Setu Babakan Diprediksi Bakal Dibanjiri Wisatawan Hari Ini Pintu Gerbang Kampung Betawi, Setu Babakan (foto: Facebook)

Merahputih.com - Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Jakarta Selatan memprediksi puncak kunjungan wisatawan pada libur panjang cuti bersama terjadi hari ini.

"Puncaknya hari ini, biasanya Ahad penuh oleh para sepeda dan pejalan kaki," ujar Kepala UPK PBB Setu Babakan Imron, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Minggu (1/11).

Baca Juga:

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Momen Libur Panjang Menurun

Sejak libur cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW, UPK PBB Setu Babakan telah ramai dikunjungi wisatawan mulai Rabu (28/10).

Berdasarkan catatan, jumlah pengunjung pada Rabu (28/10) sebanyak 1.106 orang, lalu Kamis (29/10) sebanyak 1.903 orang dan Jumat (30/10) hanya 586 orang.

Jumlah pengunjung pada Sabtu (31/10) mengalami peningkatan dari hari sebelumnya, yakni 1.948 orang pengunjung.

Jumlah pengunjung ini sudah dibatasi sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yakni sekitar 50 persen dari total kapasitas.

"Di hari normal sebelum pandemi, jumlah pengunjung UPK PBB Setu Babakan rata-rata mencapai 4.000 hingga 5.000 orang per hari," beber dia.

Selama musim libur ini, UPK PBB Setu Babakan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat bagi wisatawan dan juga bagi pedagang yang berjualan di dalam kawasan wisata tersebut.

UPK PBB Setu Babakan memiliki petugas piket khusus bersama Satgas COVID-19 dari unsur tiga pilar (Polisi, TNI dan Satpol PP) yang berjaga di pintu masuk.

"Protokol kesehatan sudah pasti kita jalankan, setiap pengunjung yang datang wajib ukur suhu tubuh, wajib cuci tangan sebelum masuk, memakai masker dan menjaga jarak," katanya.

Pengunjung menikmati wisata air di pinggir Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan di musim libur cuti bersama, Sabtu (31/10/2020) (ANTARA/HO-UPK PBB Setu Babakan)

Demikian pula kepada para pedagang yang berjualan di area Setu Babakan, diberlakukan sistem ganjil genap.

Pedagang juga tidak dibolehkan menyediakan tempat duduk lesehan, pedagang hanya dibolehkan menyediakan kursi dengan menjaga jarak.

Operasional kawasan wisata UPK PBB Setu Babakan buka dari jam 09.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Jam operasional ini juga dibatasi sesuai aturan PSBB transisi, sebelum pandemi, Setu Babakan beroperasi hingga pukul 18.00 WIB.

Setiap akhir pekan, sebagaimana dikutip Antara, UPK PBB Setu Babakan ramai dipadati pengunjung sejak pagi, khususnya warga yang berolahraga jalan kaki maupun sepeda.

Kawasan tersebut kerap jadi perlintasan para pesepeda yang bersepeda secara berkelompok dengan rute Jagakarsa.

Selain bisa menikmati wisata alam berupa setu, dengan bermain perahu atau naik bebek-bebekan, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kuliner yang tersaji, seperti kelapa muda, bakso, ketoprak, mie ayam, kerak telor, bir pletok dan masih banyak lagi.

Baca Juga:

509 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta saat Libur Panjang

Menikmati pemandangan alam, duduk di pinggir Setu Babakan yang memiliki luas kawasan 32 hektare, sambil mencicipi hidangan dengan semilir angin menjadi sensasi yang tak terlupakan jika berkunjung ke kawasan wisata tersebut.

Pengunjung juga bisa menikmati terapi ikan, di kolam ikan terapi yang berada di dalam kawasan UPK PBB Setu Babakan, atau belajar silsilah budaya Betawi. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sabtu (7/8), Pemprov DKI Siapkan 5 Titik Vaksinasi Keliling
Indonesia
Sabtu (7/8), Pemprov DKI Siapkan 5 Titik Vaksinasi Keliling

Langkah ini sebagai upaya pemerintah DKI dalam menangani COVID-19 dan mempercepat penyelesaian wabah virus corona.

Peningkatan Aktivitas Merapi Turunkan Kunjungan Wisata ke Yogyakarta
Indonesia
Peningkatan Aktivitas Merapi Turunkan Kunjungan Wisata ke Yogyakarta

Peningkatan aktivitas Gunung Merapi turut menyebabkan penurunan kunjungan wisata di wilayah DIY.

Update COVID-19 Rabu (27/1): Pasien Sembuh Lebih dari 800 Ribu
Indonesia
Update COVID-19 Rabu (27/1): Pasien Sembuh Lebih dari 800 Ribu

Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR)

KPK Geledah Kantor Sambas Jaya Terkait Korupsi Pemkab Banjarnegara
Indonesia
KPK Geledah Kantor Sambas Jaya Terkait Korupsi Pemkab Banjarnegara

"Tim penyidik saat ini masih berada di lapangan untuk melakukan kegiatan dimaksud. Perkembangan informasi dari kegiatan ini nanti akan kami informasikan kembali," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (11/8).

Terpidana Suap Bansos Mengaku Tak Pernah Diminta Fee Oleh Juliari
Indonesia
Terpidana Suap Bansos Mengaku Tak Pernah Diminta Fee Oleh Juliari

terpidana kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan COVID-19, Harry Van Sidabukke menyatakan tidak pernah memberikan komitmen fee kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

[Hoaks atau Fakta]: BPOM Diancam Keluarkan Izin Darurat Vaksin COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: BPOM Diancam Keluarkan Izin Darurat Vaksin COVID-19

Video tersebut memperlihatkan Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Ansori Siregar yang mempertanyakan kredibilitas BPOM

Pegawai KPK Cabut Permohonan MK, Ini Alasannya
Indonesia
Pegawai KPK Cabut Permohonan MK, Ini Alasannya

Dalam pertimbangan putusan itu, MK menyatakan adanya ketentuan mekanisme pengalihan status pegawai KPK menjadi pegawai ASN

Dua Pekerja Tewas Tertimpa Runtuhan Proyek Rumah Tua di Bendungan Hilir
Indonesia
Dua Pekerja Tewas Tertimpa Runtuhan Proyek Rumah Tua di Bendungan Hilir

Dua pekerja bangunan tewas akibat tertimpa tembok saat keduanya melakukan renovasi rumah.

KPU Kabupaten/Kota Harus Pastikan Ad Hoc Non Partisipan
Indonesia
KPU Kabupaten/Kota Harus Pastikan Ad Hoc Non Partisipan

Pasca adanya Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, DKPP hanya menangani pelanggaran KEPP yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu dari lembaganya permanen.

Ratusan Pasien COVID-19 di 12 Puskesmas Dievakuasi ke RSD Wisma Atlet
Indonesia
Ratusan Pasien COVID-19 di 12 Puskesmas Dievakuasi ke RSD Wisma Atlet

Keseluruhan pasien COVID-19 yang telah dievakuasi oleh Dishub DKI sebanyak 27.012 orang