Film Black Widow akan angkat isu feminisme? (Foto: YouTube)

BELAKANGAN ini banyak film-film yang mengangkat tentang kisah 'perjuangan perempuan pada kesetaraan bukan milik seorang feminis, tetapi upaya kolektif semua orang yang peduli tentang hak asasi manusia'.

Perayaan Hari Perempuan Internasional atau disebut dengan International Women's Day (IWD) dirayakan pada tanggal 8 Maret setiap tahun, Perayaan itu berlangsung lebih dari seabad dan pertemuan IWD pertama pada 1911. Perayaan IWD bukan milik negara, organisasi, tetapi semua perempuan di seluruh dunia.

Baca juga:

Film Black Widow Akan Suguhkan Banyak Adegan Pertarungan

Banyak film yang memberikan dampak positif bagi perempuan, apalagi mengangkat sosok perempuan seperti zaman sekarang. Semua orang harus yakin bahwa tiap perempuan punya 'kekuatan super' yang berbeda seperti yang ada di film superhero perempuan.

Banyak reaksi-reaksi yang berbeda dari warga net, saat film Black Widow akan dirilis. Bermula dari kejutan apa yang akan ditampilkan film tersebut, sampai kekhawatiran bahwa Natasha Romanoff akan 'diserang' dengan isu yang didapatkan film Captaim Marvel di laman Rotten Tomatoes.

Setelah Captain Marvel, Black Widow Jadi Film Feminis Berikutnya dari Marvel?
Banyak karakter Marvel lain di film Black Widow 2020 (Foto: Pinterest)

Hal tersebut datang sebagai bantuan dari penggemar film ini yang mengingatkan penulis skenario JAC Schaeffer. Ia mengatakan, "Saya tidak tertarik untuk mengikuti komik kanon yang diskriminatif dengan cara apapun atau yang melanggar sistem nilai saya." Ia menduga bahwa itu merujuk pada pengkritik yang melawan invasi dari genre, dan didominasi laki-laki, adalah perempuan yang kuat.

Banyak warganet yang memiliki pandangan sebagai feministik, dan pada umumnya mengalami sejarah yang tidak rata. Ada serangkaian film yang 'menyenggol' isu tersebut termasuk reboot film Ghostbusters (2016), Ocean's 8 (2018), dan film yang dibintangi Elizabeth bank yang terkenal Charlie's Angel (2019). Kegagalan marketing ini diklaim untuk 'memperkuat stereotip di Hollywood bahwa laki-laki tidak pergi melihat perempuan melakukan film action'.

Baca juga:

Natasha Romanoff Reunian di Trailer Pertama Film Black Widow, Sama Siapa Ya?

Buat kamu yang belum akrab dengan karakter Black Widow, kita akan mengulasnya sedikit. Black Widow merupakan karakter superhero dari Marvel yang muncul duluan di komik pada 1960-an, nama Black Widow karena perannya jadi anggota pendiri Avengers meskipun awalnya penjahat. Lalu, menjadi pahlawan karena dikhianati dan tergabung di agen S.H.I.E.L.D.

Kekuatannya ialah manusia biasa tetapi juga seorang atlet kelas dunia, pesenam akrobat dan punya banyak prestasi yang sulit dicapai. Black Widow mahir bela diri termasuk karate, judo, kenpo, dan sebagainya. Bahkan Captain Marvel harus menanggung lebih dari porsi kritik untuk memasukkan seksisme sistemik dari awal 1990-an militer Amerika dan konsekuensinya di plot.

Setelah Captain Marvel, Black Widow Jadi Film Feminis Berikutnya dari Marvel?
Black Widow tayang 1 Mei 2020 (Foto: Flickering Myth)

Nah, menurut penggemar Marvel, mereka tak akan menemukan hal itu di Black Widow dan punya keuntungan menampilkan seorang pahlawan yang dikembangkan selama tujuh film sebelumnya dengan jangka waktu sepuluh tahun.

Film ini bukan karakter perempuan yang menggantikan karakter laki-laki yang sudah ada, tetapi Natasha Rumanoff merupakan kuantitas dan menyadari bahwa dia mandiri dan bertentangan untuk bekerja sama dengan karakter laki-laki dan perempuan disekitarnya selama cocok dengan agenda misteriusnya.

Film Marvel Black Widow disutradarai oleh Cate Shortland, ditulis oleh Eric Pearson, Jack Schaeffer dan Ned Benson. Jika tidak ada perubahan, Natasha Romanoff akan beraksi di layar lebar pada Mei 2020. (Bfm)

Baca juga:

5 Karakter yang Akan Muncul di Film Black Widow



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH