Sertifikat Vaksin Ilegal Dijual Rp 500 Ribu oleh Petugas Kelurahan Kapuk Muara Pedulilindungi. (Tangkapan layar)

Merahputih.com- Dua tersangka ilegal akses data kependudukan dan TCare telah diringkus polisi. Keduanya membobol data tersebut untuk digunakan login pada aplikasi PeduliLindungi guna mendapatkan sertifikat vaksin sehingga dapat diperjualbelikan secara bebas.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menjelaskan, keduanya memiliki akses terhadap data NIK dan TCare lantaran bekerja sebagai staf di kantor Kelurahan Kapuk Muara.

Baca Juga:

Kemendagri Minta Pengembang Aplikasi PeduliLindungi Gunakan 'Two Factors Aunthetication'

"Mengapa dia punya akses data ke NIK dan bisa akses TCare, karena yang bersangkutan merupakan pegawai di kantor Kelurahan Kapuk Muara," kata Fadil dalam konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (3/9).

Fadil melanjutkan, kedua tersangka yang berinisial FH dan HH bekerja sama dan menjual sertifikat vaksin yang didapatkan secara ilegal melalui akun Facebook Tri Putra Heru. Sampai sejauh ini diketahui, keduanya telah menjual sertifikat vaksin sebanyak 93 buah.

Hasil pengakuan sementarasudah menjual 93 sertifikat vaksin yang terhubung dengan aplikasi PeduliLindungi.

Dua orang pengguna sekaligus pemesan yang berhasil diamankan masing-masing berinisial AN (21) dan DI (30).

"Kedua saksi (pemesan) ini membeli sertifikat vaksin tanpa divaksin melalui akun Facebook yang tadi sudah saya sebutkan yakni dengan harga Rp 350 ribu dan Rp 500 ribu," imbuhnya.

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku ilegal akses dan pencurian data kependudukan di aplikasi PeduliLindungi (MP/Kanugraha)
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku ilegal akses dan pencurian data kependudukan di aplikasi PeduliLindungi (MP/Kanugraha)

Fadil mengungkap, kedua pemesan yang berstatus saksi itu memesan sertifikat vaksin lantaran ingin bebas berpergian kemana saja tanpa harus mendapat suntikan vaksin COVID-19.

Fadil menegaskan, pihaknya tengah menyelidiki kembali 93 sertifikat vaksin yang telah tercetak dan terjual. Tujuannya agar dapat ditarik.

"Selain itu, penyidik juga terus mendalami modus operandi seperti ini karena bisa saja ini terjadi di tempat lain," katanya. (Knu)

Baca Juga:

'Orang Dalam' Terlibat dalam Pembobolan dan Pemalsuan Sertifikat Vaksin COVID-19 di PeduliLindungi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien dan Perawat Mesum di Wisma Atlet Terancam 10 Tahun Bui
Indonesia
Pasien dan Perawat Mesum di Wisma Atlet Terancam 10 Tahun Bui

Awal mulanya kabar tersebut diduga disebarkan pasien wisma atlet yang mempunyai hubungan dengan oknum nakes dan ramai di media sosial.

Gugat AD/ART Partai Demokrat, Kubu Meoldoko Minta AHY Bayar Rp100 Miliar
Indonesia
Gugat AD/ART Partai Demokrat, Kubu Meoldoko Minta AHY Bayar Rp100 Miliar

Gugatan ke Pengadilan Negeri terkait AD ART 2020 sudah diajukan minggu lalu

KA Airlangga Relasi Pasar Senen-Surabaya Diluncurkan, Tarifnya Mulai Rp 49 Ribu
Indonesia
KA Airlangga Relasi Pasar Senen-Surabaya Diluncurkan, Tarifnya Mulai Rp 49 Ribu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan Kereta Api (KA) relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Oknum ASN Pemkab Yakuhimo Diduga Jadi Pengantar Senjata Tajam dan Api untuk KKB
Indonesia
Oknum ASN Pemkab Yakuhimo Diduga Jadi Pengantar Senjata Tajam dan Api untuk KKB

"Bahwa, ada sebuah truk dinas berplat merah milik Pemda Yahukimo yang dicurigai oleh masyarakat membawa muatan sekelompok orang dan sejumlah barang bukti," kata Firman

Dalami Kasus Benur, KPK Periksa Pejabat KKP Jadi Saksi Edhy Prabowo
Indonesia
Dalami Kasus Benur, KPK Periksa Pejabat KKP Jadi Saksi Edhy Prabowo

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Produksi dan Usaha Perikanan Budidaya Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Arik Hari Wibowo, Kamis (4/3).

DVI Polri Serahkan Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Asy Habul Yamin ke Keluarga
Indonesia
DVI Polri Serahkan Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Asy Habul Yamin ke Keluarga

Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur kembali menyerahkan jenazah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 atas nama Asy Habul Yamin.

Disiplin Berlalu Lintas di Kawasan Tilang Elektronik Meningkat
Indonesia
Disiplin Berlalu Lintas di Kawasan Tilang Elektronik Meningkat

hal ini menunjukkan bahwa kamera ETLE sangat efektif

Larangan Mudik Dinilai Kebijakan Tak Konsisten
Indonesia
Larangan Mudik Dinilai Kebijakan Tak Konsisten

Semua dilakukan agar tidak ada perbedaan pandangan maupun kebijakan di setiap kementerian

Indonesia Segera Kirim Polisi Perdamaian PBB Ke Afrika Tengah
Indonesia
Indonesia Segera Kirim Polisi Perdamaian PBB Ke Afrika Tengah

Sampai sekarang konflik masih terus terjadi antara pemberontak dan pemerintah. Masih terjadi terjadi kontak senjata.

Polisi Diminta Usut Tuntas Jaringan Teroris di Indonesia
Indonesia
Polisi Diminta Usut Tuntas Jaringan Teroris di Indonesia

Herman mengapresiasi kesigapan polisi