Setiap Stasiun MRT Fase II Bakal Punya Parkir Khusus Disabilitas? Suasana di stasiun MRT Jakarta. (MP/Asropih)

Merahputih.com - PT MRT Jakarta menyampaikan optimisme mereka untuk dapat menyediakan area parkir khusus disabilitas pada proyek pembangunan MRT fase II yang akan segera dimulai pada Maret 2020.

"Nanti di fase dua kita akan pertimbangkan. Kita akan coba untuk mencari tempat-tempatnya," ujar Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendy dalam acara pembukaan area parkir khusus disabilitas di Stasiun MRT Lebak Bulus Grab Jakarta Selatan, Kamis (20/2).

Baca Juga

Mengenal Lebih Dalam Tiga Bersaudara: KRL, MRT, dan LRT

Penyediaan area parkir khusus disabilitas di depan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Nehemia merupakan pilot project yang akan dijadikan standar dalam pembangunan MRT tahap berikutnya. "Jadi ini semacam pilot project atau percontohan, kemudian ke depan akan kita terapkan di fase satu inj dan juga di fase dua," terang dia.

Penyediaan parkir khusus disabilitas pada fase pertama di Stasiun MRT Lebak Bulus Grab bekerja sama dengan GKJ Nehemia sebagai pemilik area parkir.

Ke depan, MRT akan terus mengupayakan kerja sama, baik dengan pemerintah ataupun pihak swasta, untuk dapat memperoleh lahan yang dapat digunakan sebagai area parkir bagi penyandang disabilitas.

Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sementara itu, Retnowati salah satu penyandang disabilitas tunadaksa, mengaku bersyukur atas upaya PT MRT menyediakan area parkir tersebut. "Kami dari Komunitas Daun ingin mengucapkan terima kasih kepada MRT yang sudah memfasilitasi parkiran untuk kaum disabilitas, baik itu motor dan mobil," katanya.

Melihat kesukarelaan GKJ Nehemia untuk menyediakan area parkir khusus disabilitas bekerja sama dengan MRT, ia berharap pihak-pihak lain juga terdorong untuk mengikuti langkah tersebut.

Ia mengemukakan masih minimnya fasilitas umum yang dapat mengakomodasi kebutuhan para penyandang disabilitas menyulitkannya untuk lebih leluasa bepergian ke tempat-tempat umum.

"Selain parkiran, tentunya akses gedung. Saya rasa masih banyak gedung-gedung yang tidak akses," beber dia.

Baca Juga

MRT, Bukti Keberhasilan Jokowi Wujudkan Mimpi 'London Underground' di Jakarta

Dengan adanya pilot project tersebut, sebagaimana dikutip Antara, ia berharap pengelola fasilitas umum lain dapat ikut berlomba-lomba menyediakan fasilitas-fasilitas khusus lain yang dapat memudahkan akses para penyandang disabilitas.

"Harapan saya dengan adanya hal seperti ini dari MRT, tempat-tempat lain atau gedung-gedung lain terutama kantor pemerintahan, mal dan sebagainya mengikuti, menyediakan fasilitas parkir untuk kami," terangnya. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH