Kuliner
Serbadaging, Sajian Idul Adha Khas Berbagai Daerah Nusantara Sajian serbadaging saat Idul Adha. (foto: Unsplash/haryo setyadi)

SAJIAN daging jadi ciri khas santapan Idul Adha. Daging sapi atau kambing ialah bahan yang umum disantap saat hari raya itu. Meskipun sama-sama menggunakan bahan dasar daging, sajian dari berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Ada yang unik, ada juga yang legendaris. Satu hal yang pasti, semuanya nikmat.

BACA JUGA:

Yuk, Olah Daging Kambing Jadi Tongseng

1. Gulai kambing (Aceh dan Sumatra Barat)

gulai kambing
Daging dimasak dalam bumbu khas yang nikmat. (foto: Instagram @misshotrodqueen)

Hidangan ini umumnya terbuat dari daging kambing dan bagian tulang. Daging dan tulang itu dimasak bersama bumbu kari (gulai).

Di Aceh, gulai kambing disebut juga dengan nama kuah sie kameng. Menu ini dimasak dengan rempah yang berlimpah, lalu disantap bersama nasi panas, ketupat, atau roti canai.

Lain lagi gulai di Sumatra Barat. Hidangan gulai khas Ranah Minang memakai bagian daging sapi dengan banyak lemak. Daging kemudian dimasak dalam bumbu dengan cabai melimpah. Gulai pedas berbumbu ini disebut gulai cancang.

2. Krengseng (Jawa Timur)

krengsengan daging
Punya aroma khas petis. (foto: Instagram @everiedfood)

Krengseng adalah olahan daging kambing yang populer di daerah Jawa Timur. Masakan ini memiliki aroma khas petis.

Warna cokelat pekat didapat dari pemakaian kecap manis. Di beberapa tempat, kecap manis bisa juga diganti dengan sari kurma.

Krengseng memiliki rasa gurih dan manis, sedap disantap dengan nasi putih atau ketupat nasi. Jika tak terlalu menyukai daging kambing, Anda juga dapat menggantinya dengan ayam atau sapi.

3. Rabeg (Banten)

rabeg
Sajian rabeg berbahan dasar jeroan. (foto: Instagram @swissbellinpekanbaru)

Hidangan satu ini merupakan makanan khas Jazirah Arab yang dibawa ke Indonesia dan menjadi favorit di Banten. Namanya rabeg.

Rabeg memanfaatkan jeroan kambing sebagai bahan utama. Nyaris semua jeroan kambing bisa dipakai sebagai bahan untuk rabeg.

Memasak rabeg memang sedikit lebih sulit daripada sajian lain.Jika salah olah, daging bisa menjadi berbau prengus yang kurang sedap.

4. Balanga (Sulawesi)

balanga
Seperti satai tapi tanpa tusuk. (foto: masakapahariini.com)

Balanga merupakan kambing muda yang diolah dengan cara dibakar, mirip satai. Dahulu, masakan ini dibawa bangsa Arab ke Sulawesi.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini dimodifikasi dari segi bahan dan cara memasaknya hingga menjadi balanga. Di Sulawesi, khususnya Gorontalo, makanan ini biasa disantap ketika Idul Adha datang.(dwi)

BACA JUGA:

Cara Mudah Bikin Tongseng Daging Kambing di Rumah

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari
Kuliner
Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari

Jangan terlalu sering, nanti bikin gemuk.

Ketika Danau Irigasi Jadi Tempat Plesir
Travel
Ketika Danau Irigasi Jadi Tempat Plesir

Adanya di Payakumbuh, Sumatra Barat.

Mulai Bergeliat, Destinasi Wisata Jabar Terbatas untuk Warga lokal
Travel
Jamur Pelawan, 'Truffle' Khas Negeri Aing
Kuliner
Jamur Pelawan, 'Truffle' Khas Negeri Aing

Sajian mewah saat Imlek di daerah Bangka.

Rasakan Kesegaran 3 Minuman Khas Pontianak
Kuliner
Rasakan Kesegaran 3 Minuman Khas Pontianak

Kekayaan kuliner Indonesia datang pula dari Pontianak.

Menelusuri The Great Asia Africa Bersama Travel Trip, Sensasi 7 Negara di Lembang
Travel
Menelusuri The Great Asia Africa Bersama Travel Trip, Sensasi 7 Negara di Lembang

Lembang hadirkan tempat wisata serasa berada di tujuh negara.

Kerupuk Melarat, Camilan Bebas Minyak Khas Negeri Aing
Kuliner
Kerupuk Melarat, Camilan Bebas Minyak Khas Negeri Aing

Kerupuk warna-warni ini digoreng menggunakan pasir.

Wisata Sejarah di Pulau Onrust nan Misterius
Travel
Cirebon Perkuat Potensi Wisata Religi Melalui Masjid Kuno
Travel
Cirebon Perkuat Potensi Wisata Religi Melalui Masjid Kuno

masjid kuno yang ada di Kota Cirebon memiliki keunikan

Parade Seni Budaya Surabaya Dihadirkan via Virtual
Travel
Parade Seni Budaya Surabaya Dihadirkan via Virtual

Pagelaran seni kali ini justru mengundang respon positif.