Setahun Lebih Dikandangkan, KA Uap Jaladara Solo Kembali Beroperasi Dinas Perhubungan (Dishub) Solo mengoperasikan KA uap Jaladara untuk wisatawan, Sabtu (16/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Solo akhirnya mengoperasikan kembali kereta wisata KA Uap Jaladara, Sabtu (16/10). Pada hari pertama beroperasi, kereta kuno itu mayani wisata dari luar kota sebanyak 50 orang.

"Kereta uap Jaladara sudah mulai beroperasi lagi," ujar Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Taufiq Muhammad, Sabtu (16/10).

Baca Juga:

PHRI Dorong Pemerintah Segera Buka Wisata Pantai Selatan DIY

Taufiq mengatakan, pada hari pertama beroperasi kereta uap Jaladara langsung mayani wisatawan dari Surabaya sebanyak 50 orang. Untuk tarif kereta uap Jaladara jalannya paketan per trip Rp 3,5 juta.

"Kami tidak melayani eceran untuk kereta uap Jaladara. Sistem layanan paketan per trip Rp 3,5 juta," kata dia.

Ia mengatakan, rute perjalanan wisata kereta uap Jaladara ini dari Stasiun Purwosari ke Stasiun Solo Kota. Kemudian untuk pemberhentiannya di Loji Gandrung dan Kampung Batik Kauman.

"Waktu yang ditempuh per trip sekitar 3 jam. Dengan beroperasinya kembali KA uap Jaladara bisa menjadi alternatif bagi wisatawan Solo," katanya.

Ia mengatakan, minat masyarakat untuk naik kereta uap Jaladara sangat luar biasa. Bahkan, pada Oktober ini sudah ada yang mendaftar untuk naik KA uap Jaladara.

Dinas Perhubungan (Dishub) Solo mengoperasikan KA uap Jaladara untuk wisatawan, Sabtu (16/10). (MP/Ismail)
Caption

"Jika ada yang tertarik mendaftar bisa langsung datang ke kantor Dishub Solo," kata dia.

Ia menambahkan, sebelum kembali beroperasi KA uap Jaladara terpaksa harus dikandangkan selama setahun lebih atau sejak pertama muncul kasus COVID-19 sampai akhir tahun ini. Dengan situasi sekarang karena harus mematuhi prokes kapasitas KA uap Jaladara maksimal 70 persen.

"Selama perjalanan penumpang KA uap Jaladara harus mematuhi prokes 5M," kata dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Asita Keluhkan Lesunya Penjualan Paket Wisata Yogyakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPU Imbau Pemilih Tidak Bawa Gawai ke TPS
Indonesia
KPU Imbau Pemilih Tidak Bawa Gawai ke TPS

KPU terus mengimbau kepada pemilih agar tidak membawa gawai ke dalam bilik suara.

Aset Tommy Soeharto Rp 600 Miliar Disita Satgas BLBI
Indonesia
Aset Tommy Soeharto Rp 600 Miliar Disita Satgas BLBI

Lahan 124 hektare itu adalah lahan PT Timor Putra Nasional, perusahaan milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Nakes PMI Solo dan Bayinya Gugur Akibat COVID-19
Indonesia
Nakes PMI Solo dan Bayinya Gugur Akibat COVID-19

Kepala Unit Donor Darah PMI Solo, dr. Kunti Dewi Saraswati, membenarkan adanya kabar duka tersebut. Nakes yang gugur tersebut atas nama Risma Dwi Annisa (25).

Besok, Bareskrim Polri Gelar Perkara Kasus 3 Polisi Tembak Laskar FPI
Indonesia
Besok, Bareskrim Polri Gelar Perkara Kasus 3 Polisi Tembak Laskar FPI

Penyidik Bareskrim Polri akan melalukan gelar perkara dalam kasus pembunuhan di luar hukum (Unlawful Killing) yang dilakukan oknum polisi terhadap laskar Front Pembela Islam (FPI).

UU Cipta Kerja Diputus Inkonstitusional Bersyarat, MK Semestinya Batalkan UU 11/2020
Indonesia
Legislator Minta Pemerintah Pusat Dampingi Pemda Gelar PTM Terbatas
Indonesia
Legislator Minta Pemerintah Pusat Dampingi Pemda Gelar PTM Terbatas

Lebih baik Pemerintah Pusat apresiasi saja Pemda yang sudah bisa PTM

Ditemukan Satu Kasus COVID-19, Dua Juta Warga Australia Diisolasi
Dunia
Ditemukan Satu Kasus COVID-19, Dua Juta Warga Australia Diisolasi

Pihak berwenang memerintahkan penguncian selama lima hari di Perth setelah seorang penjaga keamanan di sebuah hotel ditemukan tertular virus.

Lurah di Depok yang Nekat Gelar Hajatan saat PPKM Darurat Jadi Tersangka
Indonesia
Lurah di Depok yang Nekat Gelar Hajatan saat PPKM Darurat Jadi Tersangka

Petugas membubarkan kerumunan dan meminta tamu untuk meninggalkan lokasi

Penyuap Wali Kota Cimahi Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Penyuap Wali Kota Cimahi Segera Duduk di Kursi Pesakitan

KPK menetapkan dua tersangka dalam perkara ini

Santai Hadapi Mediasi dengan Haris Azhar-Fatia KontraS, Luhut: Persiapannya Sudah Kuat
Indonesia
Santai Hadapi Mediasi dengan Haris Azhar-Fatia KontraS, Luhut: Persiapannya Sudah Kuat

Beberapa waktu lalu, tim kuasa hukum Fatia Maulidiyanti, Nelson Nikodemus Simamora menyatakan Fatia sedang berada di luar kota