Serangan Mobil terhadap Anggota Parlemen Australia, Helen Haines Kehilangan Kedua Kakinya

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 Serangan Mobil terhadap Anggota Parlemen Australia, Helen Haines Kehilangan Kedua Kakinya

Helen Heines.(foto: Instagram @helenheinesindi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — HELEN Haines, anggota parlemen Australia yang ditabrak mobil dalam apa yang disebut pihak berwenang sebagai serangan sengaja, telah kehilangan kedua kakinya. Demikian kabar yang dikonfirmasi suaminya.

Phil Haines mengatakan insiden mengerikan tersebut menyebabkan istrinya mengalami luka-luka signifikan, tetapi hati dan pikirannya dalam kondisi baik. Ia menambahkan kabar baik di balik semua ini yakni bahwa ia masih hidup.

Terduga pelaku penyerangan, Brendan Nugent yang berusia 43 tahun, menghadapi beberapa dakwaan dan telah hadir di pengadilan untuk pertama kalinya pada Rabu (21/10).

Nugent ditangkap sesaat setelah ia diduga mengendarai Toyota LandCruiser miliknya dan menabrakkan kendaraan tersebut ke arah anggota parlemen independen itu di luar kantor daerah pilihannya di Kota Regional Wangaratta, sekitar 240 km timur laut Melbourne.

"Jalan menuju pemulihan bagi Helen akan panjang dan sulit, tetapi kami tahu dia seorang pejuang. Ia sosok gigih yang akan berusaha sebaik mungkin, dengan dukungan dan kasih sayang kami, untuk pulih. Itulah yang kami harapkan,” kata suaminya pada konferensi pers di Melbourne, tempat Helen sedang dirawat.

Baca juga:

Anggota Parlemen Australia Ditabrak, Polisi Tetapkan 1 Tersangka



Sang suami berterima kasih kepada staf rumah sakit dan masyarakat, baik di Australia maupun internasional, yang telah menunjukkan kepedulian terhadap Haines, serta mengimbau mereka yang ingin menunjukkan dukungan untuk memberikan donasi ke dana Save the Children.

"Tolong terus kirimkan kasih sayang kalian kepada Helen," tambahnya.



Pelaku Didakwa atas 3 Kejahatan




Pada Rabu, Nugent hadir di pengadilan lokal untuk menghadapi tiga dakwaan: mengemudi secara berbahaya hingga menyebabkan luka berat, dengan sengaja menyebabkan luka berat, dan menyebabkan bahaya bagi pejabat publik Persemakmuran. Polisi menyatakan dakwaan tambahan dapat diajukan, termasuk percobaan pembunuhan.

Nugent ialah seorang warga lokal dari kota terdekat Tarrawingee yang dikenal sebagai aktivis lingkungan. Saat dihadirkan di pengadilan, ia tetap diam dan tanpa ekspresi. Ia tidak mengajukan jaminan (bail) dan dijadwalkan kembali ke pengadilan pada Februari 2028. Dokumen pengadilan menunjukkan ia juga didakwa atas penanaman dan kepemilikan ganja.

Di pengadilan, pengacara Nugent mengatakan kliennya memiliki masalah kesehatan mental, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Pengadilan juga mendengarkan bahwa Nugent mengidap kondisi neurologis langka, yakni idiopathic transverse myelitis, yang disebabkan peradangan pada sumsum tulang belakang.

Kepolisian Victoria menyatakan penyelidikan mereka, dengan dukungan dari Kepolisian Federal Australia (AFP), masih terus berlanjut dan motifnya belum dipastikan.

"Motivasinya untuk tindakan ini, yang kami duga sebagai serangan disengaja, menjadi pusat perhatian utama dari penyelidikan. Anggota kami akan terus mendalami setiap elemen, sudut pandang, dan jalur untuk mengungkapnya. Itu adalah sesuatu yang, ketika kami proses dan temukan, akan kami sampaikan di pengadilan,” kata Komisioner Polisi Victoria, Mike Bush.

Nugent tidak berada dalam radar kepolisian dan tidak ada intelijen mengenai ancaman apa pun terhadap Haines sebelum insiden tersebut terjadi. Penyidik juga sedang mendalami apakah penggunaan obat-obatan terlarang atau pengobatan medis turut berperan dalam insiden ini dan apakah terdapat hubungan pribadi antara Nugent dan Haines.

Insiden tersebut terjadi pada Senin sore sekitar pukul 15.35 waktu setempat. Sesaat setelah mobil menabrak Haines, orang-orang di sekitar lokasi menarik Nugent keluar dari kendaraan dan menahannya.

Keluarga Nugent sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa mereka ialah teman lama Haines, yang merupakan anggota parlemen independen untuk wilayah Indi di Victoria. Mereka menggambarkan serangan tersebut sebagai hal yang sangat memilukan dan tak masuk akal.(dwi)

Baca juga:

Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja

#Australia #Serangan Mobil #Kejahatan Lingkungan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Serangan Mobil terhadap Anggota Parlemen Australia, Helen Haines Kehilangan Kedua Kakinya
Kabar baik di balik semua ini yakni bahwa ia masih hidup.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 Serangan Mobil terhadap Anggota Parlemen Australia, Helen Haines Kehilangan Kedua Kakinya
Dunia
Anggota Parlemen Australia Ditabrak, Polisi Tetapkan 1 Tersangka
Tersangka didakwa atas tuduhan mengemudi secara membahayakan yang menyebabkan luka berat.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Anggota Parlemen Australia Ditabrak, Polisi Tetapkan 1 Tersangka
Dunia
Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut insiden bisa jadi merupakan serangan yang disengaja.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Dunia
Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Terdakwa, yang memiliki hubungan asmara dengan korban, telah didakwa atas tuduhan membahayakan nyawa, kesehatan, atau keselamatan orang lain.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Tekno
AI OpenAI Jebol Portal Negara, PM Australia Murka Susun Langkah Hukum!
OpenAI berkali-kali membobol portal kesehatan Medicare Australia dan mengedit data pemerintah. PM Anthony Albanese meradang dan siapkan langkah hukum!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
AI OpenAI Jebol Portal Negara, PM Australia Murka Susun Langkah Hukum!
Dunia
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Efektivitas larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia menjadi pertanyaan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Dunia
18 Negara Forum Kepulauan Pasifik Berkumpul di Fiji, Bahas Perubahan Iklim
Pertemuan Tingkat Tinggi Forum Kepulauan Pasifik (PIF) ke-55 dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus hingga 4 September di Koror, Republik Palau.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
18 Negara Forum Kepulauan Pasifik Berkumpul di Fiji, Bahas Perubahan Iklim
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Para personel TNI AU diperintahkan harus memberikan penampilan yang terbaik dalam ajang tersebut demi mengharumkan nama bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Bagikan