Mesra di Media Sosial Tanda Hubungan tak Bahagia? Kenyataan tidak seindah di balik layar ponsel(Foto: Unsplash/Duri from Mocup)

SEBENTAR-sebentar pasangan ini selalu pamer kemesraan di sosial media, terutama di Instagram. Setiap hari mengecek Instagram, kamu selalu dipenuhi dengan unggahan foto pasangan tersebut, entah saat mereka di resto, bioskop, atau di tempat wisata.

Belum lagi status selewatan di WhatsApp berupa selfie mereka dengan tulisan, 'Thanks for Today ya'. Duh, bikin envy banget ya.

Baca juga:

'Jleb', Putus Cinta Bukan Perkara Mudah Bagi Pria

Namun, asal kamu tahu kemesraan mereka di media sosial tidak menjamin hubungan mereka sebenarnya bahagia. Kenyataan di balik layar ponsel tidak seindah yang dibayangkan. Laman Independent menyebut pasangan yang sering pamer kemesraan di sosial media belum tentu bahagia.

Hubungan tak Bahagia
Postingan kemesraan untuk membuktikan hubungan mereka baik-baik saja, padahal sebenarnya tidak (Foto: Unsplash/Charlie Foster)

Seksolog sekaligus pakar hubungan dari Australia, Nikki Goldstein mengatakan pasangan seperti ini sebenarnya mencoba menutupi ketidaknyamanan hubungan mereka. Postingan-posingan tersebut untuk mengklarifikasi ke banyak orang bahwa hubungan mereka baik-baik saja. Padahal kenyataannya tidak begitu.

"Seringkali orang-orang yang memposting paling banyak yang mencari validasi untuk hubungan mereka dari orang lain di media sosial," kata Goldstein kepada Daily Mail.
Goldstein juga mengatakan like dan komentar yang mereka terima pada postingan tersebut membuat tenang untuk sementara. Like dan komentar seperti sebuah dukungan bagi mereka. "Like dan comment membuat mereka puas," tambahnya.

Baca juga:

Apa Harus Selalu Pria yang Membayar Segala Kebutuhan?

Goldstein juga menyebut caption favorit pasangan yang sering pamer kemesraan ini. Terutama bagi mereka yang memiliki sikap posesif. Caption seperti "Kamu Milikku" kerap digunakan pasangan yang posesif karena takut pasangannya tidak bisa setia.

Hubungan Mesra di Media Sosial
Pasangan yang benar-benar bahagia tidak mempedulikan pembuktian dari orang lain (Foto: Unsplash/Christiana Rivers)

Pasangan yang pamer kemesraan di media sosial kata Goldstein sebenarnya juga jarang memiliki quality time. Makanya mereka sering pamer, karena momen berharga yang mereka rasakan itu sebenarnya tidak pernah dirasakan setiap hari. Itu menjadi momen yang sangat langka.

Sementara menurut laman Inc, pasangan yang benar-benar bahagia tidak terlalu memikirkan sosial media. Bagi pasangan ini kebahagiaan tidak perlu dipamerkan, namun dirasakan.

Mereka tidak perlu dunia tahu bahwa hubungan mereka langgeng dan baik-baik saja. Yang terpenting bagi pasangan ini ialah komitmen untuk saling mencintai tanpa pembuktian dari orang lain. (ikh)

Baca juga:

Ciri-Ciri Pria Idaman Wanita, Salah Satunya Botak

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH