Setelah lebih dari 10 Tahun Pasangan Panda ini Kawin sepasang panda di kebun binatang Hong Kong akhirnya melakukan proses kawin. (Foto: Unsplash/Ilona Froehlich)

PRIHATIN kalau melihat hewan selucu panda ini berada diambang kepunahan. Menurut badan margasatwa dunia (WWO) hanya ada sekitar 1800 panda saat ini.

Upaya untuk mengembangbiakan panda terus dilakukan oleh para pemerhati hewan. Salah satunya adalah di kebun binatang di Hong Kong.


Baca Juga:

Lansekap Alam di Dunia Penuh Dengan Warna Eksotik

panda
Upaya proses kawin Le Le dan Ying Ying sudah berlangsung selama lebih dari 10 tahum. (Foto: Twitter@ChannelNewsAsia))


Melansir laman nytimes.com ada sepasang panda bernama Le Le (jantan) dan Ying Ying (betina) yang sudah menjadi penghuni Ocean Park Hong Kong lebih dari 13 tahun. Selama kurun waktu itu pasangan panda ini tidak pernah melakukan proses perkawinan.

Konon kabarnya hewan ini memiliki libido yang sangat lemah. Butuh waktu berhari-hari untuk dapat membangkitkan libido guna proses pengembakbiakan alami panda.

Pengelola kebun binatang itu melakukan berbagai cara untuk membuat pasangan ini kawin. Bahkan mereka memiliki cara menunjukan video pasangan panda lainnya yang tengah dalam proses kawin. Bukan apa-apa tapi diharapkan video itu menjadi semacam panduan bagi Le Le dan ying Ying.

Pada akhirnya, upaya pihak Ocean Park berhasil membuat pasangan panda tersebut kawin untuk pertama kalinya setelah 10 tahun. Bisa jadi situasi lockdown di tengah pandemi COVID-19, membuat suasana menjadi lebih tenang dari sebelumnya yang hiruk-pikuk.

Baca Juga:

Kenali 5 Maksud Kebiasaan dari Kucingmu

panda
Musim kawin panda terjadi antara bulan Maret sampat Mei. (Foto: Unsplash/Jeremy C)

Menurut pakar hewan musim kawin panda terjadi pada bulan Maret-Mei. Maka selama kurun waktu itu pengelola kebun binatang memasang kamera untuk memantau sepasang panda ini.

"Sejak Ying Ying dan Le Le tiba di Hong Kong pada 2007 dan kami selalu upayakan kawin alami sejak 2010. Akhirnya mereka berhasil pada tahun ini setelah bertahun-tahun mencoba dan belajar," kata Michael Boos, direktur eksekutif dalam operasi zoologi dan konservasi di Taman laut.

Menurut Boos, perkawinan alami jauh lebih baik daripada inseminasi buatan. Dia menegaskan bahwa peluang kehamilannya dari proses perkawinan alami jauh lebih tinggi.

Mengutip laman bbc.com, sebelum proses kawin pasangan panda ini pengelola kebun binatang itu terus memonitor tingkat hormon keduanya. Jika sampai batas tertentu maka pasangan ini siap kawin. Prilaku alami pasangan ini bisa keluar dengan baik dan terjadi proses kawin.

Pihak kebun binatang mengatakan masa kehamilan panda baru bisa diketahui pada 72-324 hari. Sementara pemindaian USG tidak dapat mendeteksi anak hingga 14-17 hari sebelum kelahiran. (arb)


Baca Juga:

Nadia, Harimau Pertama di Dunia yang Positif Corona


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH