Setiap Orang Punya Potensi Kanker, Yuk Kenali Jenisnya Ilustrasi. (pixabay)

KANKER menjadi penyakit mematikan terbesar di dunia. IARC mengestimasi setiap tahunnya ada 21,6 juta kasus baru kanker. Bank Dunia juga mengungkapkan bahwa dana yang dialokasikan untuk penyakit tersebut berjumlah US$ 1,16 triliun.

Di Indonesia, setiap 14 menit satu orang terjangkit penyakit kanker. Siapa pun bisa terkena penyakit itu baik tua, muda, pria atau perempuan. Setiap orang punya potensi kanker berdasarkan jenis kelamin dan usia. Mengetahui ciri-ciri dan gejala awal kanker dapat meningkatkan peluang sembuh.

Ketua Komite Pengendalian Kanker Nasional Soehartati Gondhowiardjo mengungkapkan jenis kanker yang menyerang berbeda pada setiap jenis kelamin juga usia.

Berikut kanker yang terjadi pada tiap jenis kelamin dan usia.


1. Pria

a. Kanker paru-paru

Kanker paru-paru umumnya diderita perokok aktif. Ciri-ciri orang yang terjangkit kanker paru-paru ialah mengalami batuk terus-menerus dan sesak napas setelah aktivitas normal. Orang yang terindikasi kanker paru-paru juga mengalami nyeri pada dada dan tulang.

"Apabila keadaan terus berlanjut, Anda bisa menghubungi dokter spesialis paru-paru untuk diobservasi lebih lanjut," ujar dr Muhammad Subuh, Direktur Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.


b. Kanker usus

Pola makan yang tak sehat dan dilakukan secara terus-menerus dapat menimbulkan kanker usus. Ciri-ciri penyakit kanker usus, yakni nyeri perut, ambeien, anemia, dan muncul benjolan di perut. Kondisi semakin parah jika tinja mengeluarkan darah. Pada fase stadium lanjut, akan muncul pula darah dari anus.


c. Kanker prostat

Kanker prostat erat kaitannya dengan gangguan pada kelenjar prostat. Gangguan prostat ditandai dengan perubahan pada kebiasaan buang air kecil, aliran urine putus-putus, dan perih seperti terbakar saat buang air kecil. Kondisi itu semakin berbahaya jika muncul darah di urine dan nyeri saat ejakulasi.


2. Perempuan

a. Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang menakutkan bagi seorang perempuan. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara. Pada kanker payudara stadium satu, muncul benjolan berukuran 2 cm.
"Payudara orang Indonesia rata-rata berukuran lebih kecil daripada orang Eropa. Itu memudahkan dalam melakukan Sadari (Periksa Payudara Sendiri)," ucap Soehartati.

Gejalanya kanker payudara, yakni muncul benjolan di payudara serta warna payudara berubah. Jaringan payudara yang luas hingga ketiak juga dapat menyebar melalui getah bening di bawah ketiak.


b. Kanker serviks

Kanker serviks menyerang leher rahim pada organ reproduksi perempuan. Penyakit ini berbahaya dan mematikan bagi perempuan. Mendiang Julia Perez juga meninggal akibat mengidap penyakit ini dalam kurun waktu cukup lama.

Meski penyakit ini sulit dideteksi sejak awal, gejalanya bisa diketahui sejak awal. Jangan remehkan nyeri pada mulut rahim. Itu bisa jadi merupakan gejala awal kanker serviks. Perempuan yang mengidap kanker serviks stadium awal ditandai dengan adanya pendarahan tak normal pada organ genital Kondisinya berbeda dengan pendarahan ketika menstuasi.

Pengidap kanker serviks juga akan mengalami keputihan tidak wajar. Keputihan akan beraroma tak sedap, berwarna, dan sangat berlendir. Gejala lainnya ialah mengalami nyeri di panggul dan nyeri saat berhubungan intim. Frekuensi buang air kecil pun akan meningkat. Meski frekuensi buang air kecil meningkat, pengidap kanker serviks kesulitan saat buang air kecil karena ada rasa nyeri.


3. Anak-anak

Kanker mata

Gejala yang timbul ialah anak akan nerasa nyeri di bagian mata. Gejala yang paling mudah dikenali ialah refleksi cahaya pupil yang berwarna putih. Cara mendeteksinya ialah melalui jepretan kamera.

"Anak-anak yang terkena kanker mata, warna matanya akan menyala seperti kucing saat dijepret kamera," ujar Soehartati atau yang kerap disapa dr Tati.

Dengan mengetahui gejala, seseorang akan dengan mudah mendeteksi penyakit kanker sejak dini. Hal itu akan memudahkan dalam penyembuhan.(Avi)

Kredit : iftinavia


Dwi Astarini