Sespri Edhy Prabowo Diduga Pinjam Perusahaan untuk Dapat Izin Ekspor Benur Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPM) rampung memeriksa dua pihak swasta bernama Bachtiar Tamin dan Baary Elmirfak Hatmaja, dalam kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur pada Selasa (9/2) kemarin.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim penyidik mendalami peminjaman perusahaan yang diduga dilakukan tersangka Andreau Pribadi Misanta, sekretaris pribadi,bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Baca Juga

PT Samudra Bahari Sukses Diduga Turut Menyuap Edhy Prabowo

Peminjaman perusahaan diduga dilakukan Andreau untuk mendapatkan izin sebagai ekportir di Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP).

"Kedua saksi tersebut dikonfirmasi terkait dengan dugaan penggunaan perusahaan milik para saksi oleh AMP (Andreau Misanta Pribadi) dari tahun 2018 untuk mendapatkan izin sebagai eksportir benur di KKP," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (10/2).

Menteri Edhy Prabowo tersangka suap ekspor benih lobster. (Foto: MP/Ponco).
Edhy Prabowo tersangka suap ekspor benih lobster. (Foto: MP/Ponco).

Sementara saksi yang dijadwalkan hadir dan diperiksa bersama dua saksi tersebut tak memenuhi panggilan, alias mangkir. Mereka adalah Sugianto (Wiraswasta), Habrin Kaye (PNS-Kepala Karantina Jakarta), Dian Ludin (Wiraswasta), dan Bong Lannysia (Wiraswasta).

"Tidak hadir dan tanpa konfirmasi. Tim penyidik KPK akan segera kembali mengirimkan surat panggilan dan KPK tetap menghimbau para saksi untuk kooperatif hadir sesuai dengan jadwal pemanggilan selanjutnya," ujar Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 7 tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Baca Juga

KPK Cecar Edhy Prabowo soal Sumber Duit Belanja Barang Mewah di AS

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Ventilator dan Obat Ivermectin Melimpah, Indonesia Tidak Perlu Lockdown
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Ventilator dan Obat Ivermectin Melimpah, Indonesia Tidak Perlu Lockdown

Dengan melonjaknya pasien COVID-19 saat ini, banyak rumah sakit yang tidak dapat menerima pasien COVID-19 karena ruang isolasi yang penuh dan kekurangan ventilator.

Titik dan Jadwal Jam Operasi Mobil Vaksin Keliling di Jakarta, Silakan Dicatat!
Indonesia
Titik dan Jadwal Jam Operasi Mobil Vaksin Keliling di Jakarta, Silakan Dicatat!

Titik dan Jadwal Jam Operasi Mobil Vaksin Keliling di Jakarta

Gubernur Sulsel Klaim Sukarela Ikut KPK
Indonesia
Gubernur Sulsel Klaim Sukarela Ikut KPK

OTT merupakan operasi menangkap seseorang saat melakukan tindak pidana. Sementara, klaim Veronica, Nurdin tidak melakukan tindak pidana karena sedang berisitirahat.

Densus 88 Tangkap Terduga Pengepul Duit Bohir Teroris JI
Indonesia
Densus 88 Tangkap Terduga Pengepul Duit Bohir Teroris JI

Dana yang dikumpulkan untuk biaya kelompok JI berangkat ke Suriah

Kemensos Salurkan Bantuan ke Pengungsi Yalimo Papua
Indonesia
Kemensos Salurkan Bantuan ke Pengungsi Yalimo Papua

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk para pengungsi di pengungsian Yalimo, Papua, Senin (5/7) pagi.

PKS Dorong Percepatan RUU Minuman Beralkohol
Indonesia
PKS Dorong Percepatan RUU Minuman Beralkohol

RUU Minuman Beralkohol akan memuat sejumlah larangan dan pembatasan peredaran minuman beralkohol di Indonesia

Murka saat Sidak Kantor Langgar PPKM Darurat, Anies: Ini Soal Nyawa, Ibu Egois
Indonesia
Murka saat Sidak Kantor Langgar PPKM Darurat, Anies: Ini Soal Nyawa, Ibu Egois

Gubernur Anies Baswedan bersama jajaran melakukan inspeksi mendadak (sidak) penegakan aturan PPKM Darurat, di kantor Ray White Indonesia, gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta Pusat.

Densus Tangkap Terduga Teroris di Condet, Pemprov DKI Awasi Orang-Orang Mencurigakan
Indonesia
Densus Tangkap Terduga Teroris di Condet, Pemprov DKI Awasi Orang-Orang Mencurigakan

Pemprov DKI dan orang tua mempunyai pekerjaan untuk menjaga anak-anak agar tidak terdoktrin dalam jaringan teroris

Angka Harian COVID-19 di Bogor Lebih dari 300 Kasus, Bima Arya: Ini Tanda Bahaya
Indonesia
Angka Harian COVID-19 di Bogor Lebih dari 300 Kasus, Bima Arya: Ini Tanda Bahaya

Saat ini pemkot Bogor memastikan bagaimana vaksinasi terus berjalan