Serang Polisi, 6 Orang Diduga Pengikut Rizieq Shihab Tewas Ditembak Rizieq Shihab menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Selasa (10/11/2020). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

MerahPutih.com - Aparat kepolisian terlibat bentrok dengan para pengikut pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di kawasan Cikampek, Senin (7/12).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menuturkan, kejadian terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek, KM 50, telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri.

Baca Juga

Hari Ini, Rizieq Shihab Cs Diperiksa Polda Metro Jaya

"Mereka sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (7/12).

Fadil menyebut massa yang menyerang petugas adalah rombongan yang dikerahkan untuk mengawal pemeriksaan Rizieq. Massa berada dalam sebuah kendaran.

Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok yang iduga pengikut MRS.

"Meninggal dunia sebanyak 6 orang,"tambahnya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. Foto: MP/Kanu

Dia mengungkapkan penyerangan berawal dari informasi bahwa akan terjadi pengerahan massa pada saat Rizieq dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, informasi pengerahan massa itu beredar dari berbagai sumber termasuk berita melalui WA group. Bahwa akan ada pengerahan kelompok massa untuk mengawal pemeriksaan Rizieq di Polda Metro Jaya.

"Kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam," ujarnya.

Adapun, untuk kerugian yang dialami petugas adalah sebuah kendaraan yang rusak akibat dipepet dan luka akibat penyerangan kelompok tersebut.

Seperti diketahui, pada Senin (7/12) Rizieq Shihab seharusnya memenuhi panggilan dari Polda Metro Jaya terkait kasus kerumunan yang terjadi di Petamburan beberapa waktu yang lalu.

Adapun, pada panggilan sebelumnya, Rizieq Shihab mangkir dari panggilan kepolisian.

Sementara itu, Front Pembelas Islam (FPI) membenarkan aksi penembakan yang dilakukan orang tak dikenal di dekat pintu Tol Karawang Timur.

Para preman OTK yang bertugas operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga.

Hingga saat ini para penghadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi.

"Karena semalam jelas ada upaya penembakan terhadap rombongan beliau dan sampai saat ini masih 6 orang laskar yang hilang diculik," demikian pernyataan tertulis FPI. (Knu)

Baca Juga

Tunjukan Ketaatan Hukum, Rizieq Diminta Hadir di Polda Metro

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov Banten Tutup Kawasan Wisata di Zona Merah dan Oranye
Indonesia
Pemprov Banten Tutup Kawasan Wisata di Zona Merah dan Oranye

Pemerintah Provinsi Banten menutup tempat-tempat wisata di zona merah dan oranye COVID-19.

Bekas Mensos Juliari Batubara Bersaksi di Sidang Suap Bansos Hari Ini
Indonesia
Bekas Mensos Juliari Batubara Bersaksi di Sidang Suap Bansos Hari Ini

Sidang lanjutan pada hari ini bakal digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta

Solo Bakal Punya Rel Layang Mirip Stasiun Gambir Jakarta
Indonesia
Solo Bakal Punya Rel Layang Mirip Stasiun Gambir Jakarta

Saat ini Manajemen Konstruksi (MK) sedang dilakukan lelang

Jokowi Masih 'Tersandera' Partai Politik
Indonesia
Jokowi Masih 'Tersandera' Partai Politik

Setengah dari seluruh kursi menteri diisi unsur Parpol

Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan
Indonesia
Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan

Bahkan, orang dewasa juga bersama keluarganya ikut menerobos banjir untuk bersenang-senang meski pakaian mereka jadi basah.

Geger Gugatan Warisan Anak dari Pendiri Sinar Mas
Indonesia
Geger Gugatan Warisan Anak dari Pendiri Sinar Mas

"Jadi pada dasarnya Sinar Mas tidak ada sangkut pautnya dalam persoalan keluarga Bapak Eka TjiptaWidjaja dalam kasus gugatan ini," ujar Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto..

Ingatkan Bahaya COVID-19, Pemkot Jakpus Pasang Peti Mati di Lokasi Ramai Warga
Indonesia
Ingatkan Bahaya COVID-19, Pemkot Jakpus Pasang Peti Mati di Lokasi Ramai Warga

Rencana pemasangan peti mati dilangsungkan pada pekan ini, namun itu semua tergantung dari arahan Gubernur Anies Baswedan.

NasDem Surabaya Janjikan 15 Ribu Suara Buat Eri-Armuji
Indonesia
NasDem Surabaya Janjikan 15 Ribu Suara Buat Eri-Armuji

Kader Partai NasDem Kota Surabaya memutuskan mendukung pasangan Eri Cahyadi-Armudji. Mereka siap menyumbangkan sekitar 15 ribu suara.

Kuasa Hukum Klaim Temukan Luka Parah di Sekujur Tubuh Jenazah Laskar FPI
Indonesia
Kuasa Hukum Klaim Temukan Luka Parah di Sekujur Tubuh Jenazah Laskar FPI

Ia mengaku jenazah pengawal khusus Rizieq Shihab terdapat luka di kepala dan badan.

Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah yang Ditangkap Terus Bertambah
Indonesia
Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah yang Ditangkap Terus Bertambah

Densus 88 Antiteror menangkap tersangka baru terkait Jamaah Islamiyah Jawa Timur.