Server Bermasalah, Disdik DKI Hentikan Sementara Pendaftaran PPDB 2021 Posko Proses PPDB SDN 04 Cawang Jakarta Timur. (ANTARA Anisyah Rahmawati)

MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menghentikan sementara proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI tahun pengajaran 2021/2022.

Keputusan ini dilakukan sehubungan dengan dilaksanakannya optimalisasi sistem PPDB online yang sempat bermasalah atau down. Setelah optimalisasi selesai, dapat dilakukan pengajuan pendaftaran kembali.

"Pengajuan akun akan dihentikan sementara mulai pukul 01.30 s/d 12.00 WIB," tulis akun Istagram resmi Disdik DKI @disdikdki, Selasa (8/6).

Baca Juga:

Situs Pendaftaran Banyak Dikeluhkan, Ini Kata Ketua Panitia PPDB DKI

Meski begitu, siswa dan para orang tua siswa tidak perlu khawatir. Terlebih yang belum sempat melakukan pendaftaran secara online di hari pertama. Lantaran Disdik melakukan perpanjangan masa pendaftaran hingga dengan Jumat 11 Juni 2021, pukul 14.00 WIB.

Proses pendaftaran sebelumnya berakhir pada Kamis 9 Juni 2021 pukul 23.59 WIB. Kemudian Disdik DKI memperpanjang pendaftaran hingga 11 Juni 2021.

SMK 60 Jakarta Barat siap menerima siswa melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Kamis (3/6/2021) ANTARA/Anisyah Rahmawati
SMK 60 Jakarta Barat siap menerima siswa melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Kamis (3/6/2021) ANTARA/Anisyah Rahmawati

Kebijakan penambahan waktu ini karena adanya permasalahan server situs PPDB 2021/2022 yakni https://ppdb.jakarta.go.id/#/.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan. Terima kasih," sambung pengumuman tersebut.

Diketahui, hari pertama proses pendaftaran PPDB DKI tahun 2021 yang secara online sempat mengalami masalah pada server atau down. Akibatnya sejumlah siswa dan orang tua murid pun merasa kecewa.

Baca Juga:

Penyebab Situs PPDB Lemot di Hari Pertama Pendaftaran Sekolah Secara Online

Panitia PPDB DKI tahun ajaran 2021 pun membantah situs pendaftaran PPDB mengalami gangguan atau eror pada hari pertama. Hanya saja diakui sistem situs PPDB https://ppdb.jakarta.go.id/#/ berproses sangat lambat.

Hal ini karena banyaknya masyarakat yang mengakses website tersebut secara bersamaan.

"Kalau hari ini sistemnya terkesan lambat, memang itu kejadian karena traffic-nya cukup tinggi," ucap ketua panitia PPDB DKI Jakarta 2021 Slamet saat dikonfirmasi media Senin (7/6). (Asp)

Baca Juga:

Ombudsman Temukan Sejumlah Masalah di Hari Pertama PPDB DKI, Apa Saja?

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Masih Pikirkan Posisi yang Pas untuk Novesl Baswedan Cs
Indonesia
Polri Masih Pikirkan Posisi yang Pas untuk Novesl Baswedan Cs

Polri masih memikirkan penempatan posisi 57 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk jadi ASN di Korps Bhayangkara.

Menkes: Ini Saatnya Menggenjot Kembali Vaksinasi
Indonesia
Menkes: Ini Saatnya Menggenjot Kembali Vaksinasi

Pengadaan vaksinasi gotong royong diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 10/2021

Bumi, Air dan Kekayaan Terkandung di Indonesia Bisa Dikuasakelolakan Oleh LPI
Indonesia
Bumi, Air dan Kekayaan Terkandung di Indonesia Bisa Dikuasakelolakan Oleh LPI

LPI memperoleh dukungan modal awal sebesar Rp15 triliun atau setara dengan sekitar USD1 miliar dari APBN Tahun 2020.

[Hoaks atau Fakta]: Wali Kota Surabaya Berikan Pinjaman Dengan Subsidi Pemerintah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Wali Kota Surabaya Berikan Pinjaman Dengan Subsidi Pemerintah

Humas Kota Surabaya meminta masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan, dan melaporkan jika menemukan informasi yang mencurigakan.

KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Kasus Suap
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Kasus Suap

"Bersamaan dengan dilakukannya Penyidikan sejak tanggal 20 Januari 2021, KPK selanjutnya menetapkan seorang Tersangka yakni JRH (Juarsah)," kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto

PKS Nilai Pembahasan Amandemen UUD Bisa Jadi Bola Liar
Indonesia
PKS Nilai Pembahasan Amandemen UUD Bisa Jadi Bola Liar

Apabila agenda ini tetap dipaksakan, dikhawatirkan akan muncul persepsi di tengah publik bahwa agenda amandemen ini menyimpan maksud terselubung.

Indonesia Utang ke ADB USD 500 Juta Buat Naikkan Indeks SDM
Indonesia
Indonesia Utang ke ADB USD 500 Juta Buat Naikkan Indeks SDM

Pinjaman ini, akan membantu meningkatkan kualitas SDM, menaikkan produktivitas tenaga kerja serta reformasi di bidang pendidikan, pengembangan keterampilan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

Terungkap! Ini Pengakuan Nakes dan Pasien COVID-19 yang Mesum di RSD Wisma Atlet
Indonesia
Terungkap! Ini Pengakuan Nakes dan Pasien COVID-19 yang Mesum di RSD Wisma Atlet

Herwin memastikan akan mengevaluasi manajemen RSD Wisma Atlet

[Hoaks atau Fakta]: Gibran Bakal Bangun Disneyland di Solo
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Gibran Bakal Bangun Disneyland di Solo

Visi-misi dalam pesan yang beredar tersebut tidak nyambung dengan visi-misinya saat Pilkada 2020 lalu.

Awal Maret TPU Rorotan Dipakai Kuburkan Jenazah COVID-19
Indonesia
Awal Maret TPU Rorotan Dipakai Kuburkan Jenazah COVID-19

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menyampaikan bahwa kemungkinan besar awal Maret 2021 TPU Rorotan, Jakarta Utara, sudah dapat digunakan untuk menguburkan jenazah pasien COVID-19.