Dinilai Masih Abu-Abu, TKN: Sudah Waktunya Demokrat Bicara Sikap Politik

Seperti diketahui, Partai Demokrat menyebut hubungannya dengan Koalisi Adil Makmur, yang mengusung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, terganggu. Mereka seperti merasa tidak lagi berkoalisi dengan 02.

Demokrat pun mengaku akan mempertimbangkan dengan sangat jika Jokowi meminang untuk bergabung, meski hingga saat ini belum ada ajakan dari paslon nomor urut 01 itu.

"Memang komunikasi berjalan terus dengan baik dan normal, kami harap semuanya akan berakhir baik," kata Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH