Setarakan DPR dengan Presiden, Hillary NasDem Diminta Pahami Konstitusi Ilustrasi: Gedung MPR/DPR/DPD Senayan Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MerahPutih.com - Pernyataan anggota DPR Fraksi Partai NasDem Hillary Brigitta Lasut, yang menyebut anggota DPR setara dengan presiden, menuai kritik. Anggota DPR termuda itu dinilai tidak memahami konstitusi.

"Sebaiknya Hillary memahami Undang-Undang Dasar 1945 dengan baik," kata Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas Ferry Amsari kepada Merahputih.com, Rabu (15/12).

Menurut Ferry, presiden dan anggota DPR jelas berbeda. Pasalnya, presiden adalah kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden pun hanya satu sehingga harus ada perlakuan yang berbeda.

Baca Juga:

Cak Imin Nilai Pernyataan Hillary NasDem Soal DPR Setara Presiden Berlebihan

"Kalau presiden tidak ada, bisa panjang persoalan bernegara. Tapi kalau anggota DPR tidak ada ada, tidak ada persoalan mereka bisa di PAW (pergantian antarwaktu)," ujarnya.

Oleh karena itu, dikatakan Ferry, presiden memiliki standar tertentu karena memegang jabatan paling pokok dan paling tinggi dalam ketatanegaraan.

Ia mengamini lembaga kepresidenan dan lembaga DPR sederajat. Namun, menurut Ferry, menyamakan anggota DPR dengan presiden itu salah total.

"Tapi kalau orangnya, figurnya, jabatannya itu berbeda sama sekali," tutup Ferry.

Baca Juga:

Marak Kasus Kekerasan Seksual, DPR: RUU TPKS Harus Segera Disahkan

Sebelumnya, Hillary Brigitta Lasut menilai, tak ada yang salah jika anggota Komisi VII DPR Mulan Jameela melakukan karantina mandiri di rumah setelah tiba dari luar negeri.

Menurutnya, presiden dan anggota dewan memiliki kedudukan yang sama sehingga memiliki hak yang sama untuk melakukan karantina secara mandiri. (Pon)

Baca Juga:

Siasat DPR - Pemerintah Revisi UU Cipta Kerja, Ubah Dahulu Tata Cara Bikin UU

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Jaya Selidiki Video Diduga Oknum Polisi Pukul Driver Ojol
Indonesia
Polda Metro Jaya Selidiki Video Diduga Oknum Polisi Pukul Driver Ojol

Sub Bidang Pengamanan Internal Bidang Profesi dan Pengamanan (Subbidpaminal Bidpropam) Polda Metro Jaya menyelidiki beredarnya video menunjukkan seorang pria mengaku oknum aparat memukul seorang driver ojek online (ojol) di Jalan Kedoya Raya, Jakarta barat.

Denda Tilang Elektronik Capai Rp 639 Miliar
Indonesia
Denda Tilang Elektronik Capai Rp 639 Miliar

Titipan denda yang terkumpul selama penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) mencapai Rp 639 miliar.

Polisi Selidiki Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres
Indonesia
Polisi Selidiki Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Polisi mulai menyelidiki penyebab kematian empat jenazah yang ditemukan di dalam sebuah rumah di Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11).

KPK Sebut Andi Arief Bisa Dijerat Hukum karena Terima Uang dari Bupati PPU
Indonesia
KPK Sebut Andi Arief Bisa Dijerat Hukum karena Terima Uang dari Bupati PPU

Menurut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, pengurus partai seharusnya bisa dijerat hukum sebagai penerima suap dan gratifikasi. Sebab, peran pengurus partai sangat strategis dalam perpolitikan Indonesia.

[HOAKS atau FAKTA] Pulang Kerja Bawa Rp 30 Ribu, Suami Disiram Air Panas oleh Istri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pulang Kerja Bawa Rp 30 Ribu, Suami Disiram Air Panas oleh Istri

Beredar informasi berupa foto di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang pria bertelanjang dada dengan kulit melepuh. Disandingkan dengan foto seorang pria duduk di ranjang rumah sakit berbalut perban di sekujur tubuhnya.

ITS-Unair Kolaborasi Kembangkan Alat Pemeriksaan Pendengaran
Indonesia
ITS-Unair Kolaborasi Kembangkan Alat Pemeriksaan Pendengaran

Alat ini dibesut oleh Laboratorium Vibrasi dan Akustik (Vibrastik) Departemen Teknik Fisika ITS dan didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Isi Piagam Deklarasi Koalisi Partai Gerindra-PKB
Indonesia
Isi Piagam Deklarasi Koalisi Partai Gerindra-PKB

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid membacakan isi piagam deklarasi tersebut di depan ribuan kader Gerindra dan PKB.

Polisi Akui Citranya Melorot Setelah Kasus Ferdy Sambo dan Kanjuruhan
Indonesia
Polisi Akui Citranya Melorot Setelah Kasus Ferdy Sambo dan Kanjuruhan

Institusi kepolisian kini tengah melakukan pembenahan internal untuk memperbaiki citranya yang tengah merosot di mata masyarakat.

Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan Citilink Rute Denpasar-Dili
Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan Citilink Rute Denpasar-Dili

Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali melayani penerbangan maskapai Citilink Indonesia dengan rute Denpasar-Dili, Timor Leste PP.

Senator Ingatkan Pelopor Klaim Big Data Tunda Pemilu Bisa Dijerat Pasal Hoaks
Indonesia
Senator Ingatkan Pelopor Klaim Big Data Tunda Pemilu Bisa Dijerat Pasal Hoaks

Luhut mengklaim punya big data yang memuat aspirasi percakapan 110 juta masyarakat di media sosial mendukung penundaan Pemilu 2024