Setnov Minta Diperiksa KPK Usai Praperadilan Ketua DPR, Setya Novanto

MerahPutih.com - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengirimkan surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghormati praperadilan yang diajukan Setya Novanto dan menunda pemeriksaannya dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

"Saudara Setya Novanto memohon kepada pimpinan DPR untuk menyampaikan surat kepada KPK tentang langkah praperadilan tersebut, dengan penundaan pemeriksaan pemanggilan saudara Setya Novanto," kata Kepala Biro Pimpinan Kesetjenan DPR, Hani Tahapari di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/9).

Hani menambahkan, sebagai bahan pertimbangan dalam surat tersebut, disampaikan juga soal praperadilan yang pernah diajukan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan, ketika itu tersangka kasus dugaan gratifikasi.

Ketika itu, lanjut Hani, semua pihak termasuk KPK, menahan diri untuk tidak melakukan pemeriksaan sampai putusan praperadilan keluar dan sebagai bentuk menghormati proses hukum agara tak ada dirugikan.

KPK telah menjadwalkan pemeriksaan ulang Setnov pada pekan depan. Lembaga antirasuah itu berharap Setnov dapat memenuhi surat panggilan kedua yang sudah ditandatangani pimpinan KPK.

Ketua Umum Partai Golkar itu mangkir pada pemeriksaan kemarin, Senin (11/9) dengan alasan sakit. Kini, Setnov terbaring di Rumah Sakit (RS) Siloam Semanggi, karena menderita vertigo.

Sementara itu, sidang praperadilan yang diajukan Setnov di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang sedianya digelar hari ini ditunda pada Rabu (20/9). KPK yang meminta sidang ditunda karena perlu mempersiapkan sejumlah hal untuk menjawab permohonan Setnov. (Pon)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH