Setelah Pernikahan Kahiyang, Wong Solo Bagikan Jenang Sumsum. Ini Lo Maknanya Warga Solo menikmati jenang sumsum yang dibagikan di area CFD. (foto: mp/WIN)

MerahPutih.com- Setelah pernikahan putri Presiden Joko Widodo sukses digelar pekan lalu, warga Solo menggelar tradisi membagikan jenang. Bertempat di kawasan CFD Kota Solo, Minggu (12/11) pagi, warga Solo membagikan ribuan takir (wadah dari daun) bubur atau jenang kepada pengunjung CFD. Jenang yang dibagikan itu ialah jenis jenang sumsum.

Kegiatan itu tak lepas dari selesainya perhelatan pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, pada 8 November lalu.

Dalam tradisi Jawa, selesainya gelaran hajatan atau pesta pernikahan pasti ditandai dengan membuat jenang sungsum. Penganan itu kemudian dibagikan kepada warga sekitar.

Pembagian jenang itu bermakna bahwa rasa lelah seusai pesta pernikahan bisa terobati dan dapat beraktivitas seperti biasanya.

“Ini memang sudah tradisi masyarakat Jawa. Kali ini kami bagikan 2.000 takir jenang,” jelas koordinator kegiatan Mayor Haristanto kepada merahputih.com di sela kegiatan.

Pengunjung CFD tampak antusias untuk mendapat jenang sumsum. Bahkan, tak jarang para pengunjung berebut jenang dengann membawa wadah sendiri, padahal panitia sudah menyediakan wadah dari daun pisang.

“Ikut merasakan berkah penikahan putri Pak Presiden kemarin. Yang jelas, selamat Pak Jokowi,” ucap Nunik, warga yang juga ikut berebut jenang.(*)

Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com di Solo dan sekitarnya, WIN.


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH