Setelah 73 Tahun Merdeka, Wanita TNI Bisa Ikut Sekolah Komando Polwan dan Personil wanita TNI dalam memperingati Hari Kartini, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat (MP/Gomes)

Merahputih.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan pada 2018 wanita TNI dari tiga matra sudah bisa menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI.

"Mulai tahun ini kita ikutkan wanita TNI dari tiga matra, yakni darat, laut, dan udara mengikuti pendidikan tertinggi yaitu Sesko TNI yang hampir selama ini, mulai adanya republik ini juga belum pernah mengikuti," kata Panglima TNI usai Apel Bersama para prajurit wanita TNI, Polri dalam memperingati Hari Kartini, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (25/4).

Hadi ingin membuktikan bahwa peran wanita di tubuh TNI akan setara. Hal ini juga bentuk apresiasi kepada wanita TNI. "Ya, jadi hampir selama ini mulai adanya Republik ini, belum pernah korps wanita TNI mengikuti pendidikan Sesko TNI. Ini bukti bahwa peran wanita juga sama dengan peran pria," sambung Hadi.

Menurut dia, wanita TNI yang mengikuti Sesko TNI sebagai langkah TNI untuk kesetaraan gender, dimana wanita TNI juga memiliki peran yang sama guna mengawal NKRI. Pengiriman pertama tiga wanita TNI ke Sesko TNI sudah dilakukan pada 24 April 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia atau (Sesko TNI) adalah Lembaga Pendidikan tertinggi TNI. Visinya membentuk Perwira TNI yang andal, profesional dan proporsional.

prajurit wanita TNI dan Polri dalam memperingati Hari Kartini, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (25/4) (MP/Gomes)

Presiden Joko Widodo mengajak korps wanita TNI dan Polisi Wanita (Polwan) untuk menjaga semangat juang RA Kartini dalam memberikan pelayanan kepada bangsa.

"Semangat juang untuk membangun keadilan, semangat juang untuk memajukan bangsa dan negara, dan semangat juang yang mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia diatas kepentingan pribadi, maupun golongan," kata Presiden Jokowi dalam amanatnya dikutip Antara.

Menurut Presiden, korps wanita TNI dan Polwan harus terus menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi dedikasi dan profesionalisme serta menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia/ NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Kepala Negara mengatakan wanita TNI dan Polwan menjadi simbol inspirasi bagi wanita Indonesia. "Saudara-saudara semuanya adalah ekspresi kasih sayang negara kepada masyarakatnya. Saudara-saudara adalah contoh teladan bagi kemajuan kita. Jangan pernah lelah mencintai negara, tunjukkanlah wajah kecintaan Ibu Pertiwi kepada insan-insan Indonesia," tegas Presiden.

Para Kartini Unjuk kebolehan

Dalam apel Bersama para prajurit wanita TNI, Polri dalam memperingati Hari Kartini, Sebanyak 30 orang wanita dari Korps Brigadir Motor Besar Polwan Polri dan Wanita TNI menghibur ribuan peserta apel.

Dihadapan Presiden Joko Widodo mereka melakukan antraksi menggunakan motor besar dengan kapasitas dengan kapasitas mesin paling rendah 1300 cc dan paling besar 1800 cc. Bahkan, atraksi itu, baru pertama kali mereka mengaspal di hadapan presiden Joko Widodo, dan dimpimpin langsung oleh AKP Yunita Natalia Rungkat.

Komandan Korps Brigadir Motor Besar Polwan Polri, AKP Yunita Natalia Rungkat mengaku, dirinya sangat bangga lantaran terpilih sebagai komandan pasukan penunggang motor besar (Moge).

Wanita-wanita TNI-Polri unjuk kebolehan (MP/Gomes)

"Ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami. Sebab, event berskala nasional ini, baru pertama kali kami menampilkan atraksi motor besar di hadapan presiden Joko Widodo," kata Komandan Korps Brigadir Motor Besar (Moge) AKP Yunita Natalia Rungkat di Lapangan Silang Monas Jakarta Pusat, Rabu, (25/4).

Lulusan Akpol tahun 2017 itu mengaku, atraksi motor besar tersebut tentunya sangat berbeda dengan sebelumnya. "Tentunya, ini menjadi momentum yang sangat berbeda. Dimana dia dan anggotanya, melakukan antraksi yang disaksikan langsung oleh presiden Joko Widodo," tambahnya.

Rungkat bercerita, Korps Brigadir Polwan Polri Motor Besar pernah melakukan atraksi dalam peringatan hari korps Polwan Polri pada bulan Agustus 2017 lalu. Meski begitu momentum itu, tak seperti yang mereka rasakan, saat mengaspal dihadapan presiden Joko Widodo kali ini. "Ini, tentunya sangat berbeda dengan sebelumnya," katanya.

Dengan paras cantik, Polwan berdarah Manado ini sangat bersyukur karena anggota saat ini telah menjalankan tugas dengan baik dan tak mendapat kendala apa pun karena didukung dengan cuaca alam.

"Kita sangat bersyukur, karena tidak ada kendala, dan cuaca alam yang mendukung sehingga atraksi gokil ini berjalan dengan lancar," tutupnya.

Berita ini merupakan hasil laporan dari kontributor merahputih.com, Gomes Roberto. Baca juga berita Gomes lainnya di: Rugikan PT Grab Hingga Ratusan Juta, Pelaku Tuyul Dibekuk Polisi


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH