Seram, Karena Hal Mistis Koil Molor Album 11 Tahun Koil molor album selama 11 tahun (Foto: Instagram/@koiltv)

GRUP band Koil memang sudah 11 tahun tidak mengeluarkan album baru. Mereka terakhir kali mereka mengeluarkan album ialah pada 2007. Kala itu, album yang dirilis bertajuk Blacklight Shine On. Bukan karena tak ada materi, karena pada dasarnya Koil memiliki beberapa materi untuk membuat album.

Rupanya ada alasan band yang berdiri sejak 1993 itu sulit mengeluarkan album baru. Penyebabnya tidak jauh dari hal gaib. Sang basis, Adam Vladvamp, menjelaskan secara rinci alasan album mereka molor. "Koil seperti mendapat kutukan. Dikerjakan bertahun belakangan selalu musnah ditelan hal yang tidak bisa dipikir logika," tutur Adam saat ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Padahal, menurut Adam, bukan berarti para personel lainnya tidak mengerjakan apa pun. Rekaman sudah dilakukan. Bahkan, mereka sudah memiliki beberapa file lagu untuk album mereka. Intinya, mereka selalu menemukan hal aneh di luar akal sehat. "Besok take vokal, buka file, eh ilang," cerita Adam.

Otong kerap tertimpa masalah saat rekaman album (Foto: Instagram/@koiltv)

Tak berhenti di sana, kendala juga menimmpa sang vokalis, JA Verdijantoro atau akrab disapa Otong. Ia pernah merasakan gangguan pada gigi saat rekaman. Selain itu, laptop Otong pun mengalami gangguan. "Jadi banyak kendala yang bikin mood enggak enak," tambahnya. Sekalinya berhasil merekam, kata Adam, tidak jarang listrik di studio malah padam.

Kejadian aneh itu memang mengganggu band asal Bandung tersebut. Bahkan, sampai-sampai Adam berpikir solusi masalah tersebut ialah Koil harus mengganti nama. Namun, mereka masih mengurungkan niat tersebut. "Seperti bentuknya ada pocong, memang dikirim untuk menghancurkan Koil. Jadi kayaknya Koil harus ganti nama," sambungnya dengan nada canda.

Terlepas dari hal itu, Adam tetap mengaku molornya album Koil bukan hanya karena hal mistis. Semenjak merilis album terakhir mereka, para personel Koil memang memiliki kesibukan sebagai wirausaha. Seperti sang drummer, Leon, yang memiliki usaha di bidang kuliner. "Mungkin kesibukan itu otomatis waktunya lumayan terkuras untuk urusan bisnis itu," imbuhnya.

Adam Koil (Foto: MP/Albi)

Meskipun mengalami berbagai kejadian aneh, Adam tidak menampik bahwa Koil tetap berusaha membuat album baru. Kabarnya, tahun depan album tersebut sudah bisa dinikmati penyuka musik cadas. Dalam album tersebut, akan ada 8-20 lagu. Beberapa lagu merupakan pencampuran dari lagu album pertama, kedua, dan ketiga.

Perihal melakukan perekaman lagu, Koil melakukan di rumah mereka sendiri. Yang terpenting, Koil senang molornya album mereka tidak pernah menghilangkan para penggemar. "Sebelas tahun sudah terlalu lama dan band ini mulai dilupakan EO, ya. Kalau fans tetap setia sih," tukasnya.

Para penggemar Koil, kamu juga bisa segera menyaksikan konser mereka. Koil akan tampil pada festival musik keras se-Asia Tenggara, Hammersonic 2018. Tunggu dan saksikan mereka.(ikh)

Baca juga: Hammersonic Festival 2018 Siap Guncang Jakarta

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH