Sepekan PPKM di Solo, Kasus COVID-19 Melonjak Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Satgas Penanganan COVID-19 Solo mencatat jumlah kasus corona di Solo selama sepekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) justru mengalami kenaikan signifikan. Penambahan kasus sebanyak 1.201 orang positif selama sepekan PPKM di Solo.

Data dihimpun Merahputih.com, pada Senin (11/1), jumlah kasus di Solo berada di angka 5.854 orang positif. Kemudian pada Senin (18/1), jumlah kasus mencapai 7.055 orang positif.

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Minta PSBB Ketat Dilanjutkan jika Kasus COVID-19 Tinggi

Rinciannya, 1.980 orang menjalani isolasi mandiri, 294 orang dirawat, 336 orang meninggal dunia, 4.445 orang sembuh. Penambahan terbanyak terjadi pada hari pertama dan kedua PPKM, yakni 250 dan 300 kasus sehari. Setelahnya, kasus sedikit demi sedikit menurun di angka 100-an.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 Solo Ahyani mengatakan, tambahan kasus 1.201 orang positif tersebut tidak hanya ditemukan saat PPKM saja. Temuan kasus sebanyak tersebut juga hasil tracking kasus sebelumnya.

"Tambahan 1.201 orang positif merupakan kaitan dengan kasus lama. Jadi tidak meledak saat berlangsungnya PPKM saja," ujar Ahyani, Selasa (19/1).

Dikatakan Ahyani, kasus lama yang dimaksud adalah kasus COVID-19 yang ditemukan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kasus tersebut ekornya panjang dan trackingnya meluas dan banyak yang positif.

"Kita tracing secara masif kasus COVID-19 yang muncul pada libur Nataru. Kemudian bertambah banyak saat masuk PPKM," kata dia.

Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum. (MP/Ismail)
Caption

Ahyani mengatakan, dampak PPKM saat ini memang belum bisa terlihat secara penuh. Dampak PPKM dapat dilihat setelah 25 Januari 2021 nanti. Untuk sejauh ini baru gambaran awal sehingga belum bisa disimpulkan.

"Harapannya kami PPKM memang bisa terjadi penurunan kasus. Kita lihat saja nanti setelah 25 Januari," katanya.

Disinggung adanya rencana evaluasi PPKM setelah melihat banyaknya kasus COVID-19, Ahyani menegaskan, belum berencana mengubah aturan. Terutama soal jam operasional usaha kecil tetap dibolehkan buka sampai pagi dengan pembatasan 25 persen maka di tempat.

"Kami tetap berpedoman pada aturan SE Wali Kota sebelumnya. Razia yustisi dan patroli terus dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi ditemukan pelanggaran protokol kesehatan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Penyitas COVID-19 di Cirebon Diminta Donorkan Plasma Darah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kardinal Suharyo Rasakan Keprihatinan Umat Islam Rayakan Lebaran di Tengah Pademi Corona
Indonesia
Kardinal Suharyo Rasakan Keprihatinan Umat Islam Rayakan Lebaran di Tengah Pademi Corona

"Saya berharap keadaan ini jangan sampai mengurangi semangat saudara- sudara kami umat Muslim dalam merayakan Idul Fitri," kata Kardinal Suharyo

DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Kebutuhan Masker Dalam Negeri
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Kebutuhan Masker Dalam Negeri

Hal tersebut disampaikan Najib merespons rilis Badan Pusat Statistik (BPS)

Alasan Kejagung Langsung Eksekusi Djoko Tjandra Sehari Setelah Ditangkap
Indonesia
Alasan Kejagung Langsung Eksekusi Djoko Tjandra Sehari Setelah Ditangkap

Eksekusi terhadap Djoko Tjandra dilakukan oleh jaksa eksekutor

[HOAKS atau FAKTA] Ibu dan 2 Anak Bunuh Diri Karena Kelaparan Akibat Lockdown di Sumedang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Ibu dan 2 Anak Bunuh Diri Karena Kelaparan Akibat Lockdown di Sumedang

Dalam narasinya disebutkan bahwa mereka bunuh diri karena lockdown selama 7 hari dan mereka kelaparan.

Mabes Polri Klaim Keluarga Ketahui Penyebab Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi
Indonesia
Mabes Polri Klaim Keluarga Ketahui Penyebab Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi

Polri menyatakan bahwa pihak keluarga sudah mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Maaher At-Thuwailibi saat meninggal dunia di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

PP Tapera Diteken Jokowi, Gaji Pekerja Dipotong Negara 3 Persen Setiap Bulan
Indonesia
PP Tapera Diteken Jokowi, Gaji Pekerja Dipotong Negara 3 Persen Setiap Bulan

Seluruh pekerja, paling sedikiti sebesar upah minimum, diwajibkan mengikuti program Tapera

KPK Periksa Kabag Sekretariat Komisi VIII DPR Terkait Suap Bansos
Indonesia
KPK Periksa Kabag Sekretariat Komisi VIII DPR Terkait Suap Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Bagian sekertariat Komisi VIII DPR, Sigit Bawono Prasetyo, Selasa (26/1).

Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara
Indonesia
Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara

Vaksinasi mandiri ini disertai aturan-aturan detilnya yang dipastikan tidak akan bentrok dengan vaksin program pemerintah.

 PSI: Anies Harus Berani Tarik Kembali Uang Commitment Fee Formula E Rp560 Miliar
Indonesia
PSI: Anies Harus Berani Tarik Kembali Uang Commitment Fee Formula E Rp560 Miliar

Acara tahun 2020 belum tentu bisa dilaksanakan karena pandemi Covid-19, sehingga setidaknya bisa tarik dulu uang pembayaran Rp 360 miliar

Tito Tegur Bupati Karawang Gegara Gelar Arak-Arakan Pendaftaran Pilkada
Indonesia
Tito Tegur Bupati Karawang Gegara Gelar Arak-Arakan Pendaftaran Pilkada

Tito menyatakan pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020 harus berpedoman pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum