Serapan Anggaran Kesehatan Terus Meningkat Test massa COVID 19 oleh Mabes Polri. (Foto: Kanugrahana)

MerahPutih.com - Penyerapan anggaran kesehatan untuk pemulihan akibat pandemi COVID-19, terus mengalami peningkatan dari 4,68 persen per 24 Juni 2020 menjadi 5,12 persen per 8 Juli 2020.

Peningkatan penyerapan anggaran tersebut merupakan hasil dan upaya dari Kemenkeu bersama Kementerian Kesehatan dalam mempercepat realisasinya.

"Intinya percepatan sudah lebih baik, setiap minggu kita monitor hasilnya lebih baik. Harapannya akan naik terus," ujar Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Mahasiswa Tewas Dipukul Polisi Saat Demo Tolak TKA

Ia mengakui, masih ada kendala dalam mendistribusikan anggaran karena proses perubahan pagu maupun kendala teknis di lapangan seperti keterlambatan klaim biaya perawatan dan insentif tenaga kerja kesehatan.

Menkes Terawan
Menkes Terawan. (Foto: Antara)

Pemerintah mengalokasikan biaya untuk bidang kesehatan adalah Rp87,55 triliun dengan rincian untuk penanganan COVID-19 Rp65,8 triliun, insentif tenaga medis Rp5,9 triliun, bantuan iuran JKN Rp3 triliun, santunan kematian Rp0,3 triliun, Gugus Tugas Rp3,5 triliun, dan insentif perpajakan Rp9,05 triliun.

Data sementa, realisasi penyerapan anggaran yang paling besar adalah untuk gugus tugas COVID-19 yaitu Rp2,9 triliun, sedangkan insentif perpajakan bidang kesehatan masih sekitar Rp1,4 triliun.

Baca Juga:

Erick Thohir Datang ke KPK Lewat Pintu Belakang



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH