Serikat Karyawan Minta Erick Thohir Selamatkan Garuda Indonesia Garuda Indonesia. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Serikat Karyawan Garuda Indonesia Bersatu meminta dukungan kepada Menteri BUMN Erick Thohir agar menyelamatkan maskapai Garuda Indonesia dari kesulitan keuangan.

Menurut Serikat Karyawan, saat ini ada dua permasalahan utama Garuda Indonesia yang harus menjadi perhatian para pengambil keputusan. Pertama permasalahan keuangan, terutama utang yang cukup besar ditambah lagi dengan menurunnya kinerja operasional akibat dari dampak COVID-19.

Baca Juga:

Garuda Indonesia Terlilit Hutang Rp70 Triliun dan Kas Negatif Rp41 Triliun

"Kedua adalah permasalahan fundamental bisnis yang perlu ditata kembali dan dikelola secara optimal guna mengoptimalisasi pendapatan," ujar Koordinator Sekber Garuda Indonesia Bersatu, Tomy Tampatty dalam keterangannya, Selasa (10/8).

Karena itu, sangat dibutuhkan orang yang mengerti di bidang bisnis penerbangan. Menurut dia, manajemen melakukan kesalahan asumsi bahwa masalah Garuda Indonesia hanya masalah keuangan semata, termasuk restrukturisasi utang sebagai pilar utamanya.

Ia menilai manajemen tidak fokus pada masalah fundamental bisnis untuk menciptakan laba, seperti dalam hal ketepatan memilih alat produksi, ketepatan memilih rute yang diterbangi, dan ketepatan people process technology yang dijalankan sehingga bisnis menjadi untung.

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)
Caption

"Ke depan kita juga perlu mengembangkan ecosystem aviasi dan pariwisata ini dalam suatu strategi bertahan dan tumbuh melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antar BUMN/BUMD, swasta, UMKM dan pemerintah serta semua pemangku kepentingan," ujarnya.

Tomy berharap Menteri BUMN Erick Thohir turun tangan menyelamatkan flag carrier Garuda Indonesia khususnya dalam restrukturisasi utang.

"Kiranya Bapak Menteri BUMN memilih opsi satu atau tanpa PKPU sebagaimana opsi tersebut mendapat dukungan penuh dari Komisi VI DPR-RI," beber dia.

Baca Juga:

DPR Ingin Garuda Indonesia Diselamatkan

Mengingat, sejak awal direktur utama dan jajaran direksi Garuda Indonesia lebih memilih penyelesaian melalui opsi dua atau melalui proses PKPU. "Dalam RUPS tanggal 13 Agustus 2021 nanti, kiranya Bapak Menteri BUMN dapat mengambil keputusan yang terbaik untuk menjaga kelangsungan flag carrier Garuda Indonesia," ujar Tomy.

Sekber Garuda Indonesia Bersatu terdiri dari Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Punya Utang ke Instansi Pemerintah? Kemenkeu Berikan Keringanan Bayar
Indonesia
Punya Utang ke Instansi Pemerintah? Kemenkeu Berikan Keringanan Bayar

Program keringanan utang ditujukan untuk pelaku UMKM, debitur Kredit Pemilikan Rumah Sederhana/Rumah Sangat Sederhana (KPR RS/RSS), dan perorangan atau badan hukum/badan usaha.

Preman Tanjung Priok Sebut Polisi yang Hendak Menciduknya 'Gerombolan Pengganggu'
Indonesia
BIN Sebut KKB di Papua Layak Disebut Teroris
Indonesia
BIN Sebut KKB di Papua Layak Disebut Teroris

Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sangat meresahkan.

Kasus e-KTP, KPK Periksa Eks Bos Sandipala Arthaputra
Indonesia
Kasus e-KTP, KPK Periksa Eks Bos Sandipala Arthaputra

Dia akan diperiksa untuk mendalami dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP.

Periksa 7 PNS Pemprov Sulsel, KPK Dalami Lelang Proyek Jalan
Indonesia
Periksa 7 PNS Pemprov Sulsel, KPK Dalami Lelang Proyek Jalan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa tujuh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) pada Jumat (12/3) kemarin.

Dinkes Solo Tetap Jalankan Perintah Gibran Kebut Vaksinasi Corona di Bulan Puasa
Indonesia
Dinkes Solo Tetap Jalankan Perintah Gibran Kebut Vaksinasi Corona di Bulan Puasa

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah tetap menjalankan program vaksinasi COVID-19 selama bulan Ramadan. Program vaksinasi tersebut merupakan salah satu program 100 hari Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk mempercepat bangkitnya ekonomi di Solo.

Titah Jokowi: Harga Tes PCR Rp 450-500 Ribu, Hasil 1x24 Jam Keluar
Indonesia
Titah Jokowi: Harga Tes PCR Rp 450-500 Ribu, Hasil 1x24 Jam Keluar

"Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara Rp 450 ribu sampai Rp 550 ribu," kata Jokowi

Harumkan Nama Solo, Gibran Berikan Dana Apresiasi 12 Atlet Binaan PMS
Indonesia
Harumkan Nama Solo, Gibran Berikan Dana Apresiasi 12 Atlet Binaan PMS

Sebanyak 12 atlet asal Solo dari berbagai cabang olahraga telah mencatatkan prestasi. Hal itu mendapatkan perhatian dari Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dengan menyerahkan dana apresiasi kepada atlet tersebut.

Pemerintah Targetkan Vaksinasi 70 Juta Orang Tercapai Pada September 2021
Indonesia
Pemerintah Targetkan Vaksinasi 70 Juta Orang Tercapai Pada September 2021

Pemerintah Indonesia menargetkan 70 juta warga tervaksinasi COVID-19 pada September 2021.

Berpotensi Bingungkan Penerus Anies, Pengajuan Utang Rp 4 Triliun ITF Sunter Ditolak
Indonesia
Berpotensi Bingungkan Penerus Anies, Pengajuan Utang Rp 4 Triliun ITF Sunter Ditolak

Anies menjelaskan pelunasan utang direncanakan akan dibayar pada tahun anggaran 2022 hingga 2024 secara bertahap