Setelah Tertunda, Boven Digoel Gelar Pilkada Simulasi Pilkada. (MP/Teresa Ika).

MerahPutih.com - Setelah tertunda, Kabupaten Boven Digoel, Papua, menggelar pemungutan suara pada Senin (28/12) di 20 distrik.Tercatat 36.882 pemilih yang akan mencoblos di 220 TPS.

Paling tidak, surat suara sudah sampai di distrik yang kemudian disalurkan ke kampung-kampung yang ada tempat pemungutan suara dan sudah terjadi penggantian surat suara rusak.

Baca Juga:

Tim Denny Indrayana Ngaku Punya Berbagai Bukti Kecurangan Dari Warga Kalsel

Ketua Bawaslu Boven Digul Frans Asek menyatakan, terkait 1.274 surat suara yang rusak, pengantinya sudah tiba sekitar jam 14.00 WIT di Tanah Merah dan langsung di sortir. "Surat suara yang baru tiba itu nantinya digunakan di TPS yang ada di sekitar ibukota kabupaten sehingga tidak mempengaruhi pendistribusian," Frans Asek dikutip Antara. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal yang bertugas sebagai perwira pemantau wilayah (pamatwil) mengatakan, 520 personil saat ini siap mengamankan pemungutan suara di Boven Digoel.

Peta Boven Digoel (Tangkapan Layar Google Map)
Peta Boven Digoel (Tangkapan Layar Google Map)

Situasi kamtibmas secara keseluruhan relatif aman dan terkendali, kata Kamal, yang mengaku sudah berada di Tanah Merah. Ditundanya pemungutan suara di Boven Digul terkait sengketa di Bawaslu Boven Digul yang dalam putusannya memutuskan pasangan Yusak Yeluwo-Yacob Waremba ikut kembali dalam pilkada. Pilkada Boven Digul diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yakni paslon Lukas Ikwaron-Lexi Romel, paslon Chaerul Anwar-Nathalis B Kaket, paslon Martinus Wagi-Isak Bangri dan paslon Yusak Yeluwo -Yacob Waremba.

Baca Juga:

Tok! DPT Pilkada Serentak 2020 Nasional 100,35 Juta Jiwa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakapolri Perintahkan Anak Buahnya Datangi Rumah Warga Sosialiasi Bahaya COVID-19
Indonesia
Wakapolri Perintahkan Anak Buahnya Datangi Rumah Warga Sosialiasi Bahaya COVID-19

Dia menjelaskan kembali kalau virus corona tidak mengenal siapa saja. Semua golongan bisa terpapar.

Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Muhadjir: Tak Puas Silahkan Ajukan Judicial Review
Indonesia
Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Muhadjir: Tak Puas Silahkan Ajukan Judicial Review

"Kalau duduk bersama tidak ada titik temu, bisa mengajukan gugatan atau Judicial Review ke MK (Mahkamah Konstitusi)," kata dia.

 Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Dukung Anies Ajukan PSBB
Indonesia
Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Dukung Anies Ajukan PSBB

"Permohonan ini sekaligus untuk memastikan wilayah kewenangan mana yang dikelola oleh pemerintah pusat dan mana yang dikelola oleh Pemerintah Daerah," ujar Teguh di Jakarta Minggu (5/4).

54,1 Juta Warga Ikut Sensus Penduduk Online
Indonesia
54,1 Juta Warga Ikut Sensus Penduduk Online

Pada 1 September 2020, Badan Pusat Statistik bakal menerjunkan petugas ke lapangan melakukan cacah sensus untuk merekam data penduduk yang belum tercatat.

Pemerintah Harus Waspadai Euforia Warga Karena Kedatangan Vaksin
Indonesia
Pemerintah Harus Waspadai Euforia Warga Karena Kedatangan Vaksin

pengaplikasian vaksin merupakan tahapan pengendalian COVID-19 yang sangat menentukan, selain konsisten dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Takut Dibunuh Setelah Sebut COVID-19 Rekayasa, Ahli Virus Tiongkok Kabur ke Amerika

Beredar artikel di media sosial berjudul “Takut Dibunuh, Ahli Virus China Kabur ke AS: Saya Bersaksi COVID-19 Hasil Persekongkolan Jahat”.

Bendung Katulampa Siaga I, Wali Kota Bogor Kontak Anies Baswedan
Indonesia
Bendung Katulampa Siaga I, Wali Kota Bogor Kontak Anies Baswedan

Pada Senin (21/9) pukul 18.18 WB Bendung Katulampa mencapai 250 sentimeter (Cm) atau siaga 1.

Massa 1812 Ada yang Bawa Samurai dan Lukai Petugas
Indonesia
Massa 1812 Ada yang Bawa Samurai dan Lukai Petugas

Apa bisa kena UU Rl 6 dan UU No 4 atau KUHP

Semua Perjalanan KA Bandara Kualanamu Disetop Sampai 31 Mei
Indonesia
Semua Perjalanan KA Bandara Kualanamu Disetop Sampai 31 Mei

"Penghentian operasional bertahap ari 38 perjalanan dan ditambah 12 lagi sejak tanggal 12 April," kata Kepala Humas PT Railink, Diah Suryandari

Letusan Gunung Merapi Diprediksi Seperti 14 tahun Silam
Indonesia
Letusan Gunung Merapi Diprediksi Seperti 14 tahun Silam

Erupsi kali ini diperkirakan akan bersifat efusif atau lelehan dan diprediksi memiliki kesamaan dengan erupsi 2006.