Setengah Juta Warganya Nganggur, Ini Kata Anies Demo Buruh. (MP/ Rizky Fitrianto).

MerahPutih.com - Tingkat pengangguran terbuka Provinsi DKI Jakarta pada Agustus 2020 sebesar 10,95 persen atau setara 572.780 orang. Bila dibandingkan dengan keadaan Agustus tahun lalu, pengangguran DKI Jakarta naik 4,41 persen atau bertambah 233.378 orang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpendapat, jika kasus corona di ibu kota terkendali, dipastikan pengangguran di Jakarta dapat teratasi. Sebab ekonomi akan pulih lagi sektor yang sebelumnya belum bisa beroperasi dibuka kembali dan hal ini membutuhkan sumber daya manusia.

"Kami berkeyakinan itu masalah kesehatan bisa terkendali. Insya Allah Jakarta yang tercepat pulihnya," kata Anies di Jakarta, Jumat (6/11).

Baca Juga:

Puluhan Tahanan Polda Metro Positif COVID-19, Mayoritas OTG

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan, tingkat pengangguran tinggi bukan karena tidak ada lapangan kerja hanya saja kegiatan perekonomian yang berkurang.

"Karena lapangan kerja tersedia, yang berkurang itu tentang kegiatannya," paparnya.

Menurut Anies, Jakarta itu bukan menciptakan lapangan kerja. Tapi menghidupkan lagi kegiatan ekonomi. Untuk itu Pekerjaan Rumah (PR) pemerintah DKI ialah mengendalikan virus corona.

"Begitu kondisinya terkendali, maka kita bisa cepat berkegiatan, langsung tenaga kerja kembali terserap dan perekonomian Insya Allah tumbuh," paparnya.

Gubernur Anies Baswedan
Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Antara).

BPS mencatat, Pandemi COVDID-19 menjadi salah satu faktor penyebab kenaikan tingkat pengangguran di Ibu Kota. Sebanyak 175.890 pengangguran disebabkan karena COVID-19. Merek berhenti bekerja karena perusahaannya terdampak COVID-19 atau pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selama periode pandemi, sektor formal kehilangan 453.295 pekerja tetapi hanya 259.597 pekerja mampu diserap oleh sektor informal. Akibatnya, 193.698 orang kehilangan pekerjaan.

Implikasi pandemi bukan saja terjadi terhadap pengurangan tenaga kerja, tetapi juga mempengaruhi produktivitas pekerja. Sebanyak 1.673.028 pekerja mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19. (Asp).

Baca Juga:

Pemprov DKI: Kasus COVID-19 di Jakarta Turun

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hamdan Zoelva Nilai Gugatan Yusril Terkait AD/ART Demokrat Tidak Lazim
Indonesia
Hamdan Zoelva Nilai Gugatan Yusril Terkait AD/ART Demokrat Tidak Lazim

Kuasa hukum Partai Demokrat Hamdan Zoelva menilai gugatan Yusril Ihza Mahendra ke Mahkamah Agung (MA) terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat tidak lazim.

PKS Minta Uji Coba Sekolah Tatap Muka Dilanjutkan, Orang Tua Tak Usah Khawatir
Indonesia
PKS Minta Uji Coba Sekolah Tatap Muka Dilanjutkan, Orang Tua Tak Usah Khawatir

Sudah waktunya untuk memikirkan dibukanya kembali sekolah secara normal

KPK Sebut 95 Persen LHKPN Pejabat Negara Tidak Akurat
Indonesia
KPK Sebut 95 Persen LHKPN Pejabat Negara Tidak Akurat

"Di samping kecepatan verifikasi ini ternyata 95 persen LHKPN yang kita lakukan pemeriksaan, detail terhadap kebenaran isinya itu 95 persen memang tidak akurat secara umum," kata Pahala dalam webinar bertajuk 'Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat', Selasa (7/9).

DKI Mulai Gunakan TPU Rorotan untuk Pemakaman COVID-19
Indonesia
DKI Mulai Gunakan TPU Rorotan untuk Pemakaman COVID-19

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan di Kecamatan Cilincing mulai difungsikan untuk jenazah warga yang terpapar COVID-19.

Saat Jokowi Ungkap Ruwetnya Ketika Investasi Ingin Masuk Pertamina dan PLN
Indonesia
Saat Jokowi Ungkap Ruwetnya Ketika Investasi Ingin Masuk Pertamina dan PLN

Presiden mengingatkan, agar setiap rencana dan penugasan yang diberikan segera dilaksanakan, tidak mengulur-ulur.

[Hoaks atau Fakta]: Tim Covid Hunter Cari Warga Yang Berkeliaran di Malam Hari
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Tim Covid Hunter Cari Warga Yang Berkeliaran di Malam Hari

“Kami dari tiga pilar (Kodam Jaya-Polda Metro-Pemprop DKI) tidak pernah mengeluarkan instruksi seperti berita tersebut,” jawab Herwin.

Densus 88 Beberkan Peran Ketua Umum Partai Dakwah dalam Jaringan Teroris
Indonesia
Densus 88 Beberkan Peran Ketua Umum Partai Dakwah dalam Jaringan Teroris

Ramadhan menyebut Farid Okbah (FAO) diduga terlibat sebagai tim sepuh atau Dewan Syuro JI.

Eks Pegawai Sebut Ada Tangan Berkuasa yang Ingin Membunuh KPK
Indonesia
Eks Pegawai Sebut Ada Tangan Berkuasa yang Ingin Membunuh KPK

"Orang-orang yang selama ini berjuang tegak lurus di atas integritas itu dengan mudah dipatahkan oleh enggak tahu ini tangan siapa. Saya kira tangan-tangan yang berkuasa dan tentu inilah yang terjadi di internal KPK hari ini," kata Nanang

Pramono Anung: Banjir di Jakarta Tak Biasa, Pasti Ada Peristiwa Alam yang Terjadi
Indonesia
Pramono Anung: Banjir di Jakarta Tak Biasa, Pasti Ada Peristiwa Alam yang Terjadi

Sekretaris Kabinet yang juga mantan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Pramono Anung menilai, banjir Jakarta yang terjadi saat ini adalah bukan banjir yang biasa.

Serempetan Bus dengan KA Batara Kresna di Solo, Gibran Pecat Sopir BST
Indonesia
Serempetan Bus dengan KA Batara Kresna di Solo, Gibran Pecat Sopir BST

"Kami proses kejadian tersebut, sopir sudah kami berhentikan, karena itu termasuk pelanggaran kategori berat," ujarnya