Setiap Hari, OJK Hentikan 3 Sampai 4 Fintech Ilegal Uang Rupiah. (Antara).

MerahPutih.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menutup lebih dari 1.200 fintech ilegal dan 390 investasi ilegal sepanjang 2020. Saat ini, terdapat 148 fintech yang terdaftar di OJK dan 42 diantaranya berizin serta hanya 10 fintech yang benar-benar beroperasi dengan baik.

"Satgas waspada investasi telah menghentikan dan menutup 390 kegiatan investasi ilegal, berarti lebih dari satu setiap harinya. Kemudian menghentikan 1.200 fintech ilegal, artinya dalam satu hari ada 3 sampai 4 yang sudah ditutup,” kata Dewan Komisioner Bidang Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara di Jakarta, Selasa (13/4).

Baca Juga:

GoPay Perluas Layanan Fintech di 2021

Tirta menyebutkan ada tiga faktor yang menyebabkan masyarakat mudah percaya dengan investasi dan fintech ilegal. Faktor pertama, rendahnya literasi keuangan yakni 38 persen sementara tingkat inklusinya sudah 76 persen dan tingkat literasi pasar modal atau produk investasi hanya 5 persen.

“Mereka tidak memahami underlying investasi, tidak paham uang mereka itu sebetulnya diinvestasikan di mana. Kemudian banyak yang tidak paham dengan compund interest atau bunga majemuk, tidak paham kolerasi antara resiko dengan imbal hasil, high risk high return,” jelas Tirta.

Kemudian adanya oknum yang menyalahgunakan kemajuan teknologi sehingga penawaran investasi dapat dilakukan lintas batas bahkan beroperasi di luar wilayah Indonesia dan menyulitkan pemerintah untuk mengambil tindakan hukum.

“Dengan kemajuan teknologi, pembuatan situs penipuan semakin mudah dan murah. Beberapa modus yang kita temukan itu hanya sewa satu ruko tapi lingkup operasionalnya sangat luas di berbagai daerah,” ungkapnya.

Komisioner OJK Tirta Sagara. (Foto: Antara)
Komisioner OJK Tirta Sagara. (Foto: Antara)

Faktor ketiga, perilaku sekelompok masyarakat yang kurang bijak dalam berinvestasi maupun menggunakan fintech. OJK menemukan banyak masyarakat yang menjadi korban investasi ilegal akibat tergiur keuntungan dalam waktu singkat dan meminjam di luar batas kemampuan.

“Sepertinya memang mudah setiap saat dapat cair tanpa syarat, tapi ini sebenarnya menjebak. Kami menemukan beberapa kasus konsumen dalam seminggu meminjam lebih dari 10 fintech, bahkan ada yang lebih dari 40 fintech dalam seminggu,” katanya.

Tirta mengatakan di sisi penegakan hukum, OJK memperluas keanggotaan Satgas Waspada Investasti (SWI) menjadi 13 kementerian dan lembaga terkait. SWI juga aktif mengumumkan nama-nama investasi dan fintech ilegal melalui konferensi pers dan sosial media OJK dan meminta Kominfo memblokir website dan aplikasi ilegal.

Baca Juga:

Pertumbuhan Fintech Indonesia Tercepat di ASEAN

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jangan Lupa, Hari Ini Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi SMP dan SMA
Indonesia
Jangan Lupa, Hari Ini Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi SMP dan SMA

Disdik DKI Jakarta mengingatkan kepada calon peserta didik baru (CPDB) atau orang tua untuk mendaftarkan masuk sekolah jalur zonasi jenjang SMP dan SMA.

Waspadai COVID-19 saat Libur Panjang
Indonesia
Waspadai COVID-19 saat Libur Panjang

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Lestari Moerdijat mengatakan, semua pihak untuk mewaspadai penyebaran COVID-19 selama libur panjang.

Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Dekati 1 Juta
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Dekati 1 Juta

Kasus harian COVID-19 di Indonesia pada hari ini, Kamis (11/2), bertambah sebanyak 8.435.

Kendal Belum Terapkan PPKM, Ini Kata Gubernur Ganjar
Indonesia
Kendal Belum Terapkan PPKM, Ini Kata Gubernur Ganjar

Ganjar Pranowo meminta Bupati Kendal Mirna Annisa agar segera menerapkan kebijakan PPKM.

70  Bos Perusahaan Jadi Tersangka Pelanggaran PPKM Darurat
Indonesia
70 Bos Perusahaan Jadi Tersangka Pelanggaran PPKM Darurat

Para tersangka dijerat dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Mereka terancam hukuman 1 tahun penjara.

Tingkat Partisipasi Pilkada Dua Kabupaten di DIY Lampaui Nasional
Indonesia
Tingkat Partisipasi Pilkada Dua Kabupaten di DIY Lampaui Nasional

"Target nasionalkan 77,5 persen. Hanya Kabupaten Sleman yang tidak mencapai target nasional. Sleman hanya 75,5 persen saja," jelas Hamdan

Besok Bansos COVID-19 Pempus Cair, Turun Dobel Rp600 Ribu
Indonesia
Besok Bansos COVID-19 Pempus Cair, Turun Dobel Rp600 Ribu

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diterima besok dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia.

Polisi Kukuh Tangkap Rizieq meski Ingin Hadiri Pemeriksaan
Indonesia
Polisi Kukuh Tangkap Rizieq meski Ingin Hadiri Pemeriksaan

Pihak kepolisian menegaskan tidak mengeluarkan surat panggilan pemeriksaan tersangka dan akan langsung menangkap Rizieq.

Polisi Bongkar Klinik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pelaku Bukan Dokter
Indonesia
Polisi Bongkar Klinik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pelaku Bukan Dokter

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di Kampung Cibitung, Pedurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Dalam penggerebekan ini, polisi menangkap dua pelaku serta satu pasien.