Wisata Indonesia
Setiap 7 Menit Kereta akan Lewat Cirebon Stasiun Cirebon akan dilintasi lebih banyak kereta pada liburan nataru tahun ini. (Foto: MP/Mauritz)

PT Kereta Api Indonesia menetapkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2020 selama 18 hari, dari tanggal 19 Desember 2019 sampai 5 Januari 2020. Dengan demikian, terdapat penambahan rangkaian KA yang melintas.

Vice President KAI Daop 3 Cirebon Tamsil Nurhamedi mengatakan, berdasarkan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2019 yang berlaku sejak 1 Desember 2019, kereta reguler yang melintas di Daop 3 Cirebon pada per harinya ada 168 kereta atau kira-kira sekitar 8,5 menit sekali. Kemudian, pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2020, ada 26 kereta tambahan yang akan melintas di Daop 3 Cirebon.

Baca Juga:

Simak Nih, Perubahan Jadwal Kereta Daop VI Yogyakarta - Solo

cirebon
Ada sekitar 194 kereta yang akan melintas di stasiun Cirebon. (Foto: MP/Mauritz)

Sehingga, untuk wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon, ada 194 kereta yang akan melintas per harinya. Hal ini dilakukan demi memenuhi permintaan penumpang yang bertambah. Dengan demikian, rata-rata kereta akan lewat sekitar 7 menit sekali.

"Dengan penambahan rangkaian, maka kereta api akan lewat tiap 7 menit sekali," jelasnya usai apel persiapan personel di Stasiun Cirebon, Kamis (19/12).

Tamsil melanjutkan, dengan adanya penambahan frekuensi lalu lintas kereta, maka perlu adanya kewaspadaan bagi para pengguna jalan. Terutama yang melintas di atas rel kereta api, karena akan semakin padat.

Baca Juga:

cirebon
Akan terjadi kepadatan di lintasan pintu kereta. (Foto: MP/Mauritz)

Untuk itu, ada 176 perlintasan sebidang baik yang resmi maupun tidak resmi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon. Sehingga, itu menjadi kewaspadaan tersendiri. Sedangkan perlintasan sebidang yang telah dijaga oleh petugas KAI ada 55 dan ada juga beberapa yang dijaga oleh pemerintah daerah.

"Dengan masih banyaknya perlintasan yang belum dijaga, maka pada masa libur Natal dan Tahun Baru kami menugaskan 174 personel petugas ekstra penjaga perlintasan," pungkasnya. (*)

Baca Juga:

Tulisan dari Mauritz kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sambal Sempurnakan Hidangan
Kuliner
Sambal Sempurnakan Hidangan

Tak ada sambal di meja, selera makan bisa menurun.

Kerupuk Melarat, Camilan Bebas Minyak Khas Negeri Aing
Kuliner
Kerupuk Melarat, Camilan Bebas Minyak Khas Negeri Aing

Kerupuk warna-warni ini digoreng menggunakan pasir.

Jajanan Khas Indonesia, Namanya Sering Disingkat
Kuliner
Jajanan Khas Indonesia, Namanya Sering Disingkat

Jajanan khas Indonesia memiliki nama unik.

Salah Satu Terenak di Asia, Sayur Asem Segar khas Betawi
Kuliner
Salah Satu Terenak di Asia, Sayur Asem Segar khas Betawi

Sayur asem di Tanah Air banyak versinya.

Pedes euy! Kuliner Pedas Khas Bandung
Kuliner
Pedes euy! Kuliner Pedas Khas Bandung

Kalau enggak pedas memang kurang nikmat.

Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa
Tradisi
Asa Tau Samawa Jati Diri Rakyat Sumbawa

Dalam ekosistem pacuan, ada anak–anak tangguh yang sedari kecil disatukan jiwanya dengan kuda.

Mengenal Google Doodle Hari ini, Pelopor Batik Indonesia KRT Hardjonagoro
Indonesiaku
Mengenal Google Doodle Hari ini, Pelopor Batik Indonesia KRT Hardjonagoro

Ia merupakan putra sulung dari keluarga Tionghoa di Kota Solo.

Punya Suara ‘Misterius’, Simak Fakta-Fakta Tentang Gunung Prau
Travel
Menjajal Uniknya Cita Rasa Mie Ongklok di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng
Kuliner
Menjajal Uniknya Cita Rasa Mie Ongklok di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng

Menjajal Uniknya Cita Rasa Mie Ongklok di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng

Sate Bulayak Nikmat Khas NTB
Kuliner
Sate Bulayak Nikmat Khas NTB

Bulayak adalah lontong yang dibuat dengan bungkus lilitan daun aren atau enau.