Setelah PPKM Darurat, Jokowi Harus Jadi Komandan Penanganan COVID-19 Presiden Joko Widodo. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Dampak varian delta dinilai tidak diantisipasi dengan baik oleh pemerintah. Kondisi ini, terlihat dengan rekor kematian tertinggi di dunia dengan banyak kasus kematian saat Isoman pasa warga yang diduga terpapar COVID-19.

Anggota Komisi IX DPR , Kurniasih Mufidayati mengatakan, eskalasi yang cepat ini harus dikendalikan segera dengan meningkatkan testing dan tracing agar upaya pencegahan bisa lebih dilakukan secara dini.

"Jangan kurangi testing hanya untuk terlihat kasus harian menurun," sebut politikus PKS ini.

Baca Juga:

Polisi Pastikan Video Ricuh Demo Tolak PPKM Hoaks

Pemerintah harus buat kebijakan dan lakukan langkah-langkah yang efektif dan terukur dalam mengendalikan penularan.

"Jangan lagi banyak simbolik yang hanya buang waktu dan tidak efektif,” imbuh Anggota DPR RI Dapil Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri ini.

Ia menekankan, agar sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penularan jika tidak disiplin protokol kesehatan dan mengutamakan #DirumahSaja harus terus dimassifkan

"Bantuan sosial harus segera dicairkan dan disampaikan agar masyarakat juga mau ikut arahan pemerintah untuk melakukan pembatasan kegiatan yang saat ini diperpanjang hingga 25 Juli," papar dia.

Mufida meminta usai evaluasi 25 Juli, Presiden Joko Widodo langsung menjadi komandan penanganan COVID-19 agar kebijakannya jauh lebih kuat dan menyeluruh.

"Banyak negara yang minta warga negaranya keluar dari Indonesia artinya kondisinya sudah darurat benar. Presiden harus memimpin langsung penanggulangan COVID-19 di Tanah Air,” ujar Mufida.

Jumlah penambahan harian kasus warga terkonfirmasi belum sepenuhnya turun. Data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat, Jumat (23/7), terjadi penambahan kasus sebanyak 49.071 kasus. Kasus mulai merangkak sejak Kamis (22/7) lalu dengan 49.509 kasus dalam sehari.

Pasien COVID-19. (Foto: Antara)
Pasien COVID-19. (Foto: Antara)

Sementara tiga hari berturut sebelumnya penambahan kasus harian menurun menjadi 34.257 di 19 Juli, 38.325 pada 20 Juli, dan 33.772 kasus yang tercatat di 21 Juli. Penurunan itu terjadi setelah sempat pada 15 Juli penambahan harian COVID-19 cetak rekor mencapai 56.757 kasus.

Apabila melihat data sebaran kasus, terlihat Jawa Barat dan DKI Jakarta menyumbang kasus paling tinggi di antara wilayah provinsi yang lain. Satgas mencatat pada hari ini jumlah kasus COVID-19 yang teridentifikasi di Jawa Barat mencapai 8.925 kasus, sementara DKI Jakarta mencapai 8.033 kasus.

Baca Juga:

Ketua DPD Minta Pelaku Pungli Penyaluran BST PPKM Ditindak Tegas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Marah Jokowi Lepas Baju PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Marah Jokowi Lepas Baju PDIP

Foto tersebut juga ditambahkan sedikit narasi yang menyatakan bahwa Megawati murka Jokowi lakukan ini. Video ini pun telah ditonton sebanyak 12 ribu kali dan berhasil mendapatkan banyak reaksi dari masyarakat.

Baleg DPR Segera Panggil Komisi V Bahas RUU LLAJ
Indonesia
Baleg DPR Segera Panggil Komisi V Bahas RUU LLAJ

"Nanti segera kami panggil Komisi V, karena memang RUU ini belum masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2022," kata Wakil Ketua Baleg, Abdul Wahid kepada wartawan, Selasa (7/6).

Polda Jateng Dirikan 76 Pos Pengamanan di Tempat Wisata
Indonesia
Polda Jateng Dirikan 76 Pos Pengamanan di Tempat Wisata

Momen libur Natal dan Tahun Baru sering dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata. Guna mengantisipasi kerumunan, Polda Jawa Tengah bakal mendirikan 76 pos pengamanan di seluruh wisata Jateng.

Tingkat Okupansi Hotel di Jakarta Naik 10 Persen Jelang Tahun Baru
Indonesia
Tingkat Okupansi Hotel di Jakarta Naik 10 Persen Jelang Tahun Baru

Geliat usaha perhotelan mengalami peningkatan menjelang Tahun Baru 2022. Hal ini terlihat dari tingkat okupansi sejumlah hotel di DKI Jakarta

Buka Muktamar NU, Kiai Said Singgung Nasionalisme dan Agama
Indonesia
Buka Muktamar NU, Kiai Said Singgung Nasionalisme dan Agama

Di Indonesia, kata Kiai Said, pejuang Islam dalam waktu yang sama adalah pejuang nasionalis

 Alex Noerdin Tersangka, Golkar Siap Beri Bantuan Hukum
Indonesia
Alex Noerdin Tersangka, Golkar Siap Beri Bantuan Hukum

Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum kepada anggota DPR fraksi partai berlambang pohon beringin Alex Noerdin yang tersangkut kasus dugaan korupsi di Kejaksaan Agung (Kejagung).

Polres Jakpus Ringkus Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Internasional
Indonesia
Polres Jakpus Ringkus Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Internasional

Ketiganya berinisial MR (25), MPR (26), dan YYZ (24)

Jokowi Perbolehkan Masyarakat Mudik, Polri Siapkan Operasi Ketupat
Indonesia
Jokowi Perbolehkan Masyarakat Mudik, Polri Siapkan Operasi Ketupat

"Ya tentu Polri selalu mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah, rencana operasi setiap menghadapi puasa dan lebaran Polri akan menggelar yang namanya operasi ketupat ya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Kamis (24/3)

Pemkot Bandung Petakan Kebutuhan Ambulans Lewat Aplikasi Buatan Telkom
Indonesia
Pemkot Bandung Petakan Kebutuhan Ambulans Lewat Aplikasi Buatan Telkom

Semua ambulans tersebut terintegrasi dalam aplikasi Ambulance Management System (AMS) yang dibuat PT Telkom.

Pembiayaan Fintech Syariah Alami Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi
Indonesia
Pembiayaan Fintech Syariah Alami Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi

Penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh Fintech syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan positif di tengah pandemi COVID-19.