Setengah Tahun Diparkir, Bus Wisata di Solo Kembali Beroperasi Bus tingkat pariwisata Werkudara Solo, Jawa Tengah. (MP/Pemkot Solo)

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Jawa Tengah, kembali mengoperasikan bus pariwisata Tingkat Werkudara. Hal itu dilakukan seiring dengan turunnya Solo menjadi level 3 COVID-19.

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno mengatakan, setelah dihentikan sementara untuk beberapa waktu selama pandemi, bus tingkat wisata Werkudara kembali beroperasi. Bus pariwisata itu beroperasi lagi seiring status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca Juga:

Kapolri Ingatkan Potensi Ledakan Wisatawan di Malang Raya

"Masyarakat sekarang bisa kembali menikmati sensasi keliling kota dengan bus tingkat Werkudara," kata Heri.

Heri mengatakan, dibukannya bus wisata ini setidaknya bisa menjadi titik awal bangkitnya wisata di Solo. Terlebih sudah hampir satu setengah tahun bus tingkat Werkudara tidak beroperasi karena pandemi.

"Kalau ada yang berminat (naik bus Werkudara) sekarang sudah bisa lagi untuk keliling kota," kata dia.

Meski kembali dimanfaatkan untuk mendongkrak potensi wisata, Dishub masih membatasi jumlah penumpang. Sesuai aturan SE Wali Kota Solo, anak dibawah usia 12 tahun, ibu hamil, dan lansia masih belum diizinkan mengakses layanan bus pariwisata itu.

"Pembatasan penumpang kita tetap lakukan. Operasionalnya sama seperti BST (Batik Solo Trans) dan angkutan umum kota Feeder dengan kapasitas 50 persen," papar dia.

Bus tingkat pariwisata Werkudara Solo, Jawa Tengah. (MP/Pemkot Solo)
Bus tingkat pariwisata Werkudara Solo, Jawa Tengah. (MP/Pemkot Solo)

Ia mengatakan, screening bagi penumpang dengan menunjukkan bukti vaksin dengan PeduliLindungi belum diterapkan. Kebijakan itu dilakukan karena belum semua masyarakat divaksin.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Solo, Taufiq Muhammad mengatakan, untuk tiket bus wisata ini masih sama Rp 20.000/penumpang. Pembelian tiket bisa dibeli di Kantor Dishub Solo.

"Kita ada dua armada bus pariwisata. Kapasitas maksimal per bus itu 55 penumpang (untuk dua lantai bus tingkat). Karena pandemi maksimal baru 50 persen," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Wanti-wanti Kenaikan Tren COVID-19, Kapolri Minta Forkopimda Awasi Objek Wisata

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Bertemu Rizieq Shihab, Gerindra: Jangan Dipersoalkan
Indonesia
Anies Bertemu Rizieq Shihab, Gerindra: Jangan Dipersoalkan

"Saya kira pertemuan itu biasa aja, jangan dipersoalkan," ucap M. Taufik

Waspada, Persentase Angka Kematian COVID-19 Alami Kenaikan
Indonesia
Waspada, Persentase Angka Kematian COVID-19 Alami Kenaikan

Penanganan COVID-19 belum menemui titik terang. Meskipun angka kasus positif menurun, namun angka kematian naik sampai 3,7 persen.

Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma
Indonesia
Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma

Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk saling berbagi dengan sesama.

Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim
Indonesia
Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim

Per tanggal 25 Januari 2021 kemarin pukul 20.00 itu 162 jenazah yang masuk

Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar
Indonesia
Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar

Sampai Selasa (12/1) pukul 11.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, telah menerima menerima 56 kantong jenazah dan juga delapan kantong properti.

Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru
Indonesia
Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru

“Kami terus mengupayakan berbagai dukungan fasilitas sebaik mungkin, termasuk pemakaman,” ujar Ariza

Ganjil Genap Hanya akan Berlaku di Tiga Kawasan Ini
Indonesia
Ganjil Genap Hanya akan Berlaku di Tiga Kawasan Ini

Nanti setelah 30 Agustus kita akan evaluasi efektiftas tiga kawasan ini

Kasus COVID-19 Terus Naik, Kebutuhan Tenda di Rumah Sakit di Solo Menipis
Indonesia
Kasus COVID-19 Terus Naik, Kebutuhan Tenda di Rumah Sakit di Solo Menipis

Bahkan, sudah ada dua rumah sakit di Solo yang mendirikan tenda untuk merawat pasien. Kedua rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi dan RS Kustati.

Kasus Surat Jalan Palsu, Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Surat Jalan Palsu, Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Penjara

Jaksa meyakini Djoko Tjandra bersalah terkait pemalsuan surat jalan saat dirinya masih buron dalam kasus hak tagih (cassie) Bank Bali.

Polisi Pastikan Tidak Ada Proses Seleksi Bagi 57 Mantan Pegawai KPK
Indonesia
Polisi Pastikan Tidak Ada Proses Seleksi Bagi 57 Mantan Pegawai KPK

Hingga kini ke-57 mantan pegawai KPK masih terus intensif melakukan komunikasi antarsatu sama lain.